Diisolasi, Aman Abdurrahman Bantah Jadi Otak 4 Ledakan Bom

Pebriansyah Ariefana, Ria Rizki Nirmala Sari

Jum'at, 25 Mei 2018 | 12:33 WIB
Diisolasi, Aman Abdurrahman Bantah Jadi Otak 4 Ledakan Bom
Aman Abdurrahman. (Suara.com/Ria Rizki)

Suara.com - Terdakwa kasus tindak pidana terorisme Aman Abdurrahman membantah mendalangi 4 kasus bom di beberapa daerah. Bantahannya itu disampaikan dalam nota pembelaan atau pleidoi pada sidang lanjutan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jumat (25/5/2018).

Pemimpin jaringan teroris Jemaah Ansharut Daulah (JAD) itu menjelaskan kejadian bom gereja Samarinda, bom Kampung Melayu, kasus Bima, dan Medan terjadi pada November 2016 sampai September 2017.

Pada saat itu dirinya tengah diisolasi di LP Pasir Putih Nusakambangan sejak Februari 2016.

"Di mana di masa isolasi itu saya tidak tahu berita sama sekali dan tidak bisa bertemu maupun komunikasi dengan siapapun selain sipir LP," jelas Aman.

Ia memaparkan bahwa hanya mengetahui 1 kasus yakni ledakan bom di Jalan Thamrin, Jakarta dari media online. Akan tetapi ia membantah telah terlibat dalam aksi tersebut.

"Saksi kunci Abu Gar sudah menjelaskan di dalam kesaksiannya sidang ini bahwa saya yaitu Aman Abdurrahman tidak mengetahui apa perihak rencana penyerangan itu," paparnya

Pasalnya, Aman mengatakan bahwa pelaku bom Thamrin memiliki buku tulisan terjemahannya tentang syirik demokrasi. Padahal buku-buku dan kajiannya hanya membahas ilmu tauhid.

"Pernah walau sekali baca tulisan atau terjemahan saya atau audio kajian saya tentang syirik demokrasi. Padahal buku-buku dan kajian saya baru membahas tauhid saja dan belum bahasa masalah jihad," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ledakan Tong Kimia di Sidang Teroris, Polisi Tangkap 2 Orang

Ledakan Tong Kimia di Sidang Teroris, Polisi Tangkap 2 Orang

News | Jum'at, 25 Mei 2018 | 12:03 WIB

Polisi Pastikan Ledakan Saat Sidang Aman Abdurahman Bukan Bom

Polisi Pastikan Ledakan Saat Sidang Aman Abdurahman Bukan Bom

News | Jum'at, 25 Mei 2018 | 11:02 WIB

Detik-Detik Pengesahan RUU Terorisme

Detik-Detik Pengesahan RUU Terorisme

News | Jum'at, 25 Mei 2018 | 10:43 WIB

Cairan Kimia Meledak saat Sidang Terorisme Aman Abdurahman

Cairan Kimia Meledak saat Sidang Terorisme Aman Abdurahman

News | Jum'at, 25 Mei 2018 | 10:22 WIB

Terdengar Suara Dentuman, Sidang Terdakwa Teroris Heboh

Terdengar Suara Dentuman, Sidang Terdakwa Teroris Heboh

News | Jum'at, 25 Mei 2018 | 09:50 WIB

Terkini

Bangun Spiritualitas Warga Jawa Barat, KDM Prioritaskan Bangun Tajuk di Lingkungan

Bangun Spiritualitas Warga Jawa Barat, KDM Prioritaskan Bangun Tajuk di Lingkungan

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 19:56 WIB

Kejahatan Digital Kian Mengintai, Pemerintah Minta Anak Muda Hati-hati di Internet

Kejahatan Digital Kian Mengintai, Pemerintah Minta Anak Muda Hati-hati di Internet

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 19:30 WIB

Veronica Tan Soroti Pemberdayaan Perempuan di NTT: Kunci Putus Rantai Kemiskinan dan Kekerasan

Veronica Tan Soroti Pemberdayaan Perempuan di NTT: Kunci Putus Rantai Kemiskinan dan Kekerasan

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 18:56 WIB

Sopir Truk Transfer Uang Setelah Dikepung Anak Jalanan di Pesanggrahan, Apa yang Sebenarnya Terjadi?

Sopir Truk Transfer Uang Setelah Dikepung Anak Jalanan di Pesanggrahan, Apa yang Sebenarnya Terjadi?

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 18:30 WIB

'Bikin Malu Presiden', Gus Lilur Desak Prabowo Copot Dirjen Bea Cukai Djaka Budhi Utama

'Bikin Malu Presiden', Gus Lilur Desak Prabowo Copot Dirjen Bea Cukai Djaka Budhi Utama

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 18:27 WIB

Eks Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Diuntit Alat Pelacak, Netizen Malah Soroti Mobil Fortuner Mewah

Eks Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Diuntit Alat Pelacak, Netizen Malah Soroti Mobil Fortuner Mewah

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 18:15 WIB

Isu Setoran 'Upeti' Program MBG, Ketua BGN: Tidak Benar dan Provokatif

Isu Setoran 'Upeti' Program MBG, Ketua BGN: Tidak Benar dan Provokatif

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 18:01 WIB

Niat Cari Cuan di Kapal Cumi, Pemuda Garut Malah Kena 'Zonk' Loker Medsos, HP Sampai Disita

Niat Cari Cuan di Kapal Cumi, Pemuda Garut Malah Kena 'Zonk' Loker Medsos, HP Sampai Disita

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 17:51 WIB

IDAI Minta Anak di Bawah 2 Tahun Bebas dari Gawai, Cegah Speech Delay hingga Virtual Autism

IDAI Minta Anak di Bawah 2 Tahun Bebas dari Gawai, Cegah Speech Delay hingga Virtual Autism

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 17:30 WIB

Haris Rusly Moti: Anomali Gerakan Sosial Saat Ini Justru Anti-Rakyat dan Adopsi Narasi Neoliberal

Haris Rusly Moti: Anomali Gerakan Sosial Saat Ini Justru Anti-Rakyat dan Adopsi Narasi Neoliberal

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 16:51 WIB