Fasilitas Gas Alam AS Diduga Diserang Drone Iran, Donald Trump: Saatnya Pembalasan!

Galih Prasetyo

Kamis, 30 Juli 2026 | 07:21 WIB
Fasilitas Gas Alam AS Diduga Diserang Drone Iran, Donald Trump: Saatnya Pembalasan!
Persediaan Rudal AS disinyalir menipis. (Instagram)
baca 10 detik
  • Donald Trump mengancam akan menyerang Iran setelah fasilitas gas AS di Mesir meledak.
  • Ledakan di pelabuhan Damietta tersebut diduga berasal dari serangan drone terhadap kapal penyimpanan gas.
  • Insiden tanpa korban jiwa itu mengganggu operasional energi dan meningkatkan ketegangan regional.

Suara.com - Donald Trump melontarkan ancaman keras terhadap Iran menyusul insiden ledakan di fasilitas gas milik Amerika Serikat di pelabuhan Damietta, Mesir.

Trump menyatakan Washington siap melakukan serangan balasan dengan kekuatan penuh.

“Kami akan menyerang sangat keras, ini giliran kami. Mereka tahu itu akan datang,” ujar Trump dari Ruang Oval dikutip dari AFP.

Insiden tersebut dipicu oleh dugaan serangan drone yang menghantam kapal penyimpanan gas terapung Energos Winter.

Api kemudian menjalar ke kapal lain, GasLog Salem, yang berada di dekat lokasi kejadian.

Mengenal Pembunuh Aramoc, Drone Milik Iran yang Bikin Isreal Kocar-Kacir [19fortyfive.com]
Mengenal Pembunuh Aramoc, Drone Milik Iran yang Bikin Isreal Kocar-Kacir [19fortyfive.com]

Menurut sumber industri, Energos Winter merupakan unit penyimpanan dan regasifikasi dengan kapasitas besar yang dioperasikan perusahaan Amerika.

Kedua kapal segera dipindahkan dari pelabuhan saat otoritas setempat melakukan penanganan darurat.

Meski sejumlah pihak menyebut serangan drone sebagai penyebab ledakan, pemerintah Mesir belum mengonfirmasi hal tersebut.

Kementerian Perminyakan Mesir hanya memastikan terjadi kebakaran dan meminta publik menunggu informasi resmi.

baca juga

Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, namun dampaknya cukup signifikan terhadap operasional energi di kawasan Mediterania timur.

Fasilitas tersebut diketahui menjadi salah satu simpul penting impor gas alam cair (LNG).

Trump juga mengaitkan kejadian ini dengan meningkatnya ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran di Timur Tengah.

Trump menyinggung upaya serangan rudal Iran sebelumnya yang diklaim berhasil digagalkan oleh sistem pertahanan AS.

“Iran mencoba menyerang kami tadi malam dan kami menjatuhkan semua misil mereka. Sekarang giliran kami,” katanya.

Meski melontarkan ancaman militer, Trump tetap membuka peluang jalur diplomasi.

“Kita lihat apakah kesepakatan bisa dicapai, tetapi saat ini ini giliran kami untuk bertindak,” ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Analisa: Kenapa Iran Rugi Besar karena Arab Saudi Diserang PMF Irak dan Houthi Yaman?

Analisa: Kenapa Iran Rugi Besar karena Arab Saudi Diserang PMF Irak dan Houthi Yaman?

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 16:30 WIB

Rupiah Akhirnya Bangkit! Ditutup Menguat ke Rp18.073 per Dolar AS

Rupiah Akhirnya Bangkit! Ditutup Menguat ke Rp18.073 per Dolar AS

Bisnis | Rabu, 29 Juli 2026 | 15:34 WIB

Kelebihan Rudal QW-12 dan Rudal FN-16 Buatan China yang Dibeli Iran saat Perang dengan Amerika

Kelebihan Rudal QW-12 dan Rudal FN-16 Buatan China yang Dibeli Iran saat Perang dengan Amerika

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 15:24 WIB

Kesepakatan Dagang RI-AS Digugat, Todung Mulya Lubis Sebut Peran Kemlu Kini Sangat Minim

Kesepakatan Dagang RI-AS Digugat, Todung Mulya Lubis Sebut Peran Kemlu Kini Sangat Minim

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 14:53 WIB

Iran Borong 400 Rudal Manpads China Seharga Rp 1,2 Triliun

Iran Borong 400 Rudal Manpads China Seharga Rp 1,2 Triliun

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 14:39 WIB

Terkini

Sopir Angkot Kritik Prabowo: MBG Buang-buang Makanan, BPJS Bikin Warga Gagal Berobat!

Sopir Angkot Kritik Prabowo: MBG Buang-buang Makanan, BPJS Bikin Warga Gagal Berobat!

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 06:55 WIB

4 Shio Paling Beruntung 29 Oktober 2026: Bisnis Lancar dan Finansial Aman

4 Shio Paling Beruntung 29 Oktober 2026: Bisnis Lancar dan Finansial Aman

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 06:51 WIB

PPP: Anak Muda Harus Jadi Pemimpin Masa Depan, Bukan Cuma Objek Politik 2029

PPP: Anak Muda Harus Jadi Pemimpin Masa Depan, Bukan Cuma Objek Politik 2029

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 06:43 WIB

IPO Anthropic Sita Perhatian Wall Street, Target Valuasi Tembus Rp36 Kuadriliun

IPO Anthropic Sita Perhatian Wall Street, Target Valuasi Tembus Rp36 Kuadriliun

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 06:39 WIB

Demo Sumpah Pemuda di Malioboro Ricuh, Terduga Provokator Bawa Sajam dan Mabuk Miras Ditangkap

Demo Sumpah Pemuda di Malioboro Ricuh, Terduga Provokator Bawa Sajam dan Mabuk Miras Ditangkap

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 06:37 WIB

Pakar Hukum Soroti Ferry Yanto: Disebut Pemeras Tan Kian, Kenapa Dilindungi LPSK?

Pakar Hukum Soroti Ferry Yanto: Disebut Pemeras Tan Kian, Kenapa Dilindungi LPSK?

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 06:34 WIB

Gubernur Sulsel: Sekolah Rakyat Buka Jalan Menuju Generasi Emas 2045

Gubernur Sulsel: Sekolah Rakyat Buka Jalan Menuju Generasi Emas 2045

Sulsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 06:31 WIB

Tak Nyangka Diberi Rumah dan Mobil, Atlet Difabel Handayani: Ini Motivasi Buat Terus Berprestasi

Tak Nyangka Diberi Rumah dan Mobil, Atlet Difabel Handayani: Ini Motivasi Buat Terus Berprestasi

Banten | Kamis, 29 Oktober 2026 | 06:30 WIB

11 Pengasuh Day Care Little Aresha Divonis Maksimal 3 Tahun, Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa

11 Pengasuh Day Care Little Aresha Divonis Maksimal 3 Tahun, Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 06:20 WIB

Mahasiswa Sebut Rezim Prabowo-Gibran sebagai Bencana Nasional

Mahasiswa Sebut Rezim Prabowo-Gibran sebagai Bencana Nasional

Sulsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 06:05 WIB

×