Cerita Petinggi BNPT Dituding Kafir oleh Aman Abdurrahman

Pebriansyah Ariefana | Ria Rizki Nirmala Sari | Suara.com

Jum'at, 25 Mei 2018 | 21:02 WIB
Cerita Petinggi BNPT Dituding Kafir oleh Aman Abdurrahman
Terdakwa kasus dugaan teror bom Thamrin, Aman Abdurrahman alias Oman Rochman menjalani sidang dengan agenda pembacaan tuntutan di PN Jakarta Selatan, Jakarta, Jumat (18/5).

Suara.com - Pemimpin jaringan ekstremis Jamaah Ansharut Daulah (JAD) Aman Abdurrahman mengagap Indonesia adalah negara kafir. Dia juga tidak mengakui Pancasila sebagai dasar negara.

Menyebut Indonesia sebagai negara kafir, Direktur Pencegahan Terorisme Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Brigjen Pol Hamli pun pernah disebut kafir oleh Amar Abdurrahman.

"Karena anda berdua jadi polisi di negara kafir. Makanya anda juga kafir," kata Hamli saat menirukan perkataan Aman dalam diskusi bertajuk 'Peran Pemerintah dalam Penanggulangan Ekstremisme/Terorisme' di Hotel Cemara, Gondangdia, Jakarta Pusat, Jumat (25/4/2018).

Hamli menjelaskan bahwa ia dan rekannya sempat bertemu dengan Aman Abdurrahman di Polres Jakarta Barat pada 2010 lalu. Di awal pertemuannya, Aman sempat bertanya pekerjaan Ramli.

Pada saat itu, Hamli menyampaikan kepada Aman bahwa dirinya adalah seorang anggota polisi. Karena menyebut polisi, lantas Aman mengecap Ramli sebagai orang-orang thogut.

Hamli pun sontak kebingungan karena merasa dirinya adalah seorang muslim.

"Loh, kan saya muslim?" ujar Aman saat itu.

Aman pun menjelaskan bahwa sebuah pekerjaan yang sifatnya mengabdi kepada negara sama saja seperti menyembah kepada berhala. Oleh karena itu, Aman menyebut Ramli dan rekannya sebagai bangsa kafir.

Untuk diketahui, Aman Abdurrahman adalah petinggi JAD, kelompok ekstremis Indonesia yang terkait dengan ISIS. Dalam setiap dakwahnya, ia menegaskan bahwa negara Indonesia ialah negara thogut karena memiliki dasar negara Pancasila dan sistem demokrasi.

Aman memahami bahwa demokrasi adalah bagian kafir dan institusi-institusi keamanan negara seperti Polri dan TNI termasuk musuh besar JAD.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Aman Abdurrahman Merasa Jadi Korban Politisasi Pemerintah

Aman Abdurrahman Merasa Jadi Korban Politisasi Pemerintah

News | Jum'at, 25 Mei 2018 | 17:43 WIB

Terima Dihukum Mati, Aman Abdurrahman Ngotot Tak Bersalah

Terima Dihukum Mati, Aman Abdurrahman Ngotot Tak Bersalah

News | Jum'at, 25 Mei 2018 | 16:59 WIB

Sipandu, Aplikasi Cegah Teroris Ciptaan Wali Kota Risma

Sipandu, Aplikasi Cegah Teroris Ciptaan Wali Kota Risma

News | Jum'at, 25 Mei 2018 | 16:36 WIB

Aman Abdurrahman Enggan Jadikan Polisi Target Teror

Aman Abdurrahman Enggan Jadikan Polisi Target Teror

News | Jum'at, 25 Mei 2018 | 15:45 WIB

UU Terorisme Disahkan, Ini Kata Presiden Jokowi

UU Terorisme Disahkan, Ini Kata Presiden Jokowi

News | Jum'at, 25 Mei 2018 | 15:43 WIB

Terkini

Project Freedom Trump Dikecam Iran, Disebut Hanya Bikin Timur Tengah Meledak

Project Freedom Trump Dikecam Iran, Disebut Hanya Bikin Timur Tengah Meledak

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 14:22 WIB

PSI Kecam Aksi Pemukulan ke Bro Ron, Minta Aparat Usut Semua Yang Terlibat

PSI Kecam Aksi Pemukulan ke Bro Ron, Minta Aparat Usut Semua Yang Terlibat

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 14:19 WIB

Warung Kelontong di Kemayoran Dirusak Anggota TNI Buntut Ogah Bayar Admin QRIS Senilai Rp1.000

Warung Kelontong di Kemayoran Dirusak Anggota TNI Buntut Ogah Bayar Admin QRIS Senilai Rp1.000

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 14:17 WIB

Calon Siswa Sekolah Rakyat Menangis di Pelukan Seskab Teddy: Saya Mau Sekolah, Pak

Calon Siswa Sekolah Rakyat Menangis di Pelukan Seskab Teddy: Saya Mau Sekolah, Pak

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 14:14 WIB

Sahroni Soroti Profesionalitas Hakim Ad Hoc Usai Terbitnya Perpres Baru

Sahroni Soroti Profesionalitas Hakim Ad Hoc Usai Terbitnya Perpres Baru

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 13:55 WIB

Ada Info soal Jual Beli Titik SPPG, KSP Bakal Lakukan Sidak Cegah Potensi Korupsi di Program MBG

Ada Info soal Jual Beli Titik SPPG, KSP Bakal Lakukan Sidak Cegah Potensi Korupsi di Program MBG

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 13:52 WIB

Dudung Abdurrachman Serang Balik Amien Rais: Tudingan ke Teddy Hoaks dan Fitnah!

Dudung Abdurrachman Serang Balik Amien Rais: Tudingan ke Teddy Hoaks dan Fitnah!

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 13:45 WIB

Jakarta Dikepung Banjir, Pramono Anung Ungkap Penyebabnya Bukan Cuma Hujan Deras

Jakarta Dikepung Banjir, Pramono Anung Ungkap Penyebabnya Bukan Cuma Hujan Deras

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 13:36 WIB

Polisi Periksa PT Vinfast Auto hingga Green SM, 36 Saksi Digeber Bongkar Tragedi KRL Bekasi!

Polisi Periksa PT Vinfast Auto hingga Green SM, 36 Saksi Digeber Bongkar Tragedi KRL Bekasi!

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 13:29 WIB

7 Fakta Kasus Pencabulan di Ponpes Pati, Korban Diduga Capai 50 Santriwati

7 Fakta Kasus Pencabulan di Ponpes Pati, Korban Diduga Capai 50 Santriwati

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 13:11 WIB