Sandiaga Uno Samakan Jokowi dengan Najib Razak, Mendagri Syok

Reza Gunadha | Suara.com

Senin, 28 Mei 2018 | 21:06 WIB
Sandiaga Uno Samakan Jokowi dengan Najib Razak, Mendagri Syok
Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno memastikan THR tidak hanya diberikan kepada PNS namun juga kepada petugas PHL serta PPSU. (Suara.com/Ummi Saleh)

Suara.com - Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo mengakui syok saat mengetahui Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno menyamakan Presiden Joko Widodo dengan eks Perdana Menteri malaysia Najib Razak.

Sandiaga, seperti diberitakan Times of Indonesia—jaringan Suara.com, menyamakan kegagalan ekonomi Malaysia saat diperintah Najib dengan situasi ekonomi Indonesia di bawah kepemimpinan Jokowi.

"Kami cukup terkejut, seorang wagub yang juga wakil pemerintah pusat di daerah membuat pernyataan oposisi," kata Tjahjo saat ditemui di kantornya Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Senin (28/5/2018).

Menurutnya, Sandiaga tak sepantasnya membuat pernyataan tersebut, mengingat posisinya sedang berada dalam pemerintahan. Ia juga menilai sikap Sandiaga sarat provokasi dan fitnah.

"Saya kira, seluruh gubernur dan wakil gubernur se-Indonesia tidak ada yang membuat pernyataan dan sikap seperti itu, apalagi bikin perbandingan yang tidak ada relevansinya," tegas mantan Sekjen PDI Perjuangan itu.

Menurutnya, persoalan kepemimpinan Najib Razak di Malaysia sama sekali tidak berkaitan dengan urusan dalam negeri.

Karena itu, dirinya tegas mengatakan pernyataan Wakil Ketua Dewan Pembina Gerindra tersebut sangat tidak etis untuk disampaikan ke publik.

"Soal dia beda pilihan presiden, beda parpol, menurut saya, tidak sepantasnya wagub seperti itu. Ini kurang etis meyatakan sikap begini ke Pak Jokowi. Kecuali kalau dia pimpinan parpol, beda lagi, bukan seorang wakil gubernur," sesal Tjahjo.

Untuk diketahui, Wakil Ketua Dewan Pembina Gerindra Sandiaga Uno menyebut, kondisi Malaysia sama persis dengan Indonesia yang akan menggelar pemilihan umum tahun depan.

"Yang terjadi di Malaysia itu adalah isu ekonomi terutama biaya hidup. Biaya hidup semakin tinggi, rakyat semakin terbebani, kejadiannya sama di sini," ujarnya di The Kemuning, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (10/5).

Menurutnya, pemerintahan Jokowi-JK saat ini belum berhasil mengentaskan berbagai masalah ketimpangan ekonomi di masyarakat.

Sandiaga menuturkan, hal yang sama juga terjadi di Malaysia selama rezim Najib Razak berkuasa. Karenanya, Sandi yakin kemenangan Mahathir di Malaysia juga akan berulang di Indonesia.

Berita ini kali pertama diterbitkan Times of Indonesia dengan judul “Wagub Sandiaga Samakan Jokowi dengan Najib, Mendagri Terkejut

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Megawati Dapat Rp 112 Juta per Bulan, Jokowi Cuma Rp 62 Juta

Megawati Dapat Rp 112 Juta per Bulan, Jokowi Cuma Rp 62 Juta

News | Senin, 28 Mei 2018 | 20:06 WIB

Polisi Kebut Berkas Kasus Remaja Pengancam Presiden Jokowi

Polisi Kebut Berkas Kasus Remaja Pengancam Presiden Jokowi

News | Senin, 28 Mei 2018 | 18:31 WIB

Fadli Zon Kritik Jokowi Beri Gaji Fantastis ke Megawati

Fadli Zon Kritik Jokowi Beri Gaji Fantastis ke Megawati

News | Senin, 28 Mei 2018 | 15:43 WIB

Jokowi, JK, dan Ketua DPR Berikan Zakat ke Baznas Rp 50 Juta

Jokowi, JK, dan Ketua DPR Berikan Zakat ke Baznas Rp 50 Juta

Bisnis | Senin, 28 Mei 2018 | 15:12 WIB

Soal Perpres BPIP, Sri Mulyani: Indonesia Beda dengan Malaysia

Soal Perpres BPIP, Sri Mulyani: Indonesia Beda dengan Malaysia

News | Senin, 28 Mei 2018 | 15:03 WIB

Terkini

KPK Bantah Minta CCTV Rumah Ono Surono Dimatikan Saat Penggeledahan

KPK Bantah Minta CCTV Rumah Ono Surono Dimatikan Saat Penggeledahan

News | Kamis, 02 April 2026 | 14:14 WIB

Rismon Bandingkan Diri dengan Einstein: 'Ilmuwan Saja Bisa Revisi, Kenapa Saya Dicap Pembelot?'

Rismon Bandingkan Diri dengan Einstein: 'Ilmuwan Saja Bisa Revisi, Kenapa Saya Dicap Pembelot?'

News | Kamis, 02 April 2026 | 14:12 WIB

Update Kebakaran SPBE Cimuning Bekasi: 17 Orang Luka-luka, Satu Kritis dengan Luka Bakar Serius

Update Kebakaran SPBE Cimuning Bekasi: 17 Orang Luka-luka, Satu Kritis dengan Luka Bakar Serius

News | Kamis, 02 April 2026 | 14:12 WIB

BMKG Catat 93 Aktivitas Gempa Susulan di Sulut-Malut, Skala M 2,8 hingga 5,8

BMKG Catat 93 Aktivitas Gempa Susulan di Sulut-Malut, Skala M 2,8 hingga 5,8

News | Kamis, 02 April 2026 | 14:02 WIB

Kasus Pelecehan Syekh AM: Komisi III DPR Gelar Rapat Tertutup, Khawatir Pelaku Kabur ke Mesir

Kasus Pelecehan Syekh AM: Komisi III DPR Gelar Rapat Tertutup, Khawatir Pelaku Kabur ke Mesir

News | Kamis, 02 April 2026 | 13:59 WIB

Gempa M 7,6 Guncang Bitung, Kepala BNPB Langsung Terbang ke Sulawesi Utara Siang Ini

Gempa M 7,6 Guncang Bitung, Kepala BNPB Langsung Terbang ke Sulawesi Utara Siang Ini

News | Kamis, 02 April 2026 | 13:55 WIB

BRIN Kembangkan Teknologi Nuklir untuk Bersihkan Air dari Logam Berat

BRIN Kembangkan Teknologi Nuklir untuk Bersihkan Air dari Logam Berat

News | Kamis, 02 April 2026 | 13:50 WIB

Jadi Kurir Sabu 1 Kg di Pasar Senen, Pria di Jakpus Terancam Penjara Usai Diupah Rp20 Juta

Jadi Kurir Sabu 1 Kg di Pasar Senen, Pria di Jakpus Terancam Penjara Usai Diupah Rp20 Juta

News | Kamis, 02 April 2026 | 13:48 WIB

Presiden Iran Sebut Amerika Serikat Ciptakan Musuh Palsu Demi Kendali Pasar Strategis Global

Presiden Iran Sebut Amerika Serikat Ciptakan Musuh Palsu Demi Kendali Pasar Strategis Global

News | Kamis, 02 April 2026 | 13:46 WIB

Bumerang Perangi Iran: Israel Terancam Kehilangan Miliaran Dolar Akibat Manuver Turki

Bumerang Perangi Iran: Israel Terancam Kehilangan Miliaran Dolar Akibat Manuver Turki

News | Kamis, 02 April 2026 | 13:41 WIB