PA 212: Sejak Jadi Pejabat Istana, Ngabalin Mulai Ngawur

Bangun Santoso | Dwi Bowo Raharjo | Suara.com

Kamis, 31 Mei 2018 | 16:35 WIB
PA 212: Sejak Jadi Pejabat Istana, Ngabalin Mulai Ngawur
Politisi Partai Golkar Ali Mochtar Ngabalin (suara.com/Bowo Raharjo)

Suara.com - Tokoh Front Pembela Islam (FPI) sekaligus Persaudaraan Alumni (PA) 212, Habib Novel Bamukmin menilai setelah diangkat sebagai pejabat istana Ali Mochtar Ngabalin mulai ngawur dalam memberikan keterangan ke publik.

Ngabalin baru saja diangkat oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebagai Tenaga Ahli Utama Kedeputian IV Bidang Komunikasi Politik dan Diseminasi Informasi Kantor Staf Presiden.

Baru-baru ini, Ngabalin yang juga politikus Partai Golkar itu meminta massa pendukung Persaudaraan Alumni (PA) 212 melayangkan protes dan mencopot Amien Rais sebagai Ketua Dewan Pembina PA 212.

"Saya sebagai seorang dai prihatin terhadap Ngabalin yang mulai ngawur terus berbicaranya. Karena, demi syahwat politiknya menggadaikan agamanya, seorang oknum dai bisa bermanufer," ujar Novel kepada Suara.com, Kamis (31/5/2018).

Menurut Novel, pernyataan Ngabalin dapat memecah belah umat. Khususnya massa anti Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang tergabung dalam PA 212.

"Saya duga orang ini bisa menjadi orang munafik, yang kalau mati Ngabalin ini haram untuk disholatkan karena sudah memecah belah umat dan mengadu domba demi kepentingan bosnya," tegas Novel.

Humas PA 212 ini menilai pihak Istana mulai panik dengan kritik yang disampaikan oleh Amien Rais kepada pemerintah. Selain itu, dalam Rakornas PA 212 menghasilkan nama kandidat capres terkuat di Pilpres 2019, yakni Imam besar FPI Habib Rizieq Syihab.

"(Istana) panik ketika ada seorang ulama yang istiqomah, yang tidak pernah terjun ke politik dan tidak mau dicapreskan. Namun umat Islam mendesak agar Habib Rizieq mau menerima aspirasi umat itu," kata dia.

Lebih jauh Novel mengatakan, perwakilan pengurus PA 212 berencana menemui Rizieq di Mekah untuk menyampaikan aspirasi pendukung.

"Dan Pak Amien Rais sebagai tokoh politik senior yang sangat berpengalaman justru memberikan pendidikan politik agar politik harus dibentengi iman taqwa, sehingga bisa memilih pemimpin yang didukung oleh umat Islam," imbuh Novel.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Amien Sebut Jokowi Akan Dilengserkan Allah, Istana Buka Suara

Amien Sebut Jokowi Akan Dilengserkan Allah, Istana Buka Suara

News | Kamis, 31 Mei 2018 | 08:32 WIB

PA 212 Usung Habib Rizieq Jadi Capres, Prabowo Masuk Cawapres

PA 212 Usung Habib Rizieq Jadi Capres, Prabowo Masuk Cawapres

News | Selasa, 29 Mei 2018 | 20:59 WIB

Dulu Mengkritik, Ngabalin Kini Bilang Rezim Jokowi Wakil Tuhan

Dulu Mengkritik, Ngabalin Kini Bilang Rezim Jokowi Wakil Tuhan

News | Kamis, 24 Mei 2018 | 14:23 WIB

Jadi Penampung Timses Jokowi, Fadli Zon Ingin KSP Dibubarkan

Jadi Penampung Timses Jokowi, Fadli Zon Ingin KSP Dibubarkan

News | Kamis, 24 Mei 2018 | 14:07 WIB

Dulu Gemar Kritik Jokowi, Ali Mochtar Ngabalin Kini Masuk Istana

Dulu Gemar Kritik Jokowi, Ali Mochtar Ngabalin Kini Masuk Istana

News | Rabu, 23 Mei 2018 | 16:10 WIB

Terkini

Bulog Pastikan Beras SPHP Tetap Terjangkau untuk Masyarakat

Bulog Pastikan Beras SPHP Tetap Terjangkau untuk Masyarakat

News | Senin, 18 Mei 2026 | 23:19 WIB

Kapal Berisi Jurnalis dan Relawan Indonesia Dibajak, Kemlu Kecam Keras Militer Israel

Kapal Berisi Jurnalis dan Relawan Indonesia Dibajak, Kemlu Kecam Keras Militer Israel

News | Senin, 18 Mei 2026 | 23:14 WIB

Mensos Gus Ipul Minta Penjangkauan Calon Siswa Sekolah Rakyat Tepat Sasaran

Mensos Gus Ipul Minta Penjangkauan Calon Siswa Sekolah Rakyat Tepat Sasaran

News | Senin, 18 Mei 2026 | 23:14 WIB

Menjaga Protein dari Hulu, Misi SPHP Jagung Meredam Gejolak Harga Telur

Menjaga Protein dari Hulu, Misi SPHP Jagung Meredam Gejolak Harga Telur

News | Senin, 18 Mei 2026 | 23:11 WIB

Tak Terima Dituntut 5 Tahun Penjara, Noel Ebenezer: KPK Harus Taubat Nasuha

Tak Terima Dituntut 5 Tahun Penjara, Noel Ebenezer: KPK Harus Taubat Nasuha

News | Senin, 18 Mei 2026 | 23:09 WIB

Raksasa Sawit PT Musim Mas Jadi Tersangka Perusakan Lingkungan, Kerugian Capai Rp187 Miliar

Raksasa Sawit PT Musim Mas Jadi Tersangka Perusakan Lingkungan, Kerugian Capai Rp187 Miliar

News | Senin, 18 Mei 2026 | 21:18 WIB

9 WNI Hilang Kontak Usai Diintersep Israel, GPCI Langsung Siagakan 3 KJRI untuk Evakuasi

9 WNI Hilang Kontak Usai Diintersep Israel, GPCI Langsung Siagakan 3 KJRI untuk Evakuasi

News | Senin, 18 Mei 2026 | 21:16 WIB

DPR Desak Kemenhub Awasi Ketat Fuel Surcharge, Jangan Sampai Harga Tiket Ugal-ugalan

DPR Desak Kemenhub Awasi Ketat Fuel Surcharge, Jangan Sampai Harga Tiket Ugal-ugalan

News | Senin, 18 Mei 2026 | 21:10 WIB

Dirjen Binwasnaker K3 Dituntut 4,5 Tahun, Sultan Kemnaker 6 Tahun Penjara

Dirjen Binwasnaker K3 Dituntut 4,5 Tahun, Sultan Kemnaker 6 Tahun Penjara

News | Senin, 18 Mei 2026 | 21:08 WIB

Pramono Anung Resmikan Integrasi CCTV Jakarta, Targetkan 24 Ribu Titik Pantau

Pramono Anung Resmikan Integrasi CCTV Jakarta, Targetkan 24 Ribu Titik Pantau

News | Senin, 18 Mei 2026 | 20:40 WIB