Kisah Perawat Palestina Razan Al Najjar yang Mati Ditembak Israel

Arsito Hidayatullah | Suara.com

Sabtu, 02 Juni 2018 | 19:48 WIB
Kisah Perawat Palestina Razan Al Najjar yang Mati Ditembak Israel
Razan Al Najjar (jilbab merah muda), saat membantu seorang rekannya yang cedera, di tengah bentrok pengunjuk rasa Palestina dengan militer Israel, dekat Khan Younis di sebelah selatan Jalur Gaza, 15 Mei 2018 lalu. [Said Khatib/AFP]

Suara.com - Dunia muslim khususnya, terutama lagi pendukung perjuangan Palestina, kembali berduka dengan jatuhnya korban kejahatan tentara Israel. Martir muda tersebut bernama Razan Al Najjar, seorang gadis berusia 21 tahun yang bekerja secara sukarela sebagai tim medis (perawat) di tengah protes Palestina terhadap Israel di Jalur Gaza.

Sebagaimana antara lain ditulis New York Times, Razan ditembak pada Jumat (1/6/2018) sore, sekitar satu jam menjelang matahari terbenam. Saat itu, Razan yang berpakaian putih tim medis, tengah berusaha membantu salah seorang pengunjuk rasa lainnya --untuk terakhir kalinya.

Ketika itulah tiba-tiba, menurut keterangan salah satu saksi mata, tentara Israel yang diyakini adalah penembak jitu (sniper) melepaskan dua atau tiga tembakan dari seberang pagar pembatas. Raza pun terjatuh, terkena tembakan di bagian atas tubuhnya. Hingga, tak lama kemudian setelah sempat dirawat, nyawanya tak tertolong lagi.

Kesaksian itu antara lain disampaikan Ibrahim Al Najjar (30), salah seorang kerabat Razan yang ada di tempat kejadian. Menurut Ibrahim, saat itu Razan berada kurang dari 90 meter dari pagar, sembari memasang perban untuk seorang lelaki yang terluka usai terkena gas air mata. Sang lelaki lalu dibawa ambulans, sementara rekan-rekan Razan lantas mendekatinya yang juga sedikit terpengaruh gas. Saat itulah kata Ibrahim, tiba-tiba terdengar tembakan, dan Razan pun tumbang.

Rekan-rekan almarhumah Razan Al Najjar sesama tim medis berduka atas kepergian teman mereka tersebut, di lorong Rumah Sakit Khan Younis di sebelah selatan Jalur Gaza, Palestina, Jumat (1/6/2018). [Said Khatib/AFP]
Rekan-rekan almarhumah Razan Al Najjar sesama tim medis berduka atas kepergian teman mereka tersebut, di lorong Rumah Sakit Khan Younis di sebelah selatan Jalur Gaza, Palestina, Jumat (1/6/2018). [Said Khatib/AFP]

Ibrahim mengaku lantas segera mengangkat tubuh Razan bersam dua orang lain ke ambulans yang membawanya ke rumah sakit lapangan terdekat. Dokter Salah Al Rantisi, manajer rumah sakit tersebut, mengatakan bahwa Razan dibawa dalam kondisi serius, hingga akhirnya dirujuk ke Rumah Sakit Gaza Eropa di Khan Younis, di mana dia akhirnya meninggal di ruang operasi.

Saksi mata lain dan keterangan dari Kementerian Kesehatan Gaza menyampaikan kronologis sedikit berbeda. Menurut mereka, saat itu Razan bersama rekan-rekannya dari tim medis berjalan ke arah pagar pembatas dengan tangan terangkat ke atas, dengan maksud hendak mengevakuasi beberapa pengunjuk rasa yang terluka. Saat itulah tembakan meletus, dan Razan tumbang tertembus peluru di bagian dadanya.

"Razan tidak menembak (tidak pegang senjata). Dia (justru) menyelamatkan jiwa manusia dan mengobati mereka yang terluka," tegas Ibrahim pilu.

Razan sendiri adalah korban tewas ke-119 dari warga Palestina dalam rangkaian unjuk rasa terbaru terhadap Israel tiga bulan terakhir. Namun dia adalah satu-satunya korban tewas di hari Jumat itu.

Sejumlah besar warga Palestina yang berduka menghadiri pemakaman jenazah Razan Al Najjar, Sabtu (2/6/2018) di Khan Younis, usai dipastikan meninggal setelah ditembak tentara Israel dekat pagar pembatas Gaza. [Mahmud Hams/AFP]
Sejumlah besar warga Palestina yang berduka menghadiri pemakaman jenazah Razan Al Najjar, Sabtu (2/6/2018) di Khan Younis, usai dipastikan meninggal setelah ditembak tentara Israel dekat pagar pembatas Gaza. [Mahmud Hams/AFP]

Mirisnya, pada Jumat itu pula, sebuah resolusi Dewan Keamanan (DK) PBB yang mengutuk Israel atas "penggunaan kekuatan berlebihan, tak proporsional dan diskriminatif" terhadap warga Palestina, gagal dikeluarkan karena diveto oleh pemerintah Amerika Serikat.

Sulung dari enam bersaudara, Razan merupakan warga Khuzaa, sebuah desa pertanian di perbatasan Israel, sebelah timur Khan Younis, kawasan selatan Jalur Gaza. Ayahnya yang bernama Ashraf Al Najjar (44) adalah pengangguran setelah toko onderdil motor miliknya hancur oleh serangan udara Israel pada 2014 lalu.

Beberapa waktu lalu, Razan sendiri sempat menyatakan bahwa ayahnya bangga dengan apa yang kini ia lakukan (sebagai perawat).

"Kami punya satu tujuan, (yaitu) menyelamatkan nyawa dan mengevakuasi orang. Dan juga menyampaikan sebuah pesan kepada dunia: bahwa tanpa senjata kami bisa melakukan apa saja," tuturnya sebagaimana dikutip New York Times.

Namun kini, sang ayah --bersama banyak orang yang juga berduka atas kepergian Razan-- mungkin hanya bisa bersedih. Kebersamaan terakhirnya dengan sang putri adalah pada subuh Jumat itu, ketika Razan menikmati sahur untuk berpuasa Ramadan, diikuti salat Subuh.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Israel Larang Orang Indonesia Berkunjung, Ini Respons Pemerintah

Israel Larang Orang Indonesia Berkunjung, Ini Respons Pemerintah

News | Rabu, 30 Mei 2018 | 20:01 WIB

Masjid Raya Pekanbaru Berhenti Datangkan Imam dari Palestina

Masjid Raya Pekanbaru Berhenti Datangkan Imam dari Palestina

News | Rabu, 23 Mei 2018 | 19:36 WIB

Dubes AS Berpose Pegang Poster Masjid Al Aqsa Diganti Kuil Yahudi

Dubes AS Berpose Pegang Poster Masjid Al Aqsa Diganti Kuil Yahudi

News | Rabu, 23 Mei 2018 | 15:15 WIB

Terkini

ILUNI UI Soroti Risiko Hukum di Balik Transformasi BUMN: Era Baru, Tantangan Baru

ILUNI UI Soroti Risiko Hukum di Balik Transformasi BUMN: Era Baru, Tantangan Baru

News | Rabu, 15 April 2026 | 23:00 WIB

H-7 Keberangkatan, Pemerintah: Persiapan Haji 2026 Hampir Rampung 100 Persen

H-7 Keberangkatan, Pemerintah: Persiapan Haji 2026 Hampir Rampung 100 Persen

News | Rabu, 15 April 2026 | 22:30 WIB

Kasus Pelecehan Seksual FH UI: Bukti Dunia Pendidikan Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja?

Kasus Pelecehan Seksual FH UI: Bukti Dunia Pendidikan Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja?

News | Rabu, 15 April 2026 | 22:23 WIB

Tak Perlu KTP Pemilik Lama, Polri Longgarkan Syarat Pajak Kendaraan Bekas di Seluruh Daerah!

Tak Perlu KTP Pemilik Lama, Polri Longgarkan Syarat Pajak Kendaraan Bekas di Seluruh Daerah!

News | Rabu, 15 April 2026 | 22:00 WIB

Eropa Bersiap AS Keluar dari NATO, Trump yang 'Mencla-mencle' Jadi Sorotan Jerman

Eropa Bersiap AS Keluar dari NATO, Trump yang 'Mencla-mencle' Jadi Sorotan Jerman

News | Rabu, 15 April 2026 | 21:21 WIB

Ancam Kesehatan dan Lingkungan: DKI Gelar Operasi Basmi Ikan Sapu-sapu Jumat Lusa

Ancam Kesehatan dan Lingkungan: DKI Gelar Operasi Basmi Ikan Sapu-sapu Jumat Lusa

News | Rabu, 15 April 2026 | 21:06 WIB

Horor di Sekolah Turki: Anak Mantan Polisi Tembak 4 Orang Tewas, 20 Lainnya Luka-luka

Horor di Sekolah Turki: Anak Mantan Polisi Tembak 4 Orang Tewas, 20 Lainnya Luka-luka

News | Rabu, 15 April 2026 | 20:53 WIB

Pemimpin Fatah Marwan Barghouti Disiksa di Penjara Israel, Dipukuli hingga Diserang Anjing

Pemimpin Fatah Marwan Barghouti Disiksa di Penjara Israel, Dipukuli hingga Diserang Anjing

News | Rabu, 15 April 2026 | 20:43 WIB

Fakta Baru Kasus Begal Damkar di Gambir: 3 dari 5 Pelaku Ternyata Penjahat Kambuhan!

Fakta Baru Kasus Begal Damkar di Gambir: 3 dari 5 Pelaku Ternyata Penjahat Kambuhan!

News | Rabu, 15 April 2026 | 20:30 WIB

Catat! Ini Jadwal Lengkap Keberangkatan Haji Indonesia 2026

Catat! Ini Jadwal Lengkap Keberangkatan Haji Indonesia 2026

News | Rabu, 15 April 2026 | 20:25 WIB