Jadi Budak Seks ISIS, 3.000 Gadis Yazidi Belum Kembali

Reza Gunadha

Kamis, 07 Juni 2018 | 17:15 WIB
Jadi Budak Seks ISIS, 3.000 Gadis Yazidi Belum Kembali
Kaum Yazidi di Irak menyalakan api di luar Kuil Lalish, Dohuk, 430 kilometer dari Baghdad, untuk merayakan Tahun Baru Yazidi, 18 April 2017. [SAFIN HAMED/AFP]

Suara.com - Dunia dinilai gagal melindungi perempuan kaum Yazidi yang dipaksa menjadi budak seks selama gerombolan teroris Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) mengontrol mayoritas daerah di kedua negara tersebut.

Bahkan, menurut badan amal Yazda yang dibentuk untuk membantu para korban budak seks ISIS, kekinian masih ada 3.000 perempuan Yazidi belum ditemukan setelah diculik bandit-bandit tersebut.

Murad Ismael, kepala badan amal tersebut mengatakan, banyak perempuan dewasa serta gadis Yazidi yang telah dicuci otak atau dibunuh di penangkaran mereka.

Sementara mereka yang berhasil melarikan diri setelah bertahun-tahun hidup dalam situasi perbudakan dan perkosaan, dibiarkan berjuang untuk bertahan hidup tanpa pendapatan atau kertas identitas.

"Setiap inci tubuh dan jiwa perempuan ini rusak," kata Ismael, Direktur Eksekutif Yazda kepada Reuters, seusai konferensi perbudakan modern di Parlemen Eropa, Rabu (7/6/2018).

"Gadis-gadis ini, mereka hanya ingin melanjutkan sekolah, kembali normal. Tapi mereka tidak diberi penghasilan atau dukungan. Padahal, banyak dari mereka yatim piatu, menjadi ayah atau ibu dari saudara-saudara mereka yang masih kecil," sambungnya.

Yazidi adalah sekte agama yang keyakinannya menggabungkan unsur-unsur agama Timur Tengah kuno. Oleh ISIS, mereka dianggap penyembah iblis.

Sekitar 7.000 perempuan dan gadis Yazidi diculik, disiksa dan dianiaya secara seksual oleh begundal-begundal ISIS saat menyerbu tanah kelahiran mereka, barat laut Irak, tahun 2014.

Gerombolan teroris ISIS telah diusir dari Irak pada tahun lalu, tapi banyak perempuan Yazidi belum kembali ke desa-desa mereka.

baca juga

"Dulu, ketika ISIS baru terusir, setiap bulan sedikitnya ada 100 perempuan Yazidi yang diselamatkan dan diantar ke kantor kami. Tapi sekarang, kami hanya kedatangan lima atau enam orang, padahal ribuan dari mereka masih hilang,” kata Ismael.

"Laju penyelamatan melambat karena banyak dari wanita-wanita ini telah dibunuh atau dicuci otak oleh para penculik mereka," tuturnya.

Manal, seorang wanita muda Yazidi yang diculik pada usia 17 tahun, mengakui sempat dipukuli hingga pingsan selama 4 bulan di penjara ISIS. Kekinian, ia membantu aktivitas Yazda setelah diselamatkan pada Desember 2014.

"Ketika saya bangun, ada bekas luka di tubuh dan darah saya di seluruh pakaian saya," katanya dalam bahasa Arab melalui seorang penerjemah.

"Saya mencoba bunuh diri beberapa kali tetapi saya tidak berhasil. Mereka tidak peduli dan memperkosa saya lagi dan lagi," ucapnya.

Sekarang, Manal tinggal bersama keluarganya di sebuah kamp pengungsi di Qadiya, Irak Utara. Dia mengatakan ingin menjadi seorang psikiater untuk membantu orang yang selamat lainnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

ISIS Klaim Pelaku Teror Belgia adalah Tentara Khalifah

ISIS Klaim Pelaku Teror Belgia adalah Tentara Khalifah

News | Kamis, 31 Mei 2018 | 16:33 WIB

Dicap Kafir oleh ISIS Indonesia, Ini Respons Abu Bakar Baasyir

Dicap Kafir oleh ISIS Indonesia, Ini Respons Abu Bakar Baasyir

News | Senin, 28 Mei 2018 | 20:27 WIB

Terlibat ISIS, Mahasiswi Tulungagung Diusir dari Suriah

Terlibat ISIS, Mahasiswi Tulungagung Diusir dari Suriah

News | Senin, 28 Mei 2018 | 19:04 WIB

Nasir Abbas: Teroris Makin Kreatif, Tapi Kita Harus Lebih Pintar

Nasir Abbas: Teroris Makin Kreatif, Tapi Kita Harus Lebih Pintar

wawancara | Senin, 28 Mei 2018 | 18:18 WIB

Menang Pemilu, Kantor Partai Komunis Irak Dilempar Bom

Menang Pemilu, Kantor Partai Komunis Irak Dilempar Bom

News | Minggu, 27 Mei 2018 | 15:41 WIB

Terkini

Benarkah Demo Mahasiswa Ditunggangi? Ini Alasan Mengapa PDIP Dicurigai

Benarkah Demo Mahasiswa Ditunggangi? Ini Alasan Mengapa PDIP Dicurigai

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 21:40 WIB

Wamensos Apresiasi Dukungan ESQ Group untuk Pendidikan dan Karier Siswa Sekolah Rakyat

Wamensos Apresiasi Dukungan ESQ Group untuk Pendidikan dan Karier Siswa Sekolah Rakyat

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 21:09 WIB

Sekolah Rakyat Ubah Jalan Hidup Aldo, Mantan Tukang Las Kini Punya Impian ke Negeri Sakura

Sekolah Rakyat Ubah Jalan Hidup Aldo, Mantan Tukang Las Kini Punya Impian ke Negeri Sakura

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 21:01 WIB

Bupati Kediri Apresiasi Capaian Siswa Sekolah Rakyat dalam Open House 2026

Bupati Kediri Apresiasi Capaian Siswa Sekolah Rakyat dalam Open House 2026

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 20:50 WIB

Rano Karno Janji Tuntaskan Banjir Abadi Joglo: Jalan Ambles Aja Kita Perbaiki

Rano Karno Janji Tuntaskan Banjir Abadi Joglo: Jalan Ambles Aja Kita Perbaiki

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 20:00 WIB

Washington D.C. Kalah, Jakarta Masuk Peringkat 53 Kota Terbaik Dunia

Washington D.C. Kalah, Jakarta Masuk Peringkat 53 Kota Terbaik Dunia

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 19:10 WIB

Gaya Dasco Hadapi Aksi Mahasiswa Dipuji, Peneliti: Dobrak Eksklusivitas Senayan

Gaya Dasco Hadapi Aksi Mahasiswa Dipuji, Peneliti: Dobrak Eksklusivitas Senayan

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 18:55 WIB

Polisi Tangkap 4 Terduga Pelaku Terkait Tewasnya Dua Pria di Saluran Air Bekasi

Polisi Tangkap 4 Terduga Pelaku Terkait Tewasnya Dua Pria di Saluran Air Bekasi

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 18:34 WIB

Rano Karno Ajak Generasi Muda Rawat Sejarah dan Hidupkan Nilai Kebudayaan Bangsa

Rano Karno Ajak Generasi Muda Rawat Sejarah dan Hidupkan Nilai Kebudayaan Bangsa

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 18:30 WIB

Rano Karno: Indonesia Saat Ini Butuh Keberanian Bung Karno

Rano Karno: Indonesia Saat Ini Butuh Keberanian Bung Karno

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 17:39 WIB