Polisi akan Investigasi Kasus Wartawan Meninggal di Tahanan

Bangun Santoso

Selasa, 12 Juni 2018 | 19:37 WIB
Polisi akan Investigasi Kasus Wartawan Meninggal di Tahanan
Ilustrasi orang meninggal [shutterstock]

Suara.com - Kapolres Kotabaru, Ajun Komisaris Besar Polisi H Suhasto menyatakan Kepolisian Daerah (Polda) Kalimantan Selatan bersama Polres Kotabaru akan melakukan investigasi terkait meninggalnya seorang wartawan salah satu media daring, M Yusuf (42).

"Investigasi diperlukan salah satunya untuk mencari tahu penyebab kematian Yusuf," kata Kapolres dalam jumpa pers di Kotabaru, Selasa (12/6/2018).

Dikatakan, M Yusuf yang kini tengah menghadapi proses hukum dengan dakwaan melanggar pasal 45 UU RI Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan Atas UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi Transaksi Elektronik, terkait pemberitaan sebuah perusahaan di media daring, pada Ahad (10/6) sekitar pukul 14.10 WITA meninggal dunia.

Yusuf yang di antar petugas dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Kotabaru ke Unit Gawat Darurat (UGD) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kotabaru, setelah diperiksa dinyatakan sudah meninggal dunia oleh pihak rumah sakit.

Menurut laporan dari Lapas, sebelum dibawa ke RSUD Kotabaru, Yusuf mengeluh sesak nafas dan muntah-muntah, dan ada keluar darah dan langsung dilarikan ke rumah sakit.

"Setelah diperiksa oleh pihak rumah sakit, Yusuf sudah meninggal dunia," ujar Kapolres, menambahkan.

Dokter jaga Unit Gawat Darurat RSUD Kotabaru dr Arul Rahman menjelaskan, tuan Yusuf diantar oleh petugas dari Lapas Kotabaru.

"Setelah kami terima langsung diperiksa tuan Yusuf sudah tidak ada nafas dan nadi, kami beri bantuan dengan memijat bagian jantung, tetapi tidak ada respon," ungkap dokter jaga dr Arul Rahman.

Saat itu, tubuh korban masih teras hangat, tambah Arul, menjelaskan.

Ia mengaku bersama Polisi dan disaksikan dari pihak keluarga dan Kejaksaan melakukan visum et repertum, dan tidak ditemukan ada memar atau kekerasan akibat benda tumpul.

Berdasarkan riwayat, Yusuf terdiagnosa menderita gagal jantung, asma atau pneumonia, infeksi paru-paru sejak 2015. Dan terakhir dirawat 17 Mei 2018.

Kapolres menambahkan, keluarga Yusuf pernah mengajukan penangguhan penahanan ke Polres Kotabaru.

"Namun permintaan tersebut tidak dapat dikabulkan, karena pertimbangan penyidik yang bersangkutan kurang koperatif, misalnya, dua kali dipanggil tidak hadir, Yusuf juga tidak mau menandatangani berkas pemeriksaan. Sehingga penyidik membuat surat penolakan untuk tandatangan," jelas Suhasto.

Sementara itu, pada Senin (11/6) sekitar pukul 11.00 WITA jenazah Yusuf sebelum dikuburkan di pemakaman umum, terlebih dahulu dishalatkan di rumahnya di Komplek Perumnas Batuselira, Kotabaru.

Hadir dalam takzizah di rumahnya, sejumlah tokoh masyarakat di antaranya, Wakil Ketua DPRD Kotabaru M Arif, tokoh agama dan rekan wartawan cetak serta elektronik di Kotabaru.

"Anaknya yang di Makassar juga datang ke Kotabaru," kata Udin, kerabat Yusuf. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Penjelasan Dewan Pers Terkait Wartawan Meninggal di Tahanan

Penjelasan Dewan Pers Terkait Wartawan Meninggal di Tahanan

News | Senin, 11 Juni 2018 | 19:11 WIB

Wartawan Meninggal di Lapas Kotabaru, Begini Penjelasan Polisi

Wartawan Meninggal di Lapas Kotabaru, Begini Penjelasan Polisi

News | Senin, 11 Juni 2018 | 17:07 WIB

Belasan Wartawan Blokir Akses Masuk Pemkab Tulungagung, Ada Apa?

Belasan Wartawan Blokir Akses Masuk Pemkab Tulungagung, Ada Apa?

News | Sabtu, 09 Juni 2018 | 14:09 WIB

Dewan Pers Akan Hukum Wartawan yang Minta THR ke Pejabat

Dewan Pers Akan Hukum Wartawan yang Minta THR ke Pejabat

News | Selasa, 05 Juni 2018 | 21:47 WIB

Anggaran Terbatas, Mabes Polri Kekurangan 80 Ribu Personel

Anggaran Terbatas, Mabes Polri Kekurangan 80 Ribu Personel

News | Jum'at, 25 Mei 2018 | 04:43 WIB

Terkini

Review Lingsir Wengi: Motel Malioboro, Teror Mistis di Balik Konten Viral

Review Lingsir Wengi: Motel Malioboro, Teror Mistis di Balik Konten Viral

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 12:00 WIB

Di Pasir Panjang, Warga Dayak Kaharingan Berjuang Menjaga Ingatan tentang Hutan

Di Pasir Panjang, Warga Dayak Kaharingan Berjuang Menjaga Ingatan tentang Hutan

Lifestyle | Senin, 02 November 2026 | 12:00 WIB

Alami Luka Parah di Kepala, Pemotor Tewas Usai Disundul Mobil di Puri Indah Jakbar

Alami Luka Parah di Kepala, Pemotor Tewas Usai Disundul Mobil di Puri Indah Jakbar

News | Senin, 02 November 2026 | 11:59 WIB

Harga Beras Melonjak di Oktober 2026, dari Kualitas Medium hingga Premium

Harga Beras Melonjak di Oktober 2026, dari Kualitas Medium hingga Premium

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 11:58 WIB

Pegawai Lapas Medan Nyambi Kurir Narkoba Ditangkap, 599 Pod Getar Disita

Pegawai Lapas Medan Nyambi Kurir Narkoba Ditangkap, 599 Pod Getar Disita

Sumut | Senin, 02 November 2026 | 11:55 WIB

Pemprov Sulsel Dukung Penguatan Literasi dan Inklusi Keuangan Syariah

Pemprov Sulsel Dukung Penguatan Literasi dan Inklusi Keuangan Syariah

Sulsel | Senin, 02 November 2026 | 11:54 WIB

Di Mana Bumi Dipijak, Di Situ Kita Bayar Pajak

Di Mana Bumi Dipijak, Di Situ Kita Bayar Pajak

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 11:54 WIB

Buku untuk Belajar Kok Masih Kena Pajak? Ini yang Perlu Dikritik

Buku untuk Belajar Kok Masih Kena Pajak? Ini yang Perlu Dikritik

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 11:50 WIB

Banjir Lahar Hujan Semeru Over Skala Terjang Lumajang, Satu Dusun Terisolir Total

Banjir Lahar Hujan Semeru Over Skala Terjang Lumajang, Satu Dusun Terisolir Total

Jatim | Senin, 02 November 2026 | 11:47 WIB

Mengenal Sonor: Tradisi Mengelola Api di Sumatera Selatan di Tengah Ancaman Kebakaran Gambut

Mengenal Sonor: Tradisi Mengelola Api di Sumatera Selatan di Tengah Ancaman Kebakaran Gambut

News | Senin, 02 November 2026 | 11:39 WIB

×