Raup Untung Berlimpah Penjahit Celana Jelang Lebaran

Pebriansyah Ariefana | Suara.com

Kamis, 14 Juni 2018 | 10:06 WIB
Raup Untung Berlimpah Penjahit Celana Jelang Lebaran
Penjahit pakaian di kawasan Manggarai, Jakarta, Sabtu (24/6).

Suara.com - Penjahit jasa permak celana di Kota Palembang, Sumatera Selatan sejak sepekan menjelang Hari Raya Idul Fitri kebanjiran order. Sejak sepekan terakhir permintaan pemotongan celana dan mengecilkan sekaligus memotong (memermak) celana berbahan katun dan denim mengalami peningkatan.
Bustomi, pengelola kios jahit dan permak celana di kawasan Jalan Merdeka Palembang, mengatakan peningkatan permintaan pelayanan jasa permak celana terjadi setiap menjelang Lebaran, kondisi ini diantisipasi dengan menambah tenaga penjahit.

Mengenai biaya memotong dan memermak celana katun atau denim bervariasi tergantung tingkat kesulitannya.

"Untuk memotong celana katun atau jins dikenakan biaya jasa Rp15.000-Rp20.000 per celana, sedangkan biaya melakukan pengecilan dan pemotongan memperpendek celana dikenakan biaya jasa berkisar Rp25.000 hingga 50.000 per celana," kata Tomi di Palembang, Kamis (6/14/2018).

Sementara sejumlah penjahit pakaian dan celana lainnya mengatakan permintaan jasa menjahit mengalami peningkatan sejak memasuki bulan suci Ramadhan hingga sepekan menjelang perayaan Hari Raya Idul Fitriini.

Derlius salah seorang penjahit di kawasan Sekip Ujung Palembang, mengatakan dalam sebulan terakhir setiap hari ada beberapa pelanggan yang datang meminta menjahitkan pakaian dan celana panjang ke kios jahitnya.

Warga kota tersebut banyak yang meminta dijahitkan kemeja, gamis, celana panjang, atau hanya sekedar memermak celana denim atau baju yang kepanjangan dan kebesaran.

"Seperti biasanya menjelang Lebaran permintaan jasa menjahit meningkat hingga 75 persen dari biasanya, karena banyak masyarakat yang membutuhkan pakaian dan celana baru agar bisa tampil gaya dan rapi pada hari besar keagamaan umat Islam itu," ujarnya.

Pelanggan yang meminta dijahitkan pakaian dan celana ada yang membawa bahan sendiri dan ada juga membeli bahan yang tersedia di kios/tokonya.

Untuk biaya jasa memermak celana jins dan pakaian berkisar Rp20.000 hingga 45.000 per potong, sedangkan untuk menjahit celana panjang Rp125.000 per potong, sedangkan jika pelanggan menggunakan bahan yang tersedia di toko dikenakan biaya Rp200.000 - Rp325.000 per potong tergantung kualitas bahan yang digunakan.

Sedangkan ongkos jasa menjahit kemeja biasa lengan pendek Rp100.000 per potong dan lengan panjang 150.000 per potong, kemeja batik Rp200.000 per potong termasuk pelapis/puring, kata dia pula. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jelang Lebaran, Harga Cabai Rawit Naik 100 Persen

Jelang Lebaran, Harga Cabai Rawit Naik 100 Persen

Bisnis | Kamis, 14 Juni 2018 | 08:53 WIB

Aa Gym Akan Jadi Penceramah Salat Idul Fitri di Masjid Istiqlal

Aa Gym Akan Jadi Penceramah Salat Idul Fitri di Masjid Istiqlal

News | Rabu, 13 Juni 2018 | 17:09 WIB

Kisah Sopir Bus Militan, 5 Tahun Tak Mudik Lebaran

Kisah Sopir Bus Militan, 5 Tahun Tak Mudik Lebaran

News | Rabu, 13 Juni 2018 | 16:36 WIB

74.311 Pemudik Sudah Berangkat dari Terminal Kampung Rambutan

74.311 Pemudik Sudah Berangkat dari Terminal Kampung Rambutan

News | Rabu, 13 Juni 2018 | 13:54 WIB

Ini Lokasi Rukyatul Hilal untuk Melihat Kepastian Idul Fitri

Ini Lokasi Rukyatul Hilal untuk Melihat Kepastian Idul Fitri

News | Rabu, 13 Juni 2018 | 13:39 WIB

Terkini

Akal Bulus Model Cantik Tipu Pria Kaya, Korban Merugi Sampai Rp3 Miliar

Akal Bulus Model Cantik Tipu Pria Kaya, Korban Merugi Sampai Rp3 Miliar

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 21:30 WIB

Dear Donald Trump! Ini Ada Ejekan dari Jubir Iran: Malu yah Kalah Perang

Dear Donald Trump! Ini Ada Ejekan dari Jubir Iran: Malu yah Kalah Perang

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 21:00 WIB

Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus

Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 20:32 WIB

AS-Israel Lakukan Kejahatan Perang: 600 Sekolah Hancur, 66 Balita Iran Tewas

AS-Israel Lakukan Kejahatan Perang: 600 Sekolah Hancur, 66 Balita Iran Tewas

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 20:30 WIB

Dicari CIA dan Mossad, Teka-teki Keberadaan Ayatollah Mojtaba Khamenei

Dicari CIA dan Mossad, Teka-teki Keberadaan Ayatollah Mojtaba Khamenei

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 20:11 WIB

Geger! Trader Misterius Raup Jutaan Dolar dalam 15 Menit Sebelum Klaim Damai Trump

Geger! Trader Misterius Raup Jutaan Dolar dalam 15 Menit Sebelum Klaim Damai Trump

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 20:04 WIB

Tak Sekeder Bicara, PM Spanyol Embargo Senjata dan Bongkar Niat Jahat Israel ke Lebanon

Tak Sekeder Bicara, PM Spanyol Embargo Senjata dan Bongkar Niat Jahat Israel ke Lebanon

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 20:00 WIB

Menakar Posisi Tawar Iran: Benarkah Makin Kuat Usai Digempur AS dan Israel?

Menakar Posisi Tawar Iran: Benarkah Makin Kuat Usai Digempur AS dan Israel?

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 19:18 WIB

Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen

Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 19:13 WIB

Ribuan ASN Kemensos Mangkir di Hari Pertama Kerja, Gus Ipul Bakal Sanksi dan Potong Tukin 3 Persen

Ribuan ASN Kemensos Mangkir di Hari Pertama Kerja, Gus Ipul Bakal Sanksi dan Potong Tukin 3 Persen

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 19:08 WIB