Sistem Parkir Terpusat di Ancol Dikeluhkan Pengunjung

Pebriansyah Ariefana

Sabtu, 16 Juni 2018 | 22:34 WIB
Sistem Parkir Terpusat di Ancol Dikeluhkan Pengunjung
Pengunjung tampak berenang dan menikmati aktivitas liburan di Pantai Ancol, Jakarta. [Suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Pengelola Taman Impian Jaya Ancol, Jakarta, memberlakukan mekanisme tempat parkir kendaraan secara terpusat ketika libur nasional Lebaran pada 16-18 Juni 2018. Mekanisme tesebut sudah empat tahun diberlakukan pengelola destinasi wisata itu saban hari-hari libur besar.

Kendati bukan hal yang baru, mekanisme itu selain disambut positif oleh pengunjung, juga dirisaukan karena justru dianggap melelahkan terutama bagi penyandang disabiltas, dan ibu yang membawa bayi.

"Saya sih senang dengan sistem parkir terpusat seperti ini karena memudahkan kalau arus kendaraan sedang padat seperti saat ini," kata Didi, salah satu pengunjung yang ditemui Ancol, Sabtu (16/6/2018).

Didi datang bersama dlapan anggota keluarganya menggunakan mobil pribadi dari Bekasi. Ia baru pertama kali mengunjungi Ancol.

Pada 16-18 Juni 2018, setiap pengunjung yang menggunakan kendaraan pribadi baik roda dua atau lebih akan langsung diarahkan ke empat kantong parkir yang tersedia. Empat lokasi parkir itu ada di Pantai Carnaval, area tengah, wahana Gondola, dan Pantai Festival yang mampu menampung 12 ribu mobil dan 17 ribu sepeda motor.

"Untuk mengantar pengunjung dari satu lokasi ke lokasi lain di Ancol, manajemen menyediakan 120 bus wara-wiri yang dilengkapi dengan 'tour guide' dan beroperasi mulai pukul 05.00-24.00 WIB secara gratisl," kata Manager Corporate Communication PT Pembangunan Jaya Ancol Rika Lestari.

Armada wara-wiri itu terbagi atas tiga bus ukuran besar berkapasitas 60 orang di jalur utara: Taman Lumba-Lumba-Bundaran Timur-Beach Pool-Bende-Carnaval; bus berukuran sedang dengan kapasitas 40 orang melayani jalur Selatan: Gondola-Pasar Seni-Ecovention-Dufan; dan mobil minibus khusus untuk ibu hamil dan penyandang disabilitas.

"Sistem parkir terpusat ini sudah kami berlakukan empat tahun terakhir saat musim liburan, selain bus wara-wiri sebanyak 120 unit, ada juga 5 mobil khusus untuk difabel dan ibu hamil," ungkap Rita.

Karena harus menggunakan bus wara-wiri, pengunjung harus sabar mengantre di halte untuk bisa naik bus tersebut. Jarak perhentian bus yang sebenarnya dekatpun membutuhkan waktu yang cukup lama karena buspun mengantre untuk menaikkan dan menurunkan penumpang.

Ika (35) yang datang ke Ancol bersama suami dan kedua anaknya menggunakan kendaraan umum juga mengaku terbantu dengan fasilitas bus wara-wiri.

Melelahkan Namun, berbeda dengan Didi dan Ika, Wanti (32) seorang guru TK dari Bekasi mengungkapkan bahwa menggunakan sistem parkir terpusat justru melelahkan, khususnya bagi mereka yang membawa bayi.

"Kalau bawa anak kecil agar kerepotan karena 'kan dari mobil harus naik bus membawa makanan, barang dan 'stroler' tapi memang kalau ramai seperti ini lokasi istirahat jadi lebih banyak dengan sistem parkir terpusat," kata Wanti.

Wanti yang kerap berlibur di Pantai Ancol menyarankan agar pengelola menambah tempat berteduh bagi pengunjung.

"Tempat berteduh kurang memadai, meski di pantai memang panas tapi misalnya bisa menambah tenda, karena sulit menemukan lokasi yang 'adem' untuk menggelar tikar di pantai," tambah Wanti.

Para pengunjung dapat membawa tikar pribadi maupun menywa tikar Rp20 ribu sepuasnya kepada penjual jasa penyewaan tikar di sepanjang "beach pool". (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Mau Liburan Lebaran ke Pantai Anyer, Awas Bulu Babi

Mau Liburan Lebaran ke Pantai Anyer, Awas Bulu Babi

News | Sabtu, 16 Juni 2018 | 22:16 WIB

Birunya Air Danau Cigaru Bikin Pengunjung Enggan Pulang

Birunya Air Danau Cigaru Bikin Pengunjung Enggan Pulang

News | Sabtu, 16 Juni 2018 | 21:18 WIB

Jalur Puncak Kembali Normal, One Way Kembali Dimulai Besok Pagi

Jalur Puncak Kembali Normal, One Way Kembali Dimulai Besok Pagi

News | Sabtu, 16 Juni 2018 | 20:12 WIB

Kepala DLH Minta Kemunculan Buaya di Perairan Jakarta Diselidiki

Kepala DLH Minta Kemunculan Buaya di Perairan Jakarta Diselidiki

News | Sabtu, 16 Juni 2018 | 19:54 WIB

Rasakan Momen Lebaran, Giring Nidji Tulis Testimoni

Rasakan Momen Lebaran, Giring Nidji Tulis Testimoni

Entertainment | Sabtu, 16 Juni 2018 | 19:30 WIB

Terkini

Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik

Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik

Lifestyle | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:46 WIB

Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan

Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan

Sumsel | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:41 WIB

Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis

Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis

Lifestyle | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:30 WIB

Klasemen Piala AFF 2026 Usai Timnas Indonesia Digebuk Vietnam: Wajib Menang di Singapura

Klasemen Piala AFF 2026 Usai Timnas Indonesia Digebuk Vietnam: Wajib Menang di Singapura

Bola | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:24 WIB

Mengapa Direktur Bus ALS Jadi Tersangka? Polisi Periksa 50 Saksi sebelum Naikkan Kasus ke Penyidikan

Mengapa Direktur Bus ALS Jadi Tersangka? Polisi Periksa 50 Saksi sebelum Naikkan Kasus ke Penyidikan

Sumsel | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:16 WIB

Polda Metro Jaya Siap Ladeni 'Serangan' Praperadilan Keempat Roy Suryo

Polda Metro Jaya Siap Ladeni 'Serangan' Praperadilan Keempat Roy Suryo

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:15 WIB

Ada Anomali dalam Kebakaran BYD Seal di Cikampek, Investigasi Masih Berlangsung

Ada Anomali dalam Kebakaran BYD Seal di Cikampek, Investigasi Masih Berlangsung

Otomotif | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:09 WIB

30 Juta Cowok di China Jomblo, Mak Comblang Jadi Ladang Bisnis Cuan

30 Juta Cowok di China Jomblo, Mak Comblang Jadi Ladang Bisnis Cuan

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:05 WIB

Jogja Run'nShine 2026 Bidik 3.500 Pelari, Ada Hadiah Umroh hingga Trip ke Turki

Jogja Run'nShine 2026 Bidik 3.500 Pelari, Ada Hadiah Umroh hingga Trip ke Turki

Sport | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:02 WIB

Guru Biologi Madrasah Didorong Kuasai Pembelajaran Berbasis Riset

Guru Biologi Madrasah Didorong Kuasai Pembelajaran Berbasis Riset

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 21:41 WIB

×