Kritik Jokowi, AHY Diminta Belajar kepada Ibas

Bangun Santoso, Dian Rosmala

Minggu, 17 Juni 2018 | 18:31 WIB
Kritik Jokowi, AHY Diminta Belajar kepada Ibas
Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Suara.com - Politikus Partai Golkar Mukhamad Misbakhun tidak habis pikir dengan isi dari pidato Kepala Komando Satuan Tugas Bersama (Kogasma) Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Ia menilai pidato AHY itu mengkritik kebijakan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Anggota Komisi XI DPR ini bahkan melontarkan kritik balik terhadap putra bungsu Ketua Umum Partai Demokrat Soesilo Bambang Yudhoyono (SBY) tersebut.

"Sungguh sangat aneh cara Mas AHY ketika jelang akhir Ramadan lalu membuat pidato yang manipulatif, mengkritik banyak kebijakan Presiden Jokowi dengan mengatasnamakan rakyat," kata Misbakhun kepada wartawan di Jakarta, Minggu (17/6/2018).

Misbakhun menilai pidato AHY itu disampaikan di ruangan yang sangat mewah, sehingga resonansinya tidak sampai ke telinga rakyat miskin di pinggir kota dan pelosok pinggiran wilayah Indonesia yang jauh.

Misbakhun mengatakan, AHY belum punya nama dalam nomenklatur politik nasional tingkat tinggi. AHY juga belum pantas secara head to head mengkritik Presiden Jokowi secara langsung.

"Sebagai pemain baru di panggung politik nasional AHY belum punya nomor punggung. Bukan pemain inti, bukan pula pemain cadangan," ucap Misbakhun.

Menurutnya, AHY sebagai pemain baru di gelanggang politik nasional belum berbuat sesuatu yang secara konkret dirasakan manfaatnya untuk rakyat dan negara. Bahkan, belum pula kelihatan kontribusi AHY bagi Partai Demokrat sekali pun.

"Yang sudah konkret baru rekam jejaknya ketika menjalankan tugas sebagai prajurit TNI. Selebihnya di panggung politik, AHY bukan siapa-siapa, miskin prestasi dan masih harus memberikan pembuktian pada partainya," tutur Misbakhun.

Misbakhun bahkan menyinggung soal tingkat penerimaan masyarakat terhadap AHY pada saat Pemilihan Gubernur DKI 2017. Di mana AHY berada di urutan buncit, sehingga langsung kalah di putaran pertama.

"Saran saya, Mas AHY sebaiknya belajar dulu kepada adik kandungnya, Edhi Baskoro Yudhoyono atau Mas Ibas. Bagaimana pun Mas Ibas sudah terbukti dua kali terpilih sebagai anggota DPR dan kini menjadi Ketua Fraksi Partai Demokrat di DPR," kata dia.

Sebagai Ketua Fraksi Partai Demokrat di DPR, Ibas dinilai terlihat lebih mampu membangun komunikasi politik yang baik dengan fraksi-fraksi lain di DPR. Bahkan, ketika DPR sedang membahas beberapa isu krusial, Ibas sering terlibat langsung.

Misbakhun pun menantang AHY untuk membuktikan kemampuannya untuk mengangkat suara Demokrat pada Pemilu 2019. Sebab, Demokrat terpuruk pada Pemilu 2014 setelah berjaya pada Pemilu 2009.

AHY menyampaikan pidato dengan tema 'Mendengarkan Suara Rakyat' di JCC Senayan, Jakarta, (9/6/2018).

Dalam pidato berdurasi sekitar 40 menit itu, AHY mengkritik lima hal di era pemerintahan Presiden Jokowi, yakni rendahnya daya beli masyarakat, kenaikan tarif dasar listrik, berkurangnya lapangan kerja, maraknya tenaga kerja asing, serta revolusi mental.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Misbakhun: AHY Belum Pantas Kritik Jokowi

Misbakhun: AHY Belum Pantas Kritik Jokowi

News | Minggu, 17 Juni 2018 | 17:15 WIB

Balada Kasus Habib Rizieq Hingga Terbitnya SP3

Balada Kasus Habib Rizieq Hingga Terbitnya SP3

News | Minggu, 17 Juni 2018 | 15:56 WIB

Anies Disoraki Warga, PKS Sayangkan Sikap Istana

Anies Disoraki Warga, PKS Sayangkan Sikap Istana

News | Sabtu, 16 Juni 2018 | 14:57 WIB

Jokowi Silahturahmi ke Megawati Sebelum Lebaran ke Solo

Jokowi Silahturahmi ke Megawati Sebelum Lebaran ke Solo

News | Jum'at, 15 Juni 2018 | 22:59 WIB

Lebaran ke Istana Bogor, AHY Bawa Salam dari SBY untuk Jokowi

Lebaran ke Istana Bogor, AHY Bawa Salam dari SBY untuk Jokowi

News | Jum'at, 15 Juni 2018 | 22:33 WIB

Terkini

Menteri Imipas Buka Akses Data untuk KPK Usut Kasus Silmy Karim Cs

Menteri Imipas Buka Akses Data untuk KPK Usut Kasus Silmy Karim Cs

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 14:56 WIB

Tak Punya Dealer dan Bengkel Aktif, Pengadaan Motor Listrik BGN Tidak Penuhi Syarat

Tak Punya Dealer dan Bengkel Aktif, Pengadaan Motor Listrik BGN Tidak Penuhi Syarat

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 14:50 WIB

Pukat UGM Desak Kejagung 'Follow The Money' Kasus MBG hingga ke SPPG: Siapa Saja yang Kecipratan?

Pukat UGM Desak Kejagung 'Follow The Money' Kasus MBG hingga ke SPPG: Siapa Saja yang Kecipratan?

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 14:40 WIB

Tegas! Perang AS-Israel vs Iran Akan Selesai Jika Militer Israel Angkat Kaki dari Lebanon

Tegas! Perang AS-Israel vs Iran Akan Selesai Jika Militer Israel Angkat Kaki dari Lebanon

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 14:35 WIB

Main Mata Dadan Cs Sedot Miliaran Uang MBG per Hari, Kejagung: Mereka Bertiga Kerja Sama!

Main Mata Dadan Cs Sedot Miliaran Uang MBG per Hari, Kejagung: Mereka Bertiga Kerja Sama!

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 14:34 WIB

Resmi Dibuka, Seminar KAGAMA HSE 2026 di UGM Ingatkan Ancaman Bencana Sektor Industri Nasional

Resmi Dibuka, Seminar KAGAMA HSE 2026 di UGM Ingatkan Ancaman Bencana Sektor Industri Nasional

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 14:33 WIB

Rupiah Tembus Rp 18.000 per Dolar AS, DPR Desak Menkeu dan BI Segera Bertindak

Rupiah Tembus Rp 18.000 per Dolar AS, DPR Desak Menkeu dan BI Segera Bertindak

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 14:25 WIB

Riset UI Ungkap Fakta Pahit, Rokok Jadi Penghambat Utama Program MBG

Riset UI Ungkap Fakta Pahit, Rokok Jadi Penghambat Utama Program MBG

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 14:14 WIB

Jaksa Tepis Pledoi Nadiem: Kasus Chromebook Murni Hukum, Bukan Politik

Jaksa Tepis Pledoi Nadiem: Kasus Chromebook Murni Hukum, Bukan Politik

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 14:07 WIB

Banggar DPR Soroti Tata Kelola BGN Usai Tiga Eks Pimpinan Jadi Tersangka Korupsi MBG

Banggar DPR Soroti Tata Kelola BGN Usai Tiga Eks Pimpinan Jadi Tersangka Korupsi MBG

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 14:00 WIB