Halau Hoax Pilkada, Ini Sikap Rektor USU dan Bara JP Sumut

Iwan Supriyatna | Suara.com

Kamis, 21 Juni 2018 | 13:00 WIB
Halau Hoax Pilkada, Ini Sikap Rektor USU dan Bara JP Sumut
Berita hoax (Shutterstock)

Suara.com - Manuver politik menjelang Pilkada serentak 27 Juni 2018 semakin ramai di jagad media sosial. Sayangnya, manuver tersebut banyak disusupi oleh berita palsu alias hoax.

Salah satu yang kena imbas hoax tersebut adalah Rektor Universitas Sumatera Utara (USU) Prof Runtung Sitepu. Dalam berita yang menyebar lewat akun Facebook, USU disebutkan mendukung salah satu pasangan bupati/wakil bupati dalam Pilkada Taput yakni Jonius Taripar Hutabarat (JTP) yang diusung koalisi Gerindra.

Dalam pernyataannya, Rabu (20/6/2018), Prof Runtung menyatakan keberatannya terhadap postingan yang mengatasnamakan dirinya dalam kapasitas jabatan sebagai Rektor USU.

Sebelumnya, dukungan USU terhadap JTP disebarluaskan oleh akun Facebook Malwin Sitompul ke laman grup Facebook Taput Okey pada tanggal 15 Juni 2018, pukul 22.20 WIB.

Runtung menuntut pemilik akun Facebook atas nama Malwin Sitompul tersebut untuk meminta maaf secara terbuka yang dimuat di media massa atas beredarnya informasi hoax itu.

Mengingat nama baiknya telah tercemar dan dirugikan atas sampainya informasi yang penuh kebohongan tersebut ke tengah masyarakat.

Jika tuntutan tersebut tidak dipenuhi, Prof Runtung akan mengambil tindakan hukum yang diperlukan untuk merehabilitasi nama baiknya, baik secara personal maupun institusi.

Prof Runtung menegaskan kembali komitmennya untuk menjaga netralitas USU sebagai institusi pendidikan agar tidak menyentuh ranah politik praktis dan terlibat dalam pusaran kegiatan pilkada di Sumatera Utara.

Sementara itu, Barisan Relawan Jokowi Presiden (Bara JP) kembali menegaskan komitmennya untuk mendukung kembali Jokowi sebagai Presiden. Sejalan dengan itu, Bara JP memastikan juga mendukung kandidat kepala daerah yang diusung PDIP, bukan kandidat yang diusung oleh parpol lain.

“Bara JP itu organisasi sudah mendeklarasikan diri sebagai pendukung Jokowi di Sumatera Utara sejak 7 Oktober 2013. Jadi tidak mungkin memenangkan paslon yang sudah berkomitmen ke capres lain” tegas Ketua DPD Bara JP Sumut Heryanson Munthe. 

Heryanson juga meluruskan adanya oknum yang mencatut nama Bara JP yang disebut-sebut mendukung pasangan tertentu, khususnya di ajang Pilkada Taput.

Diketahui, pasangan yang diusung PDIP di Pilkada Taput adalah Nikson Nababan-Sarlandy Hutabarat.

“Bara JP mendukung calon yang akan memenangkan Jokowi, yang tentunya didukung oleh PDIP sebagai perahu Jokowi. Bukan Gerindra dan Prabowo,” ujar Heryanson.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Gara-gara Hoax, Facebook Diblokir di Papua Nugini

Gara-gara Hoax, Facebook Diblokir di Papua Nugini

Tekno | Rabu, 30 Mei 2018 | 04:15 WIB

Kominfo Bikin Aturan Platform Tanggung Jawab soal Konten Negatif

Kominfo Bikin Aturan Platform Tanggung Jawab soal Konten Negatif

Tekno | Kamis, 24 Mei 2018 | 04:00 WIB

BCA Pastikan Surat Edaran Blokir Akun Hoax

BCA Pastikan Surat Edaran Blokir Akun Hoax

Bisnis | Jum'at, 18 Mei 2018 | 07:09 WIB

Terkini

Empat Anggota BAIS Tersangka Penyiraman Air Keras, Komisi I DPR Layangkan Teguran Keras

Empat Anggota BAIS Tersangka Penyiraman Air Keras, Komisi I DPR Layangkan Teguran Keras

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:33 WIB

BAIS TNI Terlibat Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus, Sukamta PKS: Usut Hingga ke Akar!

BAIS TNI Terlibat Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus, Sukamta PKS: Usut Hingga ke Akar!

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:05 WIB

Waspada 'Serangan Diam-Diam' saat Mudik, Pakar Ingatkan Risiko Jantung dan Stroke di Perjalanan

Waspada 'Serangan Diam-Diam' saat Mudik, Pakar Ingatkan Risiko Jantung dan Stroke di Perjalanan

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 12:54 WIB

Donald Trump Ancam Keluar dari NATO, Politisi Republik: Bisa Hancurkan Partai Sendiri

Donald Trump Ancam Keluar dari NATO, Politisi Republik: Bisa Hancurkan Partai Sendiri

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 12:54 WIB

Studi: 58 Persen Orang Lebih Utamakan Lingkungan daripada Pertumbuhan Ekonomi

Studi: 58 Persen Orang Lebih Utamakan Lingkungan daripada Pertumbuhan Ekonomi

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 12:35 WIB

Gratis! Jalur Fungsional Japek II Selatan Dibuka untuk Urai Kepadatan Arah Jakarta

Gratis! Jalur Fungsional Japek II Selatan Dibuka untuk Urai Kepadatan Arah Jakarta

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 12:32 WIB

AS Mulai Seret China dan Rusia di Perang Lawan Iran, Direktur CIA Ungkap Fakta Ini

AS Mulai Seret China dan Rusia di Perang Lawan Iran, Direktur CIA Ungkap Fakta Ini

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 12:27 WIB

Seberapa Berbahaya Teror Air Keras? Ini Dampak Mengerikan dan Risiko Permanennya

Seberapa Berbahaya Teror Air Keras? Ini Dampak Mengerikan dan Risiko Permanennya

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 12:15 WIB

Api Lalap Satu Rumah di Cipinang Muara, 5 Orang Alami Luka Bakar

Api Lalap Satu Rumah di Cipinang Muara, 5 Orang Alami Luka Bakar

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 12:11 WIB

Ali Larijani Mati Syahid, Mojtaba Khamenei Kirim Pesan Menggetarkan buat Musuh-musuh Iran

Ali Larijani Mati Syahid, Mojtaba Khamenei Kirim Pesan Menggetarkan buat Musuh-musuh Iran

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 12:06 WIB