Ternyata Ini Penyebab Kematian Keluarga Joshua di Batam

Bangun Santoso

Jum'at, 22 Juni 2018 | 09:33 WIB
Ternyata Ini Penyebab Kematian Keluarga Joshua di Batam
Evakuasi jenazah korban musibah kebakaran di Komplek MCP Batu Ampar, Kamis (21/6/2018) pagi. [dok. polisi/Batamnews]

Suara.com - Kematian satu keluarga yang tewas karena kebakaran di Batu Ampar, Batam, diduga disebabkan keracunan gas CO (karbon monoksida). Hasil ini masih bersifat sementara dari tim Laboratorium Forensik (Labfor) Mabes Polri di Medan.

"Ini masih dugaan sementara, korban meninggal karena keracunan gas CO, saat ini masih dilakukan ototpsi," ujar Kabidokes Polda Kepri, Kombes Pol Djarot Wibowo di RS Bhayangkara, seperti dikutip dari laman Batamnews.co.id (jaringan Suara.com), Kamis (21/6/2018).

Ia mengatakan, lima dari enam korban yang meninggal dunia diakibatkan keracunan gas CO. Sedangkan satu orang lagi diduga karena terbakar.

“Satu orang korban seluruh badannya terbakar, dan itu diduga menjadi penyebab kematiannya,” katanya.

Selain itu juga tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada setiap korban.

Djarot memastikan korban meninggal terdiri dari tiga orang dewasa dan tiga orang anak-anak.

Ia memperkirakan proses otopsi sudah selesai dilakukan pada pukul 9 malam. Pihak keluarga korban, sudah dapat membawa mayat korban ke kediamannya.

“Hari ini sebelum jam 9 malam sudah bisa dipulangkan,” jelasnya.

Joshua ditemukan tewas di ruang tamu, sedangkan istri dan anak-anaknya serta pembantu rumah tangganya ditemukan tewas di dapur.

baca juga

Peristiwa ini diperkirakan terjadi antara pukul 05.30 WIB hingga 06.00 WIB pagi. Kebakaran itu diduga lambat diketahui. Sebab, tempat tinggal Joshua tersebut berada di kawasan industri yang menyatu dengan gudang.

Joshua merupakan bos penyuplai air bersih ke kapal-kapal. Selama ini ia tinggal di dekat gudang air tersebut.

Ia ditemukan tewas dengan kondisi gosong sedangkan istri dan tiga anaknya serta pembantunya tewas dalam kondisi lemas.

Satu orang pembantu lainnya berhasil selamat dengan kondisi trauma.

Berita ini sebelumnya telah terbit di laman Batamnews.co.id dengan judul "Dokter Forensik Ungkap Dugaan Penyebab Kematian Keluarga Joshua"

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Joshua Tewas Terbakar di Ruang Tamu, Keluarganya di Dapur

Joshua Tewas Terbakar di Ruang Tamu, Keluarganya di Dapur

News | Kamis, 21 Juni 2018 | 15:03 WIB

Joshua Sekeluarga Terjebak di Rumah dan Tewas Terpanggang Api

Joshua Sekeluarga Terjebak di Rumah dan Tewas Terpanggang Api

News | Kamis, 21 Juni 2018 | 13:50 WIB

Kebakaran Hebat di Jambi, Nenek dan Cucu Tewas Terpanggang

Kebakaran Hebat di Jambi, Nenek dan Cucu Tewas Terpanggang

News | Selasa, 19 Juni 2018 | 14:13 WIB

Tabung Warteg Meledak, 6 Ruko Kebakaran di Tangerang

Tabung Warteg Meledak, 6 Ruko Kebakaran di Tangerang

News | Senin, 18 Juni 2018 | 20:29 WIB

Apes, Ditinggal Belanja Lebaran, Rumah Ludes Terbakar

Apes, Ditinggal Belanja Lebaran, Rumah Ludes Terbakar

News | Senin, 11 Juni 2018 | 20:01 WIB

Terkini

Nur Alam Masuk PSI Meski Berstatus Bebas Bersyarat, KPK Ingatkan Parpol Utamakan Rekam Jejak Kader

Nur Alam Masuk PSI Meski Berstatus Bebas Bersyarat, KPK Ingatkan Parpol Utamakan Rekam Jejak Kader

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 13:30 WIB

Kondisi Selat Hormuz Terkini Setelah AS - Iran Damai

Kondisi Selat Hormuz Terkini Setelah AS - Iran Damai

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 13:18 WIB

Jangan Salahkan Rakyat! Ekonom Sebut Tata Kelola Pemerintah Jadi Biang Kerok Daya Beli Lesu

Jangan Salahkan Rakyat! Ekonom Sebut Tata Kelola Pemerintah Jadi Biang Kerok Daya Beli Lesu

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 13:13 WIB

PDIP Tegaskan Jadi Penyeimbang Pemerintah: Bukan Abu-abu, Tapi Teman yang Jujur

PDIP Tegaskan Jadi Penyeimbang Pemerintah: Bukan Abu-abu, Tapi Teman yang Jujur

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 13:07 WIB

Kabel Menjuntai Renggut Nyawa Siswi SMAN 6 Jakarta, Pramono Turun Tangan

Kabel Menjuntai Renggut Nyawa Siswi SMAN 6 Jakarta, Pramono Turun Tangan

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 13:06 WIB

Ketua DPR Iran ke AS: Jangan Minta Hal Berlebihan, Kami Tak Ragu Menghancurkan

Ketua DPR Iran ke AS: Jangan Minta Hal Berlebihan, Kami Tak Ragu Menghancurkan

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 12:56 WIB

Giliran Kelompok Tani Geruduk Patung Kuda, Suarakan Pengaruh MBG Hingga Reforma Agraria

Giliran Kelompok Tani Geruduk Patung Kuda, Suarakan Pengaruh MBG Hingga Reforma Agraria

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 12:42 WIB

Alasan KPK Belum Periksa Anggota Pansus Haji Diduga Terima 1 Juta Dolar AS

Alasan KPK Belum Periksa Anggota Pansus Haji Diduga Terima 1 Juta Dolar AS

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 12:33 WIB

Pagar Masih dari Bambu, Gibran Janjikan Revitalisasi Sekolah untuk Wilayah 3T

Pagar Masih dari Bambu, Gibran Janjikan Revitalisasi Sekolah untuk Wilayah 3T

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 12:22 WIB

Jakarta Ramai Unjuk Rasa, Pramono Ingatkan Massa Peserta Aksi: Jangan Sentuh Fasilitas Umum

Jakarta Ramai Unjuk Rasa, Pramono Ingatkan Massa Peserta Aksi: Jangan Sentuh Fasilitas Umum

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 12:15 WIB