Money Politic, Menteri Desa : Ambil Uangnya, Pilih dengan Hati

Iwan Supriyatna

Sabtu, 23 Juni 2018 | 17:31 WIB
Money Politic, Menteri Desa : Ambil Uangnya, Pilih dengan Hati
Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Eko Putro Sandjojo. [Dok Kemendes PDT]

Suara.com - Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak yang akan berlangsung pada Rabu (27/6/2018) menjadi momentum bagi masyarakat yang ingin memilih Kepala Daerah.

Desa menjadi satu bagian yang banyak disoroti oleh pemerintahan di era Jokowi dengan menunjang infrastruktur desa agar tercapainya pembangunan yang merata.

Eko Putro Sandjojo selaku Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi mengatakan, pengelolaan sumber daya manusia di desa cenderung masih rendah karena banyak yang hanya lulusan SD atau SMP.

"Masyarakat desa mayoritas pendidikan SD dan SMP," kata Eko Putro Sandjojo disela acara pelepasan KKN Mahasiswa Universitas Gadjah Mada Periode 2 di lapangan GSP UGM, Sabtu (23/6/2018).

Ia meminta kepada masyarakat untuk dapat memilih dengan cerdas serta menggunakan hati nuraninya untuk menentukan pemimpin yang diinginkan.

Seperti tidak menerima uang atau money politic dari para pasangan calon Kepala Daerah.

"Pilih pemimpin secara hati nurani jangan terjebak money politic kalau dikasi duit terima duitnya saja, tapi pilih secara hati nurani," tuturnya.

Baginya masyarakat sangat perlu untuk berpartisipasi dalam Pilkada tahun ini, sebab masa depan bangsa ditentukan masyarakat.

Desa menurut Eko, harus menjadi perhatian dalam menunjang perekonomian desa.

"Masyarakat perlu berpartisipasi, masa depan bangsa ditentukan masyarakat," kata Eko.

Ia menegaskan kembali bahwa siapapun yang terpilih sebagai Kepala Daerah haruslah mengutamakan pembangunan desa agar desa-desa tidak tertinggal serta menjadikan desa sebagai penggerak ekonomi pembangunan.

"Desa adalah motor penggerak pembangunan ekonomi, tolong perhatikan desanya lebih baik lagi," pesan Eko Putro Sandjojo.

Sebagai negara yang kaya akan sumber daya alam, infrastruktur desa terus dibangun untuk memaksimalkan hasil desa.

Pemerintah berkeinginan menjadikan infrastruktur sebagai penunjang pembangunan Desa. Akan tetapi di sisi lain masih banyak desa yang miskin dan tertinggal.

Eko menyadari bahwa saat ini masih banyak masyarakat di desa yang miskin dan tertinggal. Sementara itu pertumbuhan ekonomi masih tinggi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jalani Debat Terakhir, Pasangan Rindu Makin Pede

Jalani Debat Terakhir, Pasangan Rindu Makin Pede

News | Sabtu, 23 Juni 2018 | 06:33 WIB

Densus 88 Tembak Lelaki yang Diduga Mau Mengebom saat Pilkada

Densus 88 Tembak Lelaki yang Diduga Mau Mengebom saat Pilkada

News | Jum'at, 22 Juni 2018 | 21:03 WIB

Saling Serang Sudirman vs Ganjar di Debat Terakhir Pilgub Jateng

Saling Serang Sudirman vs Ganjar di Debat Terakhir Pilgub Jateng

News | Jum'at, 22 Juni 2018 | 15:46 WIB

Terkini

Penebangan Pohon di Jalan Riau Bandung Naik Kelas ke Pidana Berat, Gakkum KLH Turun Tangan

Penebangan Pohon di Jalan Riau Bandung Naik Kelas ke Pidana Berat, Gakkum KLH Turun Tangan

Jabar | Senin, 03 Agustus 2026 | 17:22 WIB

Raih Kontrak Rp1,16 T, WSKT Rampungkan Pembangunan Satu Sekolah Rakyat di Surabaya

Raih Kontrak Rp1,16 T, WSKT Rampungkan Pembangunan Satu Sekolah Rakyat di Surabaya

Bisnis | Senin, 03 Agustus 2026 | 17:16 WIB

Datangi Rutan KPK, Pengacara Febrie Adriansyah Beberkan Dugaan Kejanggalan pada Sprindik Kejagung

Datangi Rutan KPK, Pengacara Febrie Adriansyah Beberkan Dugaan Kejanggalan pada Sprindik Kejagung

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 17:15 WIB

Bahlil Semprot AMPG: Satu Periode Empat Kali Ganti Sekjen, Pengkaderan 'Enggak Jelas'

Bahlil Semprot AMPG: Satu Periode Empat Kali Ganti Sekjen, Pengkaderan 'Enggak Jelas'

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 17:07 WIB

Menebak Isi Pembicaraan Perdamaian AS - Iran Terbaru

Menebak Isi Pembicaraan Perdamaian AS - Iran Terbaru

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 17:06 WIB

RI Masih Senang Impor Minyak Bikin Neraca Dagang Tekor di Juni

RI Masih Senang Impor Minyak Bikin Neraca Dagang Tekor di Juni

Bisnis | Senin, 03 Agustus 2026 | 17:05 WIB

Mitchell Baker Jadi Ujung Tombak Indonesia, Vietnam Andalkan Bek 196 Cm Jadi Striker?

Mitchell Baker Jadi Ujung Tombak Indonesia, Vietnam Andalkan Bek 196 Cm Jadi Striker?

Bola | Senin, 03 Agustus 2026 | 17:00 WIB

Terbukti Lakukan Pungli Rp1,7 Juta ke Sopir Truk, Petugas Dishub Bekasi Terancam Dipecat

Terbukti Lakukan Pungli Rp1,7 Juta ke Sopir Truk, Petugas Dishub Bekasi Terancam Dipecat

Video | Senin, 03 Agustus 2026 | 17:00 WIB

Habiburokhman Sentil Konten Eben Martono: Rekam SPG GIIAS Tanpa Izin Bisa Dipidana

Habiburokhman Sentil Konten Eben Martono: Rekam SPG GIIAS Tanpa Izin Bisa Dipidana

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 16:59 WIB

Prabowo Bangga Setiap Timnas Bertanding, Merah Putih Mampu Menyatukan Seluruh Rakyat Indonesia

Prabowo Bangga Setiap Timnas Bertanding, Merah Putih Mampu Menyatukan Seluruh Rakyat Indonesia

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 16:58 WIB

×