Boris Becker Diduga Kantongi Paspor Palsu

RR Ukirsari Manggalani | Suara.com

Senin, 25 Juni 2018 | 16:11 WIB
Boris Becker Diduga Kantongi Paspor Palsu
Boris Becker di Arena O2, London, menonton final ATP World Tour tunggal putra 2017 antara Grigor Dimitrov melawan David Goffin [Shutterstock].

Suara.com - Boris Becker, warga Jerman pertama yang memenangi kejuaraan bergengsi tennis Wimbledon kelas tunggal putra 1985, mengalami bankrut berkepanjangan dengan konsekuensi mesti melelang piala-piala kebanggaannya itu.

Tak sebatas trofi saja, namun segala koleksi kaos, celana pendek, decker pelapis pergelangan tangan sampai raket yang mengantarnya menjadi juara Wimbledon dan berbagai kejuaraan dunia juga turut dilelang, dengan harapan bisa meraup uang dalam bentuk tunai, cek atau surat berharga lainnya.

Kejadian terpuruknya keuangan Becker yang kini berprofesi sebagai komentator tennis di BBC serta bermukim di Wimbledon, Inggris bermula dari persoalan gaya hidup.

Ia bercerai dari istri pertama, Barbara Feltus setelah sebelumnya terlibat hubungan gelap dengan seorang model, Angela Ermakova. Lantas menikah lagi dengan model lainnya, Lilly Kerssenberg. Lalu bercerai lagi.

Lelaki yang memenangi Wimbledon di usia 17 tahun serta menundukkan petenis Ivan Lendl secara straight set pada 1986 itu mesti membiayai ketiganya, ditambah anak-anak mereka yang berjumlah tidak kurang dari empat orang.

Di sisi lain, setelah gantung raket pada 1999 Becker juga mencoba terjun ke bisnis perminyakan di Afrika yang berakhir gagal total.

Pada 2017 lalu, peraih gelar juara Wimbledon tiga kali itu (1985, 1986, 1989) dinyatakan bangkrut oleh bank swasta, Arbuthnot Latham.

Kemudian, seperti dilansir harian Telegraph, pihak Smith & Williamson yang menangani soal kebangkrutan Becker menerjunkan tim ke Jerman untuk menilik properti dan kekayaan tersisa darinya. Sekaligus menggelar lelang atas seluruh perolehan trofi dan memorabilia yang dimiliki lelaki kelahiran Lieman, Jerman Barat, 1967 itu.

Pertengahan Juni tahun ini, pengacara Becker di London, Inggris mengumumkan bahwa Becker bebas dari proses kebangkrutan karena ia memegang status diplomatik, dengan paspor Republik Afrika Tengah (CAR).

Namun masalah tak selesai sampai di sini. Seperti dilansir BBC, Cherubin Moroubama, Kepala Staf Kementerian Luar Negeri CAR, menyatakan kepada kantor berita AFP, bahwa paspor CAR yang dipegang Becker adalah palsu.

"Nomor seri di dokumen itu cocok dengan salah satu dari sejumlah "paspor baru yang dicuri pada 2014"," demikian papar Moroubama.

Ditambahkan pula, bahwa paspor diplomatik Becker yang bertanggal 19 Maret 2018, tidak memuat tanda tangan atau stempel menteri luar negeri.

Dalam acara Andrew Marr Show, BBC, Becker menyatakan, "Saya sudah berbicara dengan presiden CAR dalam banyak kesempatan. Saya percaya dokumen yang mereka berikan kepada saya pasti benar."

Ia juga menyatakan kepada sidang pengadilan di London bahwa ia ditunjuk sebagai Atase Olahraga dan Budaya CAR untuk Uni Eropa pada bulan April 2018.  Pemberian mandat ini dilakukan oleh Presiden CAR Faustin-Archange Touadera di Brussels, Belgia, dan Becker mengunggah potret mereka berjabat tangan di media sosial Twitter.

Sampai berita ini diturunkan, belum diputuskan lebih lanjut soal keabsahan paspor CAR  yang dimiliki oleh Boris Becker. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Southgate Tak Terlalu Senang Meski Inggris Pesta Gol Lawan Panama

Southgate Tak Terlalu Senang Meski Inggris Pesta Gol Lawan Panama

Bola | Senin, 25 Juni 2018 | 07:38 WIB

Inilah Deretan Fakta Menarik Ketajaman Harry Kane dalam Angka

Inilah Deretan Fakta Menarik Ketajaman Harry Kane dalam Angka

Bola | Minggu, 24 Juni 2018 | 21:49 WIB

Menang 6-1 atas Panama, Inggris Pastikan Lolos ke-16 Besar

Menang 6-1 atas Panama, Inggris Pastikan Lolos ke-16 Besar

Bola | Minggu, 24 Juni 2018 | 21:04 WIB

Ingin Bergaya Bangsawan? Beli Apartemen di Sini

Ingin Bergaya Bangsawan? Beli Apartemen di Sini

Lifestyle | Minggu, 24 Juni 2018 | 19:30 WIB

Terkini

Dikritik DPR soal Kasus Amsal Sitepu, Kajari Karo Minta Maaf dan Janji Evaluasi

Dikritik DPR soal Kasus Amsal Sitepu, Kajari Karo Minta Maaf dan Janji Evaluasi

News | Jum'at, 03 April 2026 | 08:24 WIB

Beda dengan Indonesia, Pakistan Naikkan Harga BBM Hingga 50 Persen

Beda dengan Indonesia, Pakistan Naikkan Harga BBM Hingga 50 Persen

News | Jum'at, 03 April 2026 | 08:12 WIB

Operasi True Promise 4 Iran Target Alutsista AS di UEA, Puluhan Perwira Masuk Rumah Sakit

Operasi True Promise 4 Iran Target Alutsista AS di UEA, Puluhan Perwira Masuk Rumah Sakit

News | Jum'at, 03 April 2026 | 08:10 WIB

Sekretaris Pertahanan AS Minta Kepala Staf Angkatan Darat Mundur di Tengah Perang dengan Iran

Sekretaris Pertahanan AS Minta Kepala Staf Angkatan Darat Mundur di Tengah Perang dengan Iran

News | Jum'at, 03 April 2026 | 08:01 WIB

Kasus Amsal Sitepu: Hinca Panjaitan Desak Kajari Dicopot dan Kapuspen Kejagung Minta Maaf

Kasus Amsal Sitepu: Hinca Panjaitan Desak Kajari Dicopot dan Kapuspen Kejagung Minta Maaf

News | Jum'at, 03 April 2026 | 07:58 WIB

Menteri Pertahanan Malaysia Janji Tindak Tegas Kasus Penganiayaan Prajurit hingga Cedera Otak

Menteri Pertahanan Malaysia Janji Tindak Tegas Kasus Penganiayaan Prajurit hingga Cedera Otak

News | Jum'at, 03 April 2026 | 07:56 WIB

Dunia Ramai-ramai Tolak Bantu AS Serang Iran

Dunia Ramai-ramai Tolak Bantu AS Serang Iran

News | Jum'at, 03 April 2026 | 07:52 WIB

Semakin Buruk, Sekjen PBB Desak Penghentian Konflik AS-Israel dan Iran

Semakin Buruk, Sekjen PBB Desak Penghentian Konflik AS-Israel dan Iran

News | Jum'at, 03 April 2026 | 07:32 WIB

Negara Timur Tengah Siaga Satu Hadapi Hujan Drone Iran, Sasar Bandara Kuwait Hingga Perbankan Arab

Negara Timur Tengah Siaga Satu Hadapi Hujan Drone Iran, Sasar Bandara Kuwait Hingga Perbankan Arab

News | Jum'at, 03 April 2026 | 07:25 WIB

Austria Tolak Permintaan AS Gunakan Wilayah Udara untuk Serangan ke Iran

Austria Tolak Permintaan AS Gunakan Wilayah Udara untuk Serangan ke Iran

News | Jum'at, 03 April 2026 | 07:19 WIB