Ini Sudah Jadi Teror! DPR Dukung Aparat Tembak Begal di Tempat

Muhammad Yasir, Bagaskara Isdiansyah

Jum'at, 22 Mei 2026 | 15:02 WIB
Ini Sudah Jadi Teror! DPR Dukung Aparat Tembak Begal di Tempat
Polisi menembak Black Martil pelaku begal sepasang kekasih di Medan. [Suara.com/ M.Aribowo]
baca 10 detik
  • Anggota Komisi XIII DPR RI, Yanuar Arif Wibowo, mendukung kebijakan tegas aparat menembak pelaku begal demi melindungi warga.
  • Tindakan tegas tersebut dianggap perlu karena aksi pembegalan kini menyerupai teror yang mengancam keselamatan masyarakat secara nasional.
  • Instruksi tindakan tegas mencuat setelah penembakan anggota polisi dan pembentukan tim khusus untuk mengatasi maraknya aksi kriminal.

Suara.com - Dukungan terhadap kebijakan tembak di tempat bagi pelaku begal kembali menguat dari DPR RI. Terkini datang dari anggota Komisi XIII, Yanuar Arif Wibowo.

Politikus PKS tersebut menilai aksi pembegalan yang marak terjadi saat ini sudah berkembang menjadi bentuk teror yang mengancam keselamatan masyarakat sehingga membutuhkan tindakan tegas dari aparat penegak hukum.

"Dalam konteks HAM, tentu ini bukan soal tembak mati atau tidak mati. Tapi polisi punya kewenangan untuk melumpuhkan, dengan tindakan yang terukur terhadap sebuah kejahatan," ujar Yanuar kepada wartawan, Jumat (22/5/2026).

Ia menegaskan negara tidak boleh membiarkan aksi kriminal yang terus menebar ketakutan di tengah masyarakat.

Menurutnya, pola kejahatan yang dilakukan para begal saat ini sudah menyerupai aksi teror karena dilakukan secara terang-terangan dan menimbulkan rasa tidak aman bagi warga.

"Ini kan sudah mengarah kepada teror, begal-begal yang ada ini gitu. Nah, ini tentu harus ada upaya-upaya dari aparat penegak hukum untuk sigap," katanya.

Yanuar juga meminta aparat kepolisian tidak ragu mengambil tindakan saat menghadapi pelaku kejahatan yang membahayakan keselamatan warga maupun petugas di lapangan.

Baginya, penegakan hukum harus menunjukkan bahwa negara hadir dan tidak kalah oleh aksi kriminalitas.

"Negara enggak boleh kalah dengan kejahatan seperti ini, dengan teror-teror seperti ini. Jadi tindakan tegas itu tentu dibutuhkan untuk sebuah tindak pidana atau kejahatan yang secara terang-terangan itu ya merampas hak orang lain," tegas Yanuar.

baca juga
Brigadir Arya Supena, anggota Polda Lampung, meninggal ditembak bandit curanmor di Jalan ZA Pagar Alam, Bandar Lampung, Sabtu (9/5/2026). [IST]
Brigadir Arya Supena, anggota Polda Lampung, meninggal ditembak bandit curanmor di Jalan ZA Pagar Alam, Bandar Lampung, Sabtu (9/5/2026). [IST]

Polisi Tewas Ditembak Begal

Pernyataan tersebut muncul setelah Kapolda Lampung Irjen Pol Helfi Assegaf menginstruksikan jajarannya untuk menindak tegas pelaku begal.

Instruksi itu disampaikan menyusul kasus penembakan terhadap anggota Polri, Bripka Arya Supena, saat bertugas.

Dukungan serupa sebelumnya juga datang dari Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni.

Menurut Sahroni, keamanan masyarakat harus menjadi prioritas utama karena aksi begal kini tidak hanya terjadi di satu wilayah tertentu, melainkan telah menjadi persoalan nasional.

"Saya sudah menyampaikan itu ditindak untuk ditembak di tempat. Polda Metro saat ini juga sudah membuat tim khusus untuk begal tersebut," ujar Sahroni di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (18/5/2026).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Perintah Kapolda Lampung Tembak Begal di Tempat Berpotensi Jadi Pembunuhan di Luar Hukum

Perintah Kapolda Lampung Tembak Begal di Tempat Berpotensi Jadi Pembunuhan di Luar Hukum

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 14:30 WIB

Menhan Sjafrie Sebut Manfaat Batalyon Teritorial Pembangunan: Tumpas Begal Hingga Jadi Imam Masjid

Menhan Sjafrie Sebut Manfaat Batalyon Teritorial Pembangunan: Tumpas Begal Hingga Jadi Imam Masjid

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 19:34 WIB

Marak Aksi Begal, Sahroni Minta Semua Polda Harus Tindak Tegas: Tembak di Tempat!

Marak Aksi Begal, Sahroni Minta Semua Polda Harus Tindak Tegas: Tembak di Tempat!

News | Senin, 18 Mei 2026 | 14:53 WIB

Terkini

Lawan Praktik Calo, Pemprov DKI Buka Posko Pengaduan untuk Warga Terdampak Normalisasi Ciliwung

Lawan Praktik Calo, Pemprov DKI Buka Posko Pengaduan untuk Warga Terdampak Normalisasi Ciliwung

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 14:27 WIB

Usai Dirawat di RS Polri, Gus Yaqut Dipindahkan Kembali ke Rutan KPK

Usai Dirawat di RS Polri, Gus Yaqut Dipindahkan Kembali ke Rutan KPK

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 13:48 WIB

Indonesia Punya Potensi Energi Surya Terbesar, Mengapa Pemanfaatannya Masih Minim?

Indonesia Punya Potensi Energi Surya Terbesar, Mengapa Pemanfaatannya Masih Minim?

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 13:43 WIB

Enggar Lukita: Rachmat Gobel Terlalu Baik untuk Dunia Politik

Enggar Lukita: Rachmat Gobel Terlalu Baik untuk Dunia Politik

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 13:41 WIB

Jampidsus Febrie Adriansyah Blak-blakan Soal Penggeledahan Polisi di Tengah Usut Korupsi MBG

Jampidsus Febrie Adriansyah Blak-blakan Soal Penggeledahan Polisi di Tengah Usut Korupsi MBG

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 13:39 WIB

Akal-akalan Jampidsus? Ngaku Rumah Sentul yang Digeledah Miliknya Sejak Lama, Kok Nggak Masuk LHKPN!

Akal-akalan Jampidsus? Ngaku Rumah Sentul yang Digeledah Miliknya Sejak Lama, Kok Nggak Masuk LHKPN!

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 13:38 WIB

Bupati Sukoharjo Kena OTT KPK, Uang Miliaran Rupiah Disita

Bupati Sukoharjo Kena OTT KPK, Uang Miliaran Rupiah Disita

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 13:35 WIB

Pramono Anung Ungkap Komunikasi Terakhir dengan Rachmat Gobel Sepekan Sebelum Wafat

Pramono Anung Ungkap Komunikasi Terakhir dengan Rachmat Gobel Sepekan Sebelum Wafat

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 13:32 WIB

Jadi Momok, LSAK Desak Prabowo Cabut Perpres Pelindungan Jaksa oleh TNI

Jadi Momok, LSAK Desak Prabowo Cabut Perpres Pelindungan Jaksa oleh TNI

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 13:28 WIB

Menteri Hukum: Program Pasti Ada Solusi Tak Sekadar Tampung Aduan, Namun Pastikan Penyelesaian

Menteri Hukum: Program Pasti Ada Solusi Tak Sekadar Tampung Aduan, Namun Pastikan Penyelesaian

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 13:21 WIB

×