Kisruh Kotak Kosong, Panwaslu Makassar Temukan Pemalsuan Data C1

Pebriansyah Ariefana

Minggu, 01 Juli 2018 | 23:00 WIB
Kisruh Kotak Kosong, Panwaslu Makassar Temukan Pemalsuan Data C1
Warga Kota Makassar, Sulawesi Selatan, geger, setelah rekapitulasi sementara hasil pemungutan suara Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota setempat diungguli kotak kosong, Rabu (27/6/2018). [Suara.com/Lirzam Wahid]

Suara.com - Panwaslu Kota Makassar bersama penyidik Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) telah menyelidiki dugaan pemalsuan suara pada format C1 KWK. Mereka menemukan pemalsuan.

Ketua Panwaslu Makassar Nursari yang ditemui Suara.com, Minggu (1/6/2018) mengakui sudah menerima tiga laporan dugaan pelanggran pada Pilwalkot Makassar. Dua di antaranya terkait dugaan pemalsuan hasil pemungutan suara pada format C1 KWK.

"Dua laporan soal adanya dugaan C1 ganda, yang tidak sesuai hasil pemilihan. Dan kami juga memiliki satu temuan kasus yang sa terkait manipulasi data," jelas Nursari di kantor Panwaslu Makassar.

Ditelusuri sejak Jumat, Panwaslu bersama Gakkumdu akhirnya menaikkan status pemeriksaan ke penyelidikan. Sejauh ini, penyelidik sudah memeriksa enam saksi baik dari pihak KPU Makassar maupun masyarakat.

Diketahui saksi yang telah diklarifikasi diantaranya Kepala KPU Makassar Syarif Amir, Komisioner KPU bidang Teknis Abdullah Mansyur, staf teknis KPU Makassar, PPK Tamalate serta dua warga sebagai saksi.

"Sejauh ini laporan kita temukan di dua kelurahan di Kecamatan Tamalate, yakni Bonto Duri dan Pabaeng-baeng, dan ada juga sementara kita list di daerah Biringkanaya satu TPS," jelas Nursari.

Nursari menegaskan, dalam waktu empat hari kedepan pihaknya bakal menetapkan tersangka dalam kasus tersebut. Apalagi sudah ditemukan indilasi upaya menghilangkan hak konstitusional orang, dengan ancaman pidana 9 tahun penjara dan atau ditambah 1/3 jika dilakukan penyelenggara.

"Kita akan gunakan UU 10 tahun 2016 tentang pemulsuan data dan hasil pemungutan dan perhitungan suara," jelasnya.

Sementara Komisioner bidang Teknis KPU Makassar Abdullah Mansyur yang ditemui seusai memberi keterangan di Gakkumdu, sekira pukul 17.40 WITA, tadi, mengakui adanya kesalahan pada input hasil perolehan suara yang menghilangkan seuara kotak kosong pada portal info pemilu KPU.

"Kami klarifikasi di Panwaslu terkait informasi yang banyak beredar di media. Sesuai dengan yang ada di media bahwa KPPS beberapa kelurahan di Bonto Duri itu melakukan protes terkait hasil perolehan suara," terangnya.

Lebih lanjut Abdullah menerangkan, kekeliruan pengunggahan data ke portal KPU masih ditelisik Panwaslu maupun pihaknya. Sebab, petugas KPU hanya menerima form C1 dari PPK dan langsung diunggah.

"Ini masih diteliti apakah dari TPS -nya atau ada orang lain yang memberikan data itu. Artinya, C1 yang di upload tidak sesuai dengan C1 yang ada dipegang KPPS," pungkasnya. (Lirzam Wahid)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Paslon Diduga Kerabat Jusuf Kalla, Masyarakat Pilih Kotak Kosong

Paslon Diduga Kerabat Jusuf Kalla, Masyarakat Pilih Kotak Kosong

News | Sabtu, 30 Juni 2018 | 17:42 WIB

Kemenangan Kotak Kosong di Pilkada 2018 Dinilai Rawan Gugatan

Kemenangan Kotak Kosong di Pilkada 2018 Dinilai Rawan Gugatan

News | Sabtu, 30 Juni 2018 | 12:34 WIB

Heboh Suara Kotak Kosong Pilkada Makassar Hilang di Info Data KPU

Heboh Suara Kotak Kosong Pilkada Makassar Hilang di Info Data KPU

News | Jum'at, 29 Juni 2018 | 18:26 WIB

Kalah dari Kotak Kosong, Pendukung Paslon Tunggal Makassar Konvoi

Kalah dari Kotak Kosong, Pendukung Paslon Tunggal Makassar Konvoi

News | Kamis, 28 Juni 2018 | 21:57 WIB

Kotak Kosong Menang, Kemendagri Akan Tunjuk Pj Wali Kota Makassar

Kotak Kosong Menang, Kemendagri Akan Tunjuk Pj Wali Kota Makassar

News | Kamis, 28 Juni 2018 | 21:16 WIB

Terkini

Sukses Negara Bukan Cuma Perut Kenyang, Pakar UGM: Kasih Kailnya, Bukan Ikan

Sukses Negara Bukan Cuma Perut Kenyang, Pakar UGM: Kasih Kailnya, Bukan Ikan

News | Senin, 02 November 2026 | 14:52 WIB

Popularitas Kuliner Bali Mendunia, Ikan Tilapia Ini Berpeluang Jadi Menu Andalan Restoran

Popularitas Kuliner Bali Mendunia, Ikan Tilapia Ini Berpeluang Jadi Menu Andalan Restoran

Lifestyle | Senin, 02 November 2026 | 14:51 WIB

Gema Stop the Wedding: Seni Berhenti Sebelum Terjebak Hubungan Salah

Gema Stop the Wedding: Seni Berhenti Sebelum Terjebak Hubungan Salah

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 14:50 WIB

Bagaimana Cara Cek Battery Health HP Samsung? Begini Langkah-Langkah Mudahnya

Bagaimana Cara Cek Battery Health HP Samsung? Begini Langkah-Langkah Mudahnya

Tekno | Senin, 02 November 2026 | 14:50 WIB

Febrie Adriansyah Minta Rp 50 Miliar ke Tan Kian agar Tak Jadi Tersangka Kasus Jiwasraya

Febrie Adriansyah Minta Rp 50 Miliar ke Tan Kian agar Tak Jadi Tersangka Kasus Jiwasraya

News | Senin, 02 November 2026 | 14:49 WIB

Demi Ingat Aksi Sadisnya! Dwi Bagus Simpan Foto Lokasi Pembakaran Korban hingga Mesin Penggiling

Demi Ingat Aksi Sadisnya! Dwi Bagus Simpan Foto Lokasi Pembakaran Korban hingga Mesin Penggiling

News | Senin, 02 November 2026 | 14:48 WIB

Darya-Varia Hadirkan Pemeriksaan Kesehatan Gratis dengan DiVi Lab di Self-Care AMRUN 5K 2026, Bali

Darya-Varia Hadirkan Pemeriksaan Kesehatan Gratis dengan DiVi Lab di Self-Care AMRUN 5K 2026, Bali

Bali | Senin, 02 November 2026 | 14:45 WIB

Setelah 7 Tahun Hiatus, Syahrini Juga Kembali untuk Aksi Kemanusiaan Lewat Incess for Humanity

Setelah 7 Tahun Hiatus, Syahrini Juga Kembali untuk Aksi Kemanusiaan Lewat Incess for Humanity

Lifestyle | Senin, 02 November 2026 | 14:45 WIB

Kompensasi Blackout Cuma Rp6 Ribu-Rp12 Ribu, Tagihan Listrik Warga Batam Malah Naik

Kompensasi Blackout Cuma Rp6 Ribu-Rp12 Ribu, Tagihan Listrik Warga Batam Malah Naik

Batam | Senin, 02 November 2026 | 14:43 WIB

Penipuan Online hingga Hoaks Bansos, Ini Disinformasi yang Banyak Menyasar Warga Jakarta

Penipuan Online hingga Hoaks Bansos, Ini Disinformasi yang Banyak Menyasar Warga Jakarta

News | Senin, 02 November 2026 | 14:34 WIB

×