Heboh Suara Kotak Kosong Pilkada Makassar Hilang di Info Data KPU

Pebriansyah Ariefana

Jum'at, 29 Juni 2018 | 18:26 WIB
Heboh Suara Kotak Kosong Pilkada Makassar Hilang di Info Data KPU
Komisioner Divisi Teknis Penyelenggaraan KPUD Makassar Abdullah Mansyur. (Suara.com/Lirzam Wahid)

Suara.com - Heboh, tersebar sejumlah foto yang menampilkan perbedaan angka hasil Pemilihan Wali Kota Makassar pada portal info pemilu KPU dengan model C1 KWK, Jumat (29/6/2018).

Foto-foto C1 KWK yang tersebar di media sosial saat dicocokkan dengan portal info pemilu KPU terdapat perbedaan signifikan. Terlebih di sejumlah TPS, Kelurahan Bonto Duri, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar.

Salah satu contoh C1 yang beredar pada TPS 06, Kelurahan Bonto Duri, Kecamatan Tamalate, perolehan suara mengungulkan kotak kosong dengan 138 suara dari 232 suara sah. Tujuh suara batal. Sementara paslon Munafri Arifuddin-Andi Rachmatika Dewi memperoleh 94 suara.

Namun angka itu berbeda dengan yang ditampilkan pada info pemilu KPU atau infopemilu.kpu.go.id. Sebanyak 239 kertas terpakai, dan paslon tunggal Appi-Cicu memperoleh 238 suara, sementara kotak kosong hanya 1 suara. Tanpa suara batal.

Komisioner Divisi Teknis Penyelenggaraan Abdullah Mansyur mengakui pada pengunduhan data di portal info pemilu kemungkinan terdapat kesalahan. Untuk itu pihaknya mengaku tidak berpatokan pada hasil rekap hitung cepat, melainkan hasil penghitungan berjenjang yang masih digelar di semua PPK.

"Proses upload C1 dengan entry C1 itu dari TPS adalah menampilkan apa adanya dari TPS, salah menginput atau benar menginput, itu akan diinput oleh petugas operator. Jadi ditampilkan apa adanya dan memang banyak kesalahan penulisan di tingkat PPS dan nanti diperbaiki di tingkap rekap yang dilakukan hari ini di semua kecamatan," jelasnya saat ditemui di Hotel Clarion.

Abdullah meminta masyarakat mengawasi semua proses perhitungan suara dari PPK hingga KPU nantinya. Ia juga mengharap semua pihak menunggu hasil pleno penetapan oleh KPU Makassar.

"Suara resmi tunggu dari KPU, yang sekarang masih bisa berubah dari tingkat rekap. Masyarakat bisa memantau, ada saksi dari paslon dan ada panwas yang bisa mengawasi," katanya. (Lirzam Wahid)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bertemu Pemantau Asing, Risma Pamer Suasana Gang Dolly

Bertemu Pemantau Asing, Risma Pamer Suasana Gang Dolly

News | Jum'at, 29 Juni 2018 | 10:49 WIB

Bawaslu Rekomendasi Pencoblosan Ulang di 10 Provinsi

Bawaslu Rekomendasi Pencoblosan Ulang di 10 Provinsi

News | Jum'at, 29 Juni 2018 | 06:07 WIB

Kalah dari Kotak Kosong, Pendukung Paslon Tunggal Makassar Konvoi

Kalah dari Kotak Kosong, Pendukung Paslon Tunggal Makassar Konvoi

News | Kamis, 28 Juni 2018 | 21:57 WIB

Kotak Kosong Menang, Kemendagri Akan Tunjuk Pj Wali Kota Makassar

Kotak Kosong Menang, Kemendagri Akan Tunjuk Pj Wali Kota Makassar

News | Kamis, 28 Juni 2018 | 21:16 WIB

Pengamat: Kemenangan Kotak Kosong adalah Musibah Demokrasi

Pengamat: Kemenangan Kotak Kosong adalah Musibah Demokrasi

News | Kamis, 28 Juni 2018 | 15:06 WIB

Terkini

Ketika Institusi Publik Menjadi Arena Eksperimen Kebijakan

Ketika Institusi Publik Menjadi Arena Eksperimen Kebijakan

Your Say | Sabtu, 25 Juli 2026 | 16:30 WIB

Kasus Debt Collector Kredivo di Purworejo Berakhir Damai, Perusahaan Perkuat Pengawasan Penagihan

Kasus Debt Collector Kredivo di Purworejo Berakhir Damai, Perusahaan Perkuat Pengawasan Penagihan

Bisnis | Sabtu, 25 Juli 2026 | 16:17 WIB

Viral Diskriminasi WNI di Bali, Imigrasi Larang 2 WNA Penyelenggara Event Lari Masuk Indonesia Lagi

Viral Diskriminasi WNI di Bali, Imigrasi Larang 2 WNA Penyelenggara Event Lari Masuk Indonesia Lagi

News | Sabtu, 25 Juli 2026 | 16:02 WIB

Harga Kebutuhan Naik, Gaji Tetap: Realitas Daya Beli yang Kian Menurun

Harga Kebutuhan Naik, Gaji Tetap: Realitas Daya Beli yang Kian Menurun

Your Say | Sabtu, 25 Juli 2026 | 16:00 WIB

Arsenal Siapkan Strategi Khusus Datangkan Julin Alvarez, Viktor Gyokeres Jadi Opsi Tukar?

Arsenal Siapkan Strategi Khusus Datangkan Julin Alvarez, Viktor Gyokeres Jadi Opsi Tukar?

Bola | Sabtu, 25 Juli 2026 | 16:00 WIB

Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo

Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo

News | Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:50 WIB

Ulasan Novel Kado Terbaik: Potret Haru Perjuangan Anak Jalanan

Ulasan Novel Kado Terbaik: Potret Haru Perjuangan Anak Jalanan

Your Say | Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:30 WIB

Qualcomm Siapkan Snapdragon 8 Elite Gen 5 Versi Murah, Akhiri Era HP Flagship Mahal?

Qualcomm Siapkan Snapdragon 8 Elite Gen 5 Versi Murah, Akhiri Era HP Flagship Mahal?

Tekno | Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:24 WIB

Prabowo Guyur Insentif Baru, Bea Masuk Impor MRO dan LPG Dipangkas Jadi 0%

Prabowo Guyur Insentif Baru, Bea Masuk Impor MRO dan LPG Dipangkas Jadi 0%

Bisnis | Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:22 WIB

Momen Febrie Adriansyah Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan

Momen Febrie Adriansyah Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan

Video | Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:05 WIB

×