Sandiaga: PKS dan PAN Tawarkan Anies dan AHY Cawapres Prabowo

Suwarjono | Ummi Hadyah Saleh | Suara.com

Sabtu, 07 Juli 2018 | 10:33 WIB
Sandiaga: PKS dan PAN Tawarkan Anies dan AHY Cawapres Prabowo
Direktur Eksekutif The Yudhoyono Institute Agus Harimurti Yudhoyono menemui Ketua Umum DPP Partai Gerindra Prabowo Subianto di Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, Selasa (31/10/2017). [Twitter@andiarief]

Suara.com - Bursa calon presiden dan wakil presiden yang akan bertarung di Pilpres 2019 mendatang makin kencang. Sejumlah tokoh saling mendekat untuk mendapatkan tiket masuk pertarungan. Untuk nama calon presiden, dua kandidat kuat masih nama Jokowi dan Prabowo Subianto. Sedangkan untuk calon wakil presiden, pertarungan jauh lebih seru dan hangat karena banyak partai politik dan tokoh mengincar untuk bisa menjadi calon pendamping Jokowi atau Prabowo.

Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra sekaligus Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno menyebut partai koalisi yakni Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Amanat Nasional (PAN), sudah mengajukan nama  yang akan mendampingi Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto kepada Partai Gerindra di Pemilihan Presiden 2019 mendatang.

Gerindra kata Sandiaga juga sudah memiliki empat nama yang akan diajukan untuk menjadi cawapres Prabowo. "PKS  dan PAN juga sudah masuk kedalam babak yang lebih lanjut lagi, kemarin empat kantong Gerindra ada empat nama," kata Sandiaga

Meski demikian, Prabowo kata Sandiaga memberi kesempatan kepada putra putri terbaik bangsa yang akan menjadi cawapresnya sepanjang disetujui partai koalisi. "Pada intinya Pak Prabowo ingin membuka peluang kepada putra putri terbaik yang bisa disetujui oleh koalisi," ujar Sandiaga di Balai Kota, Jakarta, Jumat (6/7/2018) malam.

Sandiaga membeberkan hal tersebut usai melakukan pertemuan dengan Prabowo pada Kamis (5/7/2018). Sandiaga menuturkan dari nama-nama tersebut, ada dua nama yang ditawarkan Partai Amanat Nasioanal dan Partai Keadilan Sejahtera sebagai cawapres Prabowo.

Dua nama tersebut yakni Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Ketua Komandan Satuan Tugas Bersama (Kogasma) Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono. "Ada pak AHY, pak Anies tentunya yang diajukan PKS Dan PAN juga," kata Sandiaga.

Tak hanya itu, Sandiaga mengatakan selain Anies dan AHY, kedua partai tersebut juga mengajukan nama-nama lainnya untuk mendampingi Prabowo di Pilpres 2019 mendatang.  "PAN mengajukan 4 nama, PKS mengajukan sembilan, itu nama-nama,  itu yang sekarang tentunya disepakati," kata dia.

Namun Kata Sandiaga, yang terpenting saat ini meliihat kondisi ekonomi yang sangat mengkhawatirkan dan sulitnya lapangan kerja di Indonesia.

"Tapi pada prinsipnya mari kita tinggalkan partisan politik tapi kita mulai melihat ini sebagai seluruh kesatuan bangsa. Karena the time is not right kita sekarang ekonominya betul betul sangat mengkhawatirkan dengan keadaan rupiah yang melemah, lapangan kerja yang sulit didapat ini kita khawatir harga-harga melambung tinggi," ucap Sandiaga.

Selain itu, Sandiaga mengatakan, menjelang penentuan nama capres dan cawapres pada Agustus mendatang, dirinya mendapat tugas dari Prabowo untuk membangun komunikasi internal Partai Gerindra dan calon mitra koalisi partai.

"Saya ditugaskan dan saya terus berkoordinasi dengan Pak Sekjen dan teman-teman lain, untuk memastikan bahwa kita bicara sama semua. Sekarang kita buka lagi kemungkinannya membangun komunikasi semua partai," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Setelah Wacana Duet JK, Demokrat Jajaki Duet Prabowo - AHY

Setelah Wacana Duet JK, Demokrat Jajaki Duet Prabowo - AHY

News | Jum'at, 06 Juli 2018 | 22:26 WIB

Pura-pura Menolong, Pencuri Ambil Barang Milik Pembantu Jokowi

Pura-pura Menolong, Pencuri Ambil Barang Milik Pembantu Jokowi

News | Jum'at, 06 Juli 2018 | 18:33 WIB

Demokrat Ingin Duet Prabowo - AHY, PKS: Jangan Disikapi Lebay

Demokrat Ingin Duet Prabowo - AHY, PKS: Jangan Disikapi Lebay

News | Jum'at, 06 Juli 2018 | 17:31 WIB

Banyak Dukungan Jadi Capres, Ini Jawaban Anies

Banyak Dukungan Jadi Capres, Ini Jawaban Anies

News | Jum'at, 06 Juli 2018 | 15:28 WIB

Terkini

Wamendagri Bima Arya Tekankan Sinergi Pusat dan Daerah untuk Hadapi Tantangan Global

Wamendagri Bima Arya Tekankan Sinergi Pusat dan Daerah untuk Hadapi Tantangan Global

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:55 WIB

Anggota Komisi III DPR Dukung RUU Polri Atur Jabatan Polisi di Luar Institusi Dibatasi: Supaya Jelas

Anggota Komisi III DPR Dukung RUU Polri Atur Jabatan Polisi di Luar Institusi Dibatasi: Supaya Jelas

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:26 WIB

'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus

'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:20 WIB

Pemerintah Telah Salurkan Dana Rp 10,65 Triliun untuk Kebut Rehabilitasi Pascabencana Sumatera

Pemerintah Telah Salurkan Dana Rp 10,65 Triliun untuk Kebut Rehabilitasi Pascabencana Sumatera

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:20 WIB

Kabar Gembira! Pajak Kendaraan Listrik di Jakarta Tetap Nol Rupiah, Ini 5 Fakta Terbarunya

Kabar Gembira! Pajak Kendaraan Listrik di Jakarta Tetap Nol Rupiah, Ini 5 Fakta Terbarunya

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:18 WIB

Eks Ketua BPK Sebut Audit Kerugian Negara Rp1,5 Triliun di Kasus Chromebook Cacat

Eks Ketua BPK Sebut Audit Kerugian Negara Rp1,5 Triliun di Kasus Chromebook Cacat

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:48 WIB

Diduga Ada Jual Beli, KPRP Usul Jalur Kuota Khusus di Rekrutmen Polri Dihapuskan

Diduga Ada Jual Beli, KPRP Usul Jalur Kuota Khusus di Rekrutmen Polri Dihapuskan

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:31 WIB

Tanggapi Reformasi Polri, Sahroni Usul Jabatan Polisi di Lembaga Sipil Dibatasi Maksimal 3 Tahun

Tanggapi Reformasi Polri, Sahroni Usul Jabatan Polisi di Lembaga Sipil Dibatasi Maksimal 3 Tahun

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:20 WIB

Bobol 7 Gereja di Jateng, Pencuri Ini Keok Usai Jualan Hasil Curian di Medsos

Bobol 7 Gereja di Jateng, Pencuri Ini Keok Usai Jualan Hasil Curian di Medsos

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:20 WIB

Dukung Rekomendasi Reformasi Polri, Abdullah Tegaskan Polri Tetap di Bawah Presiden

Dukung Rekomendasi Reformasi Polri, Abdullah Tegaskan Polri Tetap di Bawah Presiden

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:17 WIB