Jokowi Terima Alquran Raksasa dari Tokoh Konghucu Malaysia

Reza Gunadha, Dwi Bowo Raharjo

Rabu, 11 Juli 2018 | 19:31 WIB
Jokowi Terima Alquran Raksasa dari Tokoh Konghucu Malaysia
Bangsa Indonesia mendapat hadiah mushaf Alquran sulaman berukuran raksasa, yang dibuat tangan dari pengusaha etnis Cina sekaligus tokoh Konghucu di Malaysia Tan Sri Lee Kim Yew. Lee menyerahkan Alquran itu kepada Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Jakarta Pusat, Rabu (11/7/2018).[Suara.com/Dwi Bowo Rahardjo]

Suara.com - Bangsa Indonesia mendapat hadiah mushaf Alquran sulaman berukuran raksasa, yang dibuat tangan dari pengusaha etnis Cina sekaligus tokoh Konghucu di Malaysia Tan Sri Lee Kim Yew.

Lee sendiri menyerahkan Alquran berukuran raksasa itu kepada Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Jakarta Pusat, Rabu (11/7/2018).Z

"Ini dari sahabat saya Kim, seorang warga keturunan Tionghoa, pengusaha dan penganut Konghucu yang baik dan sudah menjadi warga negara Malaysia," ujar Utusan Khusus Presiden untuk Dialog dan Kerjasama Antaragama dan Peradaban Muhammad Sirajuddin Syamsuddin.

Din Syamsuddin menerangkan, selama tiga tahun, Kim secara diam-diam membayar mahal sekelompok perempuan Muslimah Hiyuan, Ningxia, China yang memiliki tradisi kuat dalam menyulam untuk membuat sulaman Alquran sulaman di atas kain sutera.

Ia menceritakan, ketika bertemu di Kuala Lumpur, Malaysia, Kim mengakui kepada Din sulaman Alquran tersebut akan diberikan kepada umat Islam sedunia melalui Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz.

"Lalu saya bujuk, 'bagaimana kalau hadiah itu diberikan melalui Presiden RI'. Indonesia adalah negara berpenduduk muslim terbesar di dunia dan dia sepakat," kata Din Syamsuddin.

Lebih jauh Din Syamsuddin mengatakan, dalam sulaman tersebut, satu juz Alquran mengabiskan 17 meter kain.

"Bacanya dari kanan ke kiri, sehingga ada 30 juz. Total 450 meter disimpan di dua peti, yang dibuat dari kayu pilihan dan tidak bisa dimasuki semut atau serangga," katanya.

"Jadi ini akan dihadiahkan pada waktunya nanti kepada umat Islam sedunia melalui Presiden Jokowi," Din Syamsuddin menambahkan.

Ia menyebut hadiah ini bisa dijadikan pembelajaran umat Islam Indonesia. Sebab, ada seorang agama lain mau menyumbangkan hartanya dengan membuat Alquran.

"Tidak tahu berapa miliar kalau dirupiahkan untuk menuliskan Alquran ini. Pesannya umat Islam jangan lupakan Alquran," ucapnya.

 Al-Quran sulaman ini sudah dicek keakuratannya oleh para ahli. Alquran sulaman ini berbahan campuran satin dan 50 persen sutera.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jokowi Buka 3 Hajatan Besar NU di Istana Negara

Jokowi Buka 3 Hajatan Besar NU di Istana Negara

News | Rabu, 11 Juli 2018 | 19:17 WIB

Jokowi : Baru Kali Ini Dengar Mars Nahdlatul Ulama di Istana

Jokowi : Baru Kali Ini Dengar Mars Nahdlatul Ulama di Istana

News | Rabu, 11 Juli 2018 | 19:04 WIB

Tawa Kecil Jokowi saat Menjawab Sosok Cawapresnya

Tawa Kecil Jokowi saat Menjawab Sosok Cawapresnya

News | Rabu, 11 Juli 2018 | 18:41 WIB

Belum Diumumkan, Jokowi Tak Ingin Cawapresnya Setengah Matang

Belum Diumumkan, Jokowi Tak Ingin Cawapresnya Setengah Matang

News | Rabu, 11 Juli 2018 | 18:28 WIB

Ditanya Nama Cawapres, Jokowi : Mbok Sabar Dulu

Ditanya Nama Cawapres, Jokowi : Mbok Sabar Dulu

News | Rabu, 11 Juli 2018 | 18:15 WIB

Terkini

Ritual Ganjil Suami di Kendari: Usai Injak Istri hingga Tewas, Jasad Korban Dimandikan dan Disisir

Ritual Ganjil Suami di Kendari: Usai Injak Istri hingga Tewas, Jasad Korban Dimandikan dan Disisir

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:48 WIB

Gudang Limbah Membara di Cikarang, Api Sambar Pemukiman dan Truk

Gudang Limbah Membara di Cikarang, Api Sambar Pemukiman dan Truk

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:38 WIB

Presiden Prabowo: Cahaya Kebijaksanaan Waisak Jadi Fondasi Karakter dan Persatuan Bangsa

Presiden Prabowo: Cahaya Kebijaksanaan Waisak Jadi Fondasi Karakter dan Persatuan Bangsa

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:34 WIB

Cikeas Penuh Karangan Bunga, Para Tokoh Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard Ryacudu

Cikeas Penuh Karangan Bunga, Para Tokoh Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard Ryacudu

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:30 WIB

12 Unit Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Gudang Limbah di Rawajulang

12 Unit Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Gudang Limbah di Rawajulang

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:26 WIB

Remaja Pembunuh Gadis 12 Tahun di Makassar Dijerat Pasal Berlapis, Ibu Korban Desak Hukuman Mati

Remaja Pembunuh Gadis 12 Tahun di Makassar Dijerat Pasal Berlapis, Ibu Korban Desak Hukuman Mati

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:21 WIB

Uang Tunai Rp65 Juta Jadi Abu, Tabungan Lansia di Blora Ludes akibat Kebakaran Rumah

Uang Tunai Rp65 Juta Jadi Abu, Tabungan Lansia di Blora Ludes akibat Kebakaran Rumah

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 22:59 WIB

Presiden Prabowo Berduka atas Kepergian Jenderal Ryamizard Ryacudu

Presiden Prabowo Berduka atas Kepergian Jenderal Ryamizard Ryacudu

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 22:19 WIB

Remaja Putri Tewas Terjebak Saat Api Mengamuk di Bengkel Cikupa

Remaja Putri Tewas Terjebak Saat Api Mengamuk di Bengkel Cikupa

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 20:58 WIB

Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend

Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 20:30 WIB