41 Masjid Radikal, Alumni 212: Apa Survei itu Sesuai Hadis?

Reza Gunadha, Yosea Arga Pramudita

Jum'at, 13 Juli 2018 | 06:00 WIB
41 Masjid Radikal, Alumni 212: Apa Survei itu Sesuai Hadis?
Wakil Gubernur DKI Jakarta kasih hormat ke Al Khaththath. (ist)

Suara.com - Sekretaris Jenderal FUI Gatot Saptono alias Al Khaththath, buka suara perihal survei Perhimpunan Pengembangan Pesantren dan Masyarakat (P3M) yang menyebut 41 masjid di Jakarta terindikasi radikalisme.

Gatot justru mempetanyakan P3M paham atau tidak mengenai konsep dasar masjid. Baginya, penetapan 41 masjid terindikasi radikalisme cuma persepsi P3M.

"Itu persepsi dia yang sebut masjid itu radikal. Kalau persepsi kami, masjid itu tidak radikal," ujarnya saat ditemui di Masjid Baiturahman, Jalan Saharjo Nomor 100, Menteng Atas, Setiabudi, Jakarta Selatan, Kamis (12/7/2018).

Eks demonstran anti-Ahok saat Pilkada DKI Jakarta 2017 alias Alumni 212 itu malah balik bertanya, sebenarnya siapakah P3M dan atas dasar apa merilis daftar 41 masjid yang terindikasi radikalisme. Dirinya tidak memercayai ada masjid yang teridikasi radikalisme.

"Apakah penelitiannya itu benar? Apakah sesuai Hadis dan Alquran? Apakah bisa dipertanggungjawabkan penelitiannya," jelasnya.

Dirinya mengimbau agar jangan melakukan intervensi terhadap masjid. Al Khaththath merasa heran atas dasar apa, sehingga muncul survei masjid yang dinilai radikal.

"Saya ingatkan, jangan lakukan intervensi ke masjid. Yang sopan kalau bicara, komunikasi dulu ke kami, jangan tiba-tiba buat survei dan rilis tentang masjid radikal. Itu intervensi," tandas Al Khaththath.

Untuk diketahui, Perhimpunan Pengembangan Pesantren dan Masyarakat (P3M) melakukan survei terhadap 100 masjid pemerintah di Jakarta.

100 masjid tersebut terdiri dari 35 masjid di Kementerian, 28 masjid di Lembaga Negara dan 37 masjid di Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

baca juga

Ketua Dewan Pengawas Perhimpunan Pengembangan Pesantren dan Masyarakat (P3M) Agus Muhammad mengatakan, survei itu dilakukan setiap salat Jumat dari tanggal 29 September hingga 21 Oktober 2017.

Kemudian, tim survei menganalisis materi khutbah Jumat yang disampaikan dan hasilnya ada 41 masjid yang terindikasi radikal.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

41 Masjid Terpapar Radikal, Jimly Asshiddiqie : Tak Usah Baper

41 Masjid Terpapar Radikal, Jimly Asshiddiqie : Tak Usah Baper

News | Rabu, 11 Juli 2018 | 17:06 WIB

Survei 41 Masjid Jakarta Radikal, Wakapolri: Awas Dilaknat Allah

Survei 41 Masjid Jakarta Radikal, Wakapolri: Awas Dilaknat Allah

News | Selasa, 10 Juli 2018 | 16:48 WIB

40 Masjid Radikal Jakarta, MUI Minta Selektif Pilih Penceramah

40 Masjid Radikal Jakarta, MUI Minta Selektif Pilih Penceramah

News | Kamis, 07 Juni 2018 | 03:50 WIB

40 Masjid Radikal di Jakarta, MUI: Kelompok Radikal Semakin Bebas

40 Masjid Radikal di Jakarta, MUI: Kelompok Radikal Semakin Bebas

News | Rabu, 06 Juni 2018 | 19:15 WIB

Sandiaga Tak Mau Ungkap Nama 40 Masjid Radikal di Jakarta

Sandiaga Tak Mau Ungkap Nama 40 Masjid Radikal di Jakarta

News | Rabu, 06 Juni 2018 | 16:41 WIB

Terkini

Roy Suryo Ajukan Praperadilan Lagi, Padahal Putusan Gugatan Pertama Tinggal Hitungan Hari

Roy Suryo Ajukan Praperadilan Lagi, Padahal Putusan Gugatan Pertama Tinggal Hitungan Hari

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 19:00 WIB

OTT Diduga Bocor di Kasus Bupati Kuansing dan Langkat, KPK Bakal Evaluasi

OTT Diduga Bocor di Kasus Bupati Kuansing dan Langkat, KPK Bakal Evaluasi

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 18:39 WIB

Agus Jabo Minta Kader PRIMA Kawal Program Kerakyatan Pemerintahan Prabowo

Agus Jabo Minta Kader PRIMA Kawal Program Kerakyatan Pemerintahan Prabowo

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 17:59 WIB

Pengembalian Gratifikasi Tak Hapus Pidana, KPK Bakal Dalami Pernyataan Raja Juli

Pengembalian Gratifikasi Tak Hapus Pidana, KPK Bakal Dalami Pernyataan Raja Juli

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 17:27 WIB

Tawuran Remaja di Cengkareng Digagalkan Patroli Gabungan, Celurit hingga Petasan Disita

Tawuran Remaja di Cengkareng Digagalkan Patroli Gabungan, Celurit hingga Petasan Disita

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 17:22 WIB

Transportasi dan Wisata Jakarta Bakal Digratiskan 5 Hari Saat HUT Ke-500

Transportasi dan Wisata Jakarta Bakal Digratiskan 5 Hari Saat HUT Ke-500

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 16:54 WIB

Sambut HUT ke-80, BNI Hadirkan Program Terus Ada, Ada Terus bagi Pengabdian untuk Negeri

Sambut HUT ke-80, BNI Hadirkan Program Terus Ada, Ada Terus bagi Pengabdian untuk Negeri

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 16:47 WIB

Biaya Haji 2027 Berpotensi Naik, DPR Minta Pemerintah Cari Celah Efisiensi

Biaya Haji 2027 Berpotensi Naik, DPR Minta Pemerintah Cari Celah Efisiensi

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 16:30 WIB

100 Ribu Anak Lebanon Terancam Gagal Sekolah akibat Kerusakan Bangunan Pascakonflik

100 Ribu Anak Lebanon Terancam Gagal Sekolah akibat Kerusakan Bangunan Pascakonflik

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 16:23 WIB

Bandara Husein Sastranegara Diaktifkan Lagi, Pelaku Wisata Lembang Yakin Turis Asing Bakal Membludak

Bandara Husein Sastranegara Diaktifkan Lagi, Pelaku Wisata Lembang Yakin Turis Asing Bakal Membludak

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 14:48 WIB

×