Survei PSI: Anies Baswedan Tak Masuk HItungan Cawapres Jokowi

Reza Gunadha | Ummi Hadyah Saleh | Suara.com

Minggu, 15 Juli 2018 | 15:05 WIB
Survei PSI: Anies Baswedan Tak Masuk HItungan Cawapres Jokowi
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (13/7/2018). [Suara.com/Dwi Bowo Rahardjo]

Suara.com - Partai Solidaritas Indonesia memublikasikan hasil survei sosok yang dianggap pas menjadi calon wakil presiden pendamping Joko Widodo pada Pilpres 2019. Namun, dalam daftar tersebut, tak ada nama Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Padahal, nama Anies bisa dipastikan masuk peringkat dalam setiap hasil survei lembaga-lembaga profesional, sebagai cawapres alternatif untuk Jokowi.

Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia Grace Natalie menuturkan, nama-nama bakal cawapres alternatif Jokowi yang dipublasikan tersebut berasal dari pilihan partisipan.

"Tidak ada nama Pak Anies, mungkin publik masih melihat dia sebagai Gubernur Jakarta. Kan baru banget dia di Jakarta,” kata Grace di kantor DPP PSI, Jalan Wahid Hasyim, Jakarta Pusat, Minggu (15/7/2018).

Ia menuturkan, Anies tetap menjadi sosok yang dimungkinkan menjadi cawapres Jokowi, meski tak masuk dalam hasil survei partainya.

Namun, berdasarkan survei internal partainya, Grace menyebut Anies tak masuk hitungan karena tak ada dalam perbincangan warga yang mengikuti jajak pendapat tersebut.

"Bukan namanya Tak ada, tapi dalam konstelasi wakil dari Pak Jokowi, nama (Anies) ini sedikit sekali diperbincangan orang. Kalaupun iya (Ada Anies), konstelasinya ada di pihak seberang. Sementara ini kami mencari teman duet untuk pak Jokowi," ucapnya.

Dalam survei PSI, Mahfud MD berada di urutan teratas sebagai cawapares untuk Jokowi, yakni mendapat 32 persen dukungan.

Pada posisi kedua jajak pendapat PSI tersebut, sosok yang dianggap tepat mendampingi bakal calon presiden petahana Jokowi adalah Menteri Keuangan Sri Mulyani. Ia didukung 14 persen partisipan.

Sementara posisi ketiga sampai kelima secara berturut-turut ditempati Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan (14 persen), Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti (10 persen), dan Kepala Staf Kepresidenan Jenderal TNI (Purn) Moeldoko (6 persen).

Selanjutnya, pada posisi keenam sampai dua belas, diisi oleh Ketua Dewan Pertimbangan MUI Din Syamsuddin mendapat (4 persen), mantan Direktur Utama Lion Air Rusdi Kirana (3 persen), Ketua Umum PBNU Said Aqil Siroj (3 persen), Ketua GP Anshor Yaqut Cholil Qoumas (3 persen), Bos CT Corp Chairul Tanjung (2 persen), Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto (2 persen) 2 persen, dan pendiri Gojek Nadiem Anwar Makarim (1 persen).

Kemudian nama-nama tokoh lain yang mendapat persentase dukungan 6 persen ialah mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), dan mantan Panglima TNI Jenderal TNI (Purn) Gatot Nurmantyo.

Selain itu terdapat nama Gubernur Nusa Tenggara Barat Tuan Guru Bajang Zainul Majdi, Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar, Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, Ketua Umum PPP Romahurmuziy, mantan Pimpinan KPK Abraham Samad, Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Wiranto, Kapolri Jenderal Tito Karnavian.

Untuk diketahui, jajak pendapat PSI ini dilakukan secara daring sejak 11 April sampai 22 Mei 2018. Total 71.106 persen partisipan yang mengikuti jajak pendapat ini, dengan persentase  18,83 perempuan serta 81,17 lelaki.

Partisipan dipilih dari berbagai kota di Indonesia dari usia 18-24 tahun (17,79  persen), 25-34 tahun (36,73  persen), 35-44 tahun (19,48  persen), 44-54 tahun (11,57 persen), 55-64 tahun (9,93 persen), dan 65 ke atas (4,50 persen).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jokowi: Rest Area Jalan Tol Jangan Dikuasai Produk Asing

Jokowi: Rest Area Jalan Tol Jangan Dikuasai Produk Asing

News | Minggu, 15 Juli 2018 | 14:38 WIB

Baku Tembak di Yogyakarta, Jokowi: Warga Harus Ikut Lawan Teroris

Baku Tembak di Yogyakarta, Jokowi: Warga Harus Ikut Lawan Teroris

News | Minggu, 15 Juli 2018 | 13:58 WIB

PSI: Mahfud MD Disukai karena Tak Mendadak Milenial

PSI: Mahfud MD Disukai karena Tak Mendadak Milenial

News | Minggu, 15 Juli 2018 | 13:48 WIB

Polling PSI : Mahfud MD Paling Layak Dampingi Jokowi

Polling PSI : Mahfud MD Paling Layak Dampingi Jokowi

News | Minggu, 15 Juli 2018 | 13:10 WIB

Maju ke Pilpres 2019 atau Tidak, Ini Jawaban Anies

Maju ke Pilpres 2019 atau Tidak, Ini Jawaban Anies

News | Minggu, 15 Juli 2018 | 06:14 WIB

Terkini

Studi: 58 Persen Orang Lebih Utamakan Lingkungan daripada Pertumbuhan Ekonomi

Studi: 58 Persen Orang Lebih Utamakan Lingkungan daripada Pertumbuhan Ekonomi

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 12:35 WIB

Gratis! Jalur Fungsional Japek II Selatan Dibuka untuk Urai Kepadatan Arah Jakarta

Gratis! Jalur Fungsional Japek II Selatan Dibuka untuk Urai Kepadatan Arah Jakarta

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 12:32 WIB

AS Mulai Seret China dan Rusia di Perang Lawan Iran, Direktur CIA Ungkap Fakta Ini

AS Mulai Seret China dan Rusia di Perang Lawan Iran, Direktur CIA Ungkap Fakta Ini

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 12:27 WIB

Seberapa Berbahaya Teror Air Keras? Ini Dampak Mengerikan dan Risiko Permanennya

Seberapa Berbahaya Teror Air Keras? Ini Dampak Mengerikan dan Risiko Permanennya

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 12:15 WIB

Api Lalap Satu Rumah di Cipinang Muara, 5 Orang Alami Luka Bakar

Api Lalap Satu Rumah di Cipinang Muara, 5 Orang Alami Luka Bakar

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 12:11 WIB

Ali Larijani Mati Syahid, Mojtaba Khamenei Kirim Pesan Menggetarkan buat Musuh-musuh Iran

Ali Larijani Mati Syahid, Mojtaba Khamenei Kirim Pesan Menggetarkan buat Musuh-musuh Iran

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 12:06 WIB

Iran Eksekusi Mati Warga Swedia yang Dituduh Mata-mata Mossad

Iran Eksekusi Mati Warga Swedia yang Dituduh Mata-mata Mossad

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 11:51 WIB

Ilmuwan Ungkap Molekul Tersembunyi Fitoplankton, Kunci Siklus Karbon Laut

Ilmuwan Ungkap Molekul Tersembunyi Fitoplankton, Kunci Siklus Karbon Laut

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 11:48 WIB

Hari Ini, 35 Ribu Pemudik Tinggalkan Jakarta dari Gambir dan Pasar Senen

Hari Ini, 35 Ribu Pemudik Tinggalkan Jakarta dari Gambir dan Pasar Senen

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 11:39 WIB

Jakarta Gelar Car Free Night di Sudirman-Thamrin Saat Malam Takbiran

Jakarta Gelar Car Free Night di Sudirman-Thamrin Saat Malam Takbiran

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 11:35 WIB