Ini Kesimpulan Polisi Terkait Ledakan di Ruko Grand Wijaya

Bangun Santoso, Agung Sandy Lesmana

Senin, 16 Juli 2018 | 11:46 WIB
Ini Kesimpulan Polisi Terkait Ledakan di Ruko Grand Wijaya
Ledakan di ruko Grand Wijaya Centre, Jalan Wijaya II, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. (Suara.com/Agung Shandy Lesmana)

Suara.com - Polisi menyimpulkan kasus ledakan di salah satu ruko Grand Wijaya Centre, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan disebabkan karena pemasangan regulator di tabung gas. Adanya kesalahan di regulator itu mengakibatkan kebocoran gas hingga memicu ledakan cukup dahsyat di PT. Provalindo Nusa & KJPP Febriman Siregar Partner.

"Penyebab ledakan di regulator," kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Stevanus Tamuntuan kepada Suara.com.

Menurut dia, dari hasil keterangan pegawai, tabung gas ukuran 12 kilogram itu memang baru dipasang. Namun, Stevanus tak menerangkan kapan pemasangan tabung gas itu dilakukan.

"Iya baru (pasang), makanya gasnya masih banyak," kata dia.

Stevanus juga belum mau menyimpulkan apakah ada dungan kelalaian saat pemasangan hingga menyebabkan gas itu bocor dan menimbulkan ledakan. Ia hanya menyampaikan jika penyebab kebocoran tabung gas itu berasal dari regulator.

"Ya pokoknya intinya di regulator, itu kan bisa jadi, tapi mereka (karyawan) kan sudah bukan satu dua kali memasang," ucap Stevanus.

Sebelumnya, Kabid Balistik Metalurgi Forensik Puslabfor Polri Kombes Ulung Kanjaya menyampaikan pemicu ledakan di PT. Provalindo Nusa & KJPP Febriman Siregar Partner itu terjadi setelah isi gas dari tabung elpiji yang diduga mengalami kebocoran itu menjalar lubang saklar di ruangan dapur.

"Iya (pemicu ledakan karena ada aliran listrik). Pokoknya kalau ada colokan itu kan antara yang dicolok dengan listrik itu ada jarak, itu kan pasti ada listrik," kata Ulung saat dihubungi Suara.com, Jumat (13/7/2018).

Ulung menyampaikan, aliran listrik di ruangan tertutup bisa menghantarkan ledakan bila telah dipenuhi gas. Ledakan, kata dia, juga bisa terjadi apabila masyarakat lupa mematikan kompor gas seusai memasak di dapur.

"Kan bisa tuh kompor di gitu kan, kan keluar tuh gasnya kalau ada listrik yang di situ tunggu aja satu jam, pasti meledak," kata dia.

baca juga

Namun, Ulung mengaku belum bisa memastikan asal muasal bocornya gas pada tabung elpiji hingga mengakibatkan ledakan di kantor konsultan properti tersebut. Sebab, kata dia, sejumlah barang bukti yang disita seperti regulator, selang dan karet penutup tabung gas masih diselidiki di Puslabfor.

"Itu mau diselidikin dulu apa dari selangnya atau dari karetnya itu yang harus diseldiiki, bocornya kenapa," katanya.

Setidaknya 11 bangunan dan sebuah mobil rusak akibat terkena ledakan di PT. Provalindo Nusa & KJPP Febriman Siregar Partner, Kompleks Grand Wijaya Centre pada Kamis (12/7/2018) kemarin. Ledakan itu juga mengakibatkan dua pedagang bernama Anjasmara (27) dan Adeng Kurniawan (30) luka-luka akibat terkena serpihan kaca.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pelari Kenya Rajai Jakarta International 10K 2018

Pelari Kenya Rajai Jakarta International 10K 2018

Sport | Minggu, 15 Juli 2018 | 14:33 WIB

Polisi Ungkap Detik - detik Ledakan Grand Wijaya di Jakarta

Polisi Ungkap Detik - detik Ledakan Grand Wijaya di Jakarta

News | Jum'at, 13 Juli 2018 | 19:19 WIB

Jadi Korban Ledakan, Anjasmara Senang Diwawancara Seperti Artis

Jadi Korban Ledakan, Anjasmara Senang Diwawancara Seperti Artis

News | Jum'at, 13 Juli 2018 | 15:03 WIB

Cerita Anjasmara, Kaki Sobek Kena Serpihan Kaca Ledakan Gas

Cerita Anjasmara, Kaki Sobek Kena Serpihan Kaca Ledakan Gas

News | Jum'at, 13 Juli 2018 | 14:51 WIB

Jadi Korban Ledakan Ruko Grand Wijaya, Anjasmara Sudah Berdagang

Jadi Korban Ledakan Ruko Grand Wijaya, Anjasmara Sudah Berdagang

News | Jum'at, 13 Juli 2018 | 12:33 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×