Tak Sesuai Ganjil-Genap, Mobil Anda Akan Dikeluarkan dari Jalur

Iwan Supriyatna | Agung Sandy Lesmana | Suara.com

Rabu, 18 Juli 2018 | 09:06 WIB
Tak Sesuai Ganjil-Genap, Mobil Anda Akan Dikeluarkan dari Jalur
Suasana kepadatan arus lalu lintas pada hari pertama uji coba perluasan kawasan ganjil genap di MT Haryono, Jakarta, Senin (2/7).

Suara.com - Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya melakukan tahap sosialisasi terkait perluasan sistem ganjil-genap (gagep) di beberapa jalan di Jakarta, Rabu (18/7/2018) hari ini.

Selama tahap sosialisasi hingga 31 Juli mendatang, pengendara mobil yang melanggar akan dikeluarkan dari jalan yang diterapkan perluasan ganjil-genap tanpa dikenakan tilang.

"Bukan penindakan jadi ini pengalihan, mengeluarkan. Beda loh ini dikeluarkan dari lokasi itu apabila tidak sesuai, tapi tidak ditilang. Semua kecuali yang Jenderal Sudirman-Thamrin itu sudah jalan," kata Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Yusuf saat dikonfirmasi wartawan.

Yusuf menyampaikan, sebanyak 142 anggota Ditlantas Polda Metro Jaya akan diterjunkan di setiap ruas jalan yang diterapkan perluasan ganjil-genap.

Menurutnya, pengamanan arus lalu lintas itu juga akan dibantu anggota Direktorat Sabhara Polda Metro Jaya, Direktorat Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Metro Jaya dan TNI

"Dari kita sendiri ada 142 personil ditambah Sabhara 100, Propam 20 dan pom TNI 20," katanya.

Yusuf menyampaikan, dari hasil evaluasi perluasan ganjil-genap di sejumlah jalan di Ibu Kota, terjadi peningkatan kecepatan kendaraan sekitar 11,3 persen.

Selama dua pekan pemberlakuan perluasan ganjil-genap ini, kata dia, jumlah penumpang yang menaiki transportasi umum seperti bus TransJakarta juga mengalami peningkatan.

"Terjadi peningkatan kecepatan (kendaraan) 11,3 persen. 11,3 km/jam. Dishub yang bilang terjadi peningkatan kecepatan (kendaraan). Kemudian info dari angkutan transport massal khususnya TransJakarta juga terjadi peningkatan volume penumpang," katanya.

Yusuf menambahkan, perluasan kawasan ganjil-genap ini akan dilaksanakan selama penyelenggaran Asian Games yang akan digelar pada 18 Agustus mendatang.

Sejauh ini, Yusuf mengaku belum mengetahui apakah pemberlakukan perluasan ganjil-genap ini akan kembali dilanjutkan setelah Asian Games selesai dilaksanakan.

"Kita fokus ke Asian Games dulu. Kalau disampaikan Dishub fokus ke Asian Games. Kalau masalah (akan dilanjutkan) saya belum tahu," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Uang Rp 420.000 Hasil Pungli Polisi Gadungan Casablanca Disita

Uang Rp 420.000 Hasil Pungli Polisi Gadungan Casablanca Disita

News | Senin, 16 Juli 2018 | 08:17 WIB

Tabrak Polwan Istri Wawalkot Depok, Nasrullah Nangis Minta Maaf

Tabrak Polwan Istri Wawalkot Depok, Nasrullah Nangis Minta Maaf

News | Minggu, 15 Juli 2018 | 20:10 WIB

Polisi Ungkap Alasan Telisik Dugaan Korupsi 191 Sekolah Jakarta

Polisi Ungkap Alasan Telisik Dugaan Korupsi 191 Sekolah Jakarta

News | Jum'at, 13 Juli 2018 | 18:55 WIB

Terkini

Analis Politik Senior Bongkar Makna di Balik Blusukan Wapres Gibran

Analis Politik Senior Bongkar Makna di Balik Blusukan Wapres Gibran

News | Kamis, 30 April 2026 | 22:33 WIB

Sukabumi Jadi Markas "Cinta Palsu" Antarnegara: 16 WNA Spesialis Love Scamming Digulung Imigrasi!

Sukabumi Jadi Markas "Cinta Palsu" Antarnegara: 16 WNA Spesialis Love Scamming Digulung Imigrasi!

News | Kamis, 30 April 2026 | 22:25 WIB

Wakil Ketua Komisi VIII Abidin Fikri Buka Suara Penangkapan 3 WNI Terkait Haji Ilegal

Wakil Ketua Komisi VIII Abidin Fikri Buka Suara Penangkapan 3 WNI Terkait Haji Ilegal

News | Kamis, 30 April 2026 | 22:24 WIB

Besok Perisai Geruduk DPR Bawa 15 Tuntutan May Day: Dari Upah hingga Agraria!

Besok Perisai Geruduk DPR Bawa 15 Tuntutan May Day: Dari Upah hingga Agraria!

News | Kamis, 30 April 2026 | 22:00 WIB

Amnesty International Ungkap Tiga Faktor Penyebab Impunitas Militer di Indonesia

Amnesty International Ungkap Tiga Faktor Penyebab Impunitas Militer di Indonesia

News | Kamis, 30 April 2026 | 21:45 WIB

Main Mata Proyek Jalur Kereta: KPK Bongkar Skenario 'Plotting' Bupati Pati Sudewo di Balai Ngrombo

Main Mata Proyek Jalur Kereta: KPK Bongkar Skenario 'Plotting' Bupati Pati Sudewo di Balai Ngrombo

News | Kamis, 30 April 2026 | 21:35 WIB

Bakar Sampah hingga Truk Besar Ganggu Warga, Kevin Wu PSI Sidak Pabrik Makanan di Kedoya

Bakar Sampah hingga Truk Besar Ganggu Warga, Kevin Wu PSI Sidak Pabrik Makanan di Kedoya

News | Kamis, 30 April 2026 | 21:31 WIB

Ketum Posyandu Tekankan Pentingnya Mendidik Generasi Emas 2045

Ketum Posyandu Tekankan Pentingnya Mendidik Generasi Emas 2045

News | Kamis, 30 April 2026 | 21:19 WIB

Tri Tito Karnavian Tekankan Implementasi 6 SPM di Peringatan Hari Posyandu Nasional

Tri Tito Karnavian Tekankan Implementasi 6 SPM di Peringatan Hari Posyandu Nasional

News | Kamis, 30 April 2026 | 21:13 WIB

Jadi Pemicu Kecelakaan Maut KRL: Sopir Taksi Green SM Baru Kerja 3 Hari dan Cuma Dilatih Sehari!

Jadi Pemicu Kecelakaan Maut KRL: Sopir Taksi Green SM Baru Kerja 3 Hari dan Cuma Dilatih Sehari!

News | Kamis, 30 April 2026 | 20:56 WIB