Aksi Pelajar Bogor Jualan Sajam di Facebook Bikin Marah Bima Arya

Bangun Santoso | Suara.com

Rabu, 18 Juli 2018 | 17:55 WIB
Aksi Pelajar Bogor Jualan Sajam di Facebook Bikin Marah Bima Arya
Aksi penangkapan tiga pelajar di Kota Bogor yang kedapatan berjualan senjata tajam di Facebook. (Suara.com/Rambiga)

Suara.com - Satreskrim Polresta Bogor Kota menangkap tiga pelajar yang kedapatan menjual senjata tajam (sajam) melalui media sosial Facebook di wilayah Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, Jawa Barat.

Kasat Reskrim Polresta Bogor Kota Kompol Agah Sonjaya mengatakan, penangkapan pelajar tersebut juga melibatkan unsur Muspida Kota Bogor. Penangkapan itu berawal dari informasi yang menyebut maraknya penjualan senjata tajam di media sosial Facebook di kalangan pelajar SMK Kota Bogor.

"Kemudian, anggota kami bersama Muspida berpura-pura membeli senjata itu dan janjian di kawasan Bogor Nirwana Residence (BNR) siang tadi. Di situ kita lakukan penangkapan," kata Agah, Rabu (18/7/2018).

Saat hendak ditangkap, ketiga pelajar yang berboncengan motor tersebut mencoba melarikan diri. Petugas sempat mengeluarkan tembakan peringatan, hingga akhirnya pelaku loncat ke sebuah kolam pemancingan milik warga sekitar.

Dari hasil pemeriksaan sementara, senjata tajam dari berbagai jenis itu dijual sekitar Rp 200 ribu per buah. Diduga, senjata itu sengaja dijual untuk digunakan dalam aksi tawuran di kalangan pelajar.

"Jadi ini bentuk preventif dari kami dan Muspida mencegah aksi kekerasan dan tawuran pelajar di Kota Bogor. Kami akan telusuri senjata tajam yang mereka jual ini dari mana dan dijual untuk apa," jelasnya.

Saat ini, ketiga pelajar itu dibawa ke Mapolresta Bogor Kota untuk penyelidikan lebih lanjut. Meski masih anak di bawah umur, polisi tetap akan menindak tegas jika nantinya terbukti senjata tersebut akan digunakan untuk melakukan kekerasan.

"Terhadap anak ini memang kita mempunyai asas ultimum remedium yaitu bahwa proses hukum itu jalan terakhir. Kalau memang bisa dibina melalui orang tua, sekolah maupun aparat setempat, ya kita akan masukan ke pembinaan. Tetapi kalau tidak bisa dibina, kita akan proses hukum," jelas Agah.

Sementara itu, Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto yang ikut dalam penangkapan tersebut mengaku sangat sedih dan marah atas kejadian ini. Menurut Bima, salah satu persoalan tawuran ini karena adanya produksi, distribusi, penjualan senjata tajam.

"Ini satu saja dari sekian banyak kemungkinan transaksi dari jaringan pengedar senjata tajam yang beredar di kalangan anak-anak STM," ujar Bima.

Bima Arya berharap, pasca-penangkapan penjualan senjata tajam ini akan berdampak terhadap menurunnya peredaran senjata tajam di kalangan pelajar dan menekan aksi tawuran yang bisa memakan korban.

"Kami akan berkoordinasi dengan pihak kepolisian, kan mereka punya tim cyber crime. Di situ kita akan awasi. Jadi kita nyatakan perang terhadap kekerasan, kita mulai dari aspek preventifnya," imbuh Bima Arya. (Rambiga)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tawuran di Tambora, Polisi Amankan 8 Pelaku dan Senjata Tajam

Tawuran di Tambora, Polisi Amankan 8 Pelaku dan Senjata Tajam

News | Rabu, 18 Juli 2018 | 11:48 WIB

Tulis Status Menista Agama, Pelajar Makassar Nyaris Diamuk Warga

Tulis Status Menista Agama, Pelajar Makassar Nyaris Diamuk Warga

News | Rabu, 18 Juli 2018 | 11:17 WIB

Dintimidasi, Penumpang Wanita Tantang Pengemudi Taksi Bandara

Dintimidasi, Penumpang Wanita Tantang Pengemudi Taksi Bandara

News | Senin, 16 Juli 2018 | 16:28 WIB

Usai Nobar Piala Dunia, Remaja di Bogor Tewas Dibacok

Usai Nobar Piala Dunia, Remaja di Bogor Tewas Dibacok

News | Senin, 16 Juli 2018 | 11:06 WIB

Truk Tronton Rem Blong, 6 Kendaraan Ringsek dan 2 Orang Tewas

Truk Tronton Rem Blong, 6 Kendaraan Ringsek dan 2 Orang Tewas

News | Sabtu, 14 Juli 2018 | 20:49 WIB

Terkini

Apresiasi Daerah Berprestasi, Mendagri: Perlu Keseimbangan Pengawasan dan Insentif

Apresiasi Daerah Berprestasi, Mendagri: Perlu Keseimbangan Pengawasan dan Insentif

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 14:10 WIB

Penjelasan PAM Jaya soal Penertiban 15 Rumah Dinas di Benhil

Penjelasan PAM Jaya soal Penertiban 15 Rumah Dinas di Benhil

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 14:06 WIB

Ada 182 Laporan Dugaan Kekerasan Daycare Little Aresha, Puluhan Orang Tua Siap Tempuh Jalur Hukum

Ada 182 Laporan Dugaan Kekerasan Daycare Little Aresha, Puluhan Orang Tua Siap Tempuh Jalur Hukum

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 14:02 WIB

Laporan Warga Gambir Bongkar Jaringan Sabu 3 Kota, Polisi Tangkap 3 Tersangka!

Laporan Warga Gambir Bongkar Jaringan Sabu 3 Kota, Polisi Tangkap 3 Tersangka!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 14:02 WIB

Ortu Korban Daycare Little Aresha akan Kirim Petisi ke UGM, Desak Sanksi Dosen yang Diduga Terlibat

Ortu Korban Daycare Little Aresha akan Kirim Petisi ke UGM, Desak Sanksi Dosen yang Diduga Terlibat

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 13:55 WIB

Mahfud MD: Komisi Reformasi Fokus Benahi Sistem Karier Polri, Bukan Usul Nama Ganti Kapolri

Mahfud MD: Komisi Reformasi Fokus Benahi Sistem Karier Polri, Bukan Usul Nama Ganti Kapolri

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 13:47 WIB

Mensos Gus Ipul Berencana Temui KPK Besok, Laporkan Proses Pengadaan di Sekolah Rakyat

Mensos Gus Ipul Berencana Temui KPK Besok, Laporkan Proses Pengadaan di Sekolah Rakyat

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 13:47 WIB

Hujan Masih Guyur Jabodetabek di Tengah Kemarau, Begini Penjelasan BMKG

Hujan Masih Guyur Jabodetabek di Tengah Kemarau, Begini Penjelasan BMKG

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 13:19 WIB

Bertemu Prabowo 2,5 Jam, Mahfud MD Blak-blakan Soal 'Penyakit' di Tubuh Polri

Bertemu Prabowo 2,5 Jam, Mahfud MD Blak-blakan Soal 'Penyakit' di Tubuh Polri

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 13:15 WIB

Bukan Misi Rahasia! BAIS TNI: Motif Anggota Siram Air Keras ke Andrie Yunus karena Sakit Hati

Bukan Misi Rahasia! BAIS TNI: Motif Anggota Siram Air Keras ke Andrie Yunus karena Sakit Hati

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 13:14 WIB