Mengharukan! Ibu Ini Rela Berikan Hatinya Demi Hidup Sang Anak

Reza Gunadha

Rabu, 18 Juli 2018 | 20:07 WIB
Mengharukan! Ibu Ini Rela Berikan Hatinya Demi Hidup Sang Anak
Luqman Nurhidayat (kanan) bersama ibunya, Sri Daryanti. [Harian Jogja/Jalu Rahman Dewantara]

Suara.com - Sri Daryani menjadi pembenaran petitih kuno yang tampak usang di zaman digital, yakni kasih ibu sepanjang masa.

Betapa tidak, perempuan berusia 36 tahun di Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, itu rela memberikan sebagian hatinya kepada sang anak agar bisa bergerak dan tumbuh normal.

Jalu Rahman Dewantara, jurnalis Harian Jogja—jaringan Suara.com, berkesempatan mewawancarai kisah Daryani.

Sepanjang 2016 hingga 2017 menjadi masa kelam bagi pasangan suami istri asal Dusun Ngalihan, Desa Pulutan, Kecamatan Wonosari, Sri Daryani (36), dan Tumiyo, 44.

Anak ketiganya, Luqman Nurhidayat yang kala itu masih berumur empat tahun divonis mengidap penyakit kelainan hati.

Masa depan buah hatinya terancam sirna. Sri kemudian mendonorkan sebagian hatinya dan kini Luqman bisa kembali ceria, siap menggapai cita-cita.

Penyakit kelainan hati dalam bahasa kedokteran bernama sirosis hepatis atau liver kronis. Penyakit tersebut mengakibatkan sklera atau selaput putih mata berwarna kuning. Perut juga membuncit. Jika penyakit makin parah, tubuh akan kaku dan sulit digerakan.

Itulah yang dialami Luqman. Dia hanya terbaring lemas di kamarnya. Bahkan untuk duduk, bocah mungil itu hanya mampu tahan beberapa menit. Sisanya harus tiduran dalam posisi miring.

Bila terkena sinar Matahari, muka Luqman akan berwarna kuning kehitaman. Rasa gatal juga sering menyergap bagian perut, telinga hingga kepala. Efek samping karena banyak mengonsumsi obat tak bisa dihindari. Akibat antibiotik, gigi Luqman tak dapat tumbuh.

baca juga

Luqman enggan memakan nasi dan buah, serta tidak boleh terlalu banyak minum air putih. Sri biasanya memblender nasi dan sayuran hingga jadi bubur lembut. Dia mesti minum susu formula khusus agar hatinya dapat bekerja dengan baik.

“Perkembangan anak saya tidak seperti anak lainnya karena penyakit hati bawaan sejak lahir,” ujar Sri saat ditemui selepas acara Komunitas Pejuang Keluarga Penyintas Kanker (PKPG) Gunungkidul pada awal bulan ini.

Selain kelainan hati, Luqman juga menderita kebocoran jantung, beberapa hari setelah dia dilahirkan pada 18 Januari 2013.

Di tahun-tahun awal kehidupannya itu, Luqman harus menjalani kemoterapi dan bolak-balik rawat inap di rumah sakit. Hal tersebut tak mudah baginya.

Suatu kali dokter sampai angkat tangan ketika Luqman koma di ICU selama dua pekan dan tak menunjukkan perkembangan yang baik. Secara ajaib, Luqman mulai sadar dari koma dan kebocoran jantung sedikit demi sedikit berangsur menutup.

Tetapi, Luqman harus ditangani terus agar kerusakan hati tak menyebar luas ke seluruh hatinya. Dokter mengatakan ada dua kemungkinan penyebabnya, yaitu penyumbatan saluran empedu dan infeksi virus.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Diduga Teroris, Bos Warung Ayam Bakar Bu Tuti Ditangkap

Diduga Teroris, Bos Warung Ayam Bakar Bu Tuti Ditangkap

News | Rabu, 18 Juli 2018 | 19:07 WIB

Satu Terduga Teroris Kembali Ditangkap di Yogyakarta

Satu Terduga Teroris Kembali Ditangkap di Yogyakarta

News | Rabu, 18 Juli 2018 | 18:24 WIB

Malam Ini, Dua Api Abadi Bersatu di Candi Prambanan

Malam Ini, Dua Api Abadi Bersatu di Candi Prambanan

Sport | Rabu, 18 Juli 2018 | 16:05 WIB

Misteri : Sosok Terpancung Tiga di Tangga Makam Imogiri

Misteri : Sosok Terpancung Tiga di Tangga Makam Imogiri

Lifestyle | Selasa, 17 Juli 2018 | 19:09 WIB

Obor Asian Games Diarak, Anak-anak Malah Bubar Ketakutan

Obor Asian Games Diarak, Anak-anak Malah Bubar Ketakutan

News | Selasa, 17 Juli 2018 | 13:32 WIB

Terkini

Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali

Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:49 WIB

Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel

Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:39 WIB

Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu

Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:22 WIB

5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu

5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:11 WIB

Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung

Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung

Jabar | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:50 WIB

Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua

Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua

Health | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:40 WIB

Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen

Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen

Lifestyle | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:12 WIB

Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA

Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:06 WIB

Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup

Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup

Bogor | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:59 WIB

Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim

Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:48 WIB

×