Sistem Zonasi Juga Akan Diterapkan untuk Sekolah Swasta

Pebriansyah Ariefana | Lili Handayani | Suara.com

Rabu, 18 Juli 2018 | 20:51 WIB
Sistem Zonasi Juga Akan Diterapkan untuk Sekolah Swasta
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy. (suara.com/Welly Hidayat)

Suara.com - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy Pemerintah memastikan sistem zonasi sekolah tidak akan mematikan sekolah negeri karena masyarakat beralih ke sekolah swasta. Malah, melalui sistem zonasi justru akan menumbuhkan keduanya, sebab masyarakat diberikan keleluasaan untuk memilih.

"Pendidikan itu kan ranah publik yang menjadi tanggung jawab negara. Tapi ada juga masyarakat yang ingin mendapatkan pelayanan lebih dari yang disediakan negara. Kalau gitu kan masyarakat harus 'beli' dan itu bisa swasta. Jadi, swasta jadi pilihan yang tidak puas (dengan) disediakan negara," ujarnya di Kementerian Komunikasi dan Informatika, Jakarta Pusat, Rabu (18/7/2018).

Namun demikian, Mendikbud Muhadjir memastikan bahwa Pemerintah akan tetap menentukan standar pelayanan mininum di seluruh sekolah negeri. Sehingga terjadi pemerataan kualitas dan bisa bersaing dengan sekolah swasta.

"Nah, negara harus memiliki standar pelayanan minumum di semua sekolah negeri. Jadi tidak ada masalah masyarakat yang lari ke swasta karena mereka ingin mendapat pelayanan yang lebih. Itu pilihan dia," ujarnya.

Ke depan, Mendikbud Muhadjir mengungkapkan bahwa sistem zonasi juga akan diterapkan terhadap sekolah swasta. Tapi itu tidak bersifat wajib, melainkan keputusan diserahkan kepada pihak sekolah swasta.

"Kalau dia (sekolah swasta) mau masuk zonasi, maka harus ikut aturan. Kalau tidak mau, ya silakan, tapi tidak boleh dapat bantuan-bantuan dari Pemerintah. Jadi ke depan kita memang harus beri perhatian ke sekolah swasta (ikut zonasi) karena tanggung jawab pemerintah membina mereka dan mengawal kualitas dia," terangnya.

Sementara itu, Pengamat Pendidikan My Esti Wijayati juga sependapat bahwa sistem zonasi tidak akan mematikan sekolah negeri, melainkan akan tumbuh bersama dengan sekolah swasta.

"Saat dulu belum banyak sekolah negeri, peranan utama swasta terhadap pendidikan sungguh luar biasa. Nah, saya kira sistem zonasi bukan dalam rangka 'mematikan' sekolah negeri. Bahwa kesempatan yang diberikan kepada masyarakat yang tidak mampu, memang diberikan keleluassan yang lebih untuk masuk sekolah negeri," kata dia.

Menurut Esti, dengan demikian maka ini merupakan prinsip gotong royong seperti yang terkandung dalam Pancasila. Sehingga masyarakat yang memang mampu bisa masuk ke sekolah-sekolah swasta.

"Sehingga swasta tumbuh dan negeri juga tetap tumbuh. Pemerintah wajib memafasilitasi sekolah negeri dengan baik," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tak Diterima SMA Favorit, Siswi SMP Gantung Diri

Tak Diterima SMA Favorit, Siswi SMP Gantung Diri

News | Kamis, 31 Mei 2018 | 14:01 WIB

Mendikbud Bantah Anak Pelaku Bom Surabaya Anti Pelajaran Agama

Mendikbud Bantah Anak Pelaku Bom Surabaya Anti Pelajaran Agama

News | Selasa, 15 Mei 2018 | 17:02 WIB

Hardiknas 2018, Sandiaga Tegaskan Pendidikan Urusan Semua Pihak

Hardiknas 2018, Sandiaga Tegaskan Pendidikan Urusan Semua Pihak

News | Rabu, 02 Mei 2018 | 10:11 WIB

Mendikbud: Soal UNBK 2018 Sesuai Standar Internasional

Mendikbud: Soal UNBK 2018 Sesuai Standar Internasional

News | Kamis, 26 April 2018 | 01:15 WIB

Baru 19 Provinsi yang Terapkan 100 Persen Ujian UNBK

Baru 19 Provinsi yang Terapkan 100 Persen Ujian UNBK

News | Senin, 02 April 2018 | 15:19 WIB

Terkini

Oknum Guru di Bengkayang Ditangkap, Polisi Dalami Kasus Kekerasan Seksual Anak

Oknum Guru di Bengkayang Ditangkap, Polisi Dalami Kasus Kekerasan Seksual Anak

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 22:29 WIB

5 Hari Pencarian, Pemancing Tenggelam di Payangan Ditemukan Meninggal

5 Hari Pencarian, Pemancing Tenggelam di Payangan Ditemukan Meninggal

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 21:36 WIB

Prabowo Bahas Pengawasan Aliran Dana Bersama PPATK di Hambalang

Prabowo Bahas Pengawasan Aliran Dana Bersama PPATK di Hambalang

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 21:14 WIB

Rencana Awal Berubah Jadi Pembunuhan Sekeluarga, Fakta Baru Kasus Rumbai Terungkap

Rencana Awal Berubah Jadi Pembunuhan Sekeluarga, Fakta Baru Kasus Rumbai Terungkap

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 21:08 WIB

Pembunuhan di Rumbai Terungkap, Menantu Korban Diduga Jadi Otak Pelaku

Pembunuhan di Rumbai Terungkap, Menantu Korban Diduga Jadi Otak Pelaku

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 21:00 WIB

PPG Unhas Diusulkan Jadi Pusat Pengembangan Standar MBG Nasional

PPG Unhas Diusulkan Jadi Pusat Pengembangan Standar MBG Nasional

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 20:22 WIB

Langit Tangsel Memburuk, Pemkot Siapkan Sanksi Denda hingga Genjot Ekosistem Kendaraan Listrik

Langit Tangsel Memburuk, Pemkot Siapkan Sanksi Denda hingga Genjot Ekosistem Kendaraan Listrik

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 20:11 WIB

Netanyahu Terjepit Tekanan Amerika Serikat dan Ancaman Perang Iran

Netanyahu Terjepit Tekanan Amerika Serikat dan Ancaman Perang Iran

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 20:03 WIB

Percepat Pemulihan, Kasatgas PRR Minta Daerah Terdampak Bentuk Satgas Provinsi

Percepat Pemulihan, Kasatgas PRR Minta Daerah Terdampak Bentuk Satgas Provinsi

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 19:57 WIB

PDIP Dorong Dialog Terbuka Tentukan Ambang Batas Parlemen di RUU Pemilu

PDIP Dorong Dialog Terbuka Tentukan Ambang Batas Parlemen di RUU Pemilu

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 19:25 WIB