PDIP Yakin Dapat 150 Kursi DPR di Pemilu 2019

Reza Gunadha | Nikolaus Tolen | Suara.com

Kamis, 19 Juli 2018 | 02:00 WIB
PDIP Yakin Dapat 150 Kursi DPR di Pemilu 2019
Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto. (Suara.com/Nikolaus Tolen)

Suara.com - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) telah mengumumkan daftar bakal calon legislatif untuk bersaing memperebutkan kursi DPR RI pada Pemilu 2019.

Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan, nama-nama yang masuk sebagai bacaleg merupakan mereka yang dianggap memiliki potensi untuk bisa merepresentasikan visi dan misi partai serta dapat mempersatukan bangsa.

"Mereka yang mengetuk pintu PDIP kami perhatikan dengan baik, agar bisa menerapkan Pancasila terutama sila ketiga. Semua melalui proses pertimbangan yang matang dan tidak ada transfer pemain (caleg dari nonkader) di PDIP," kata Hasto di Kantor DPP PDIP, Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (18/7/2018).

Namun, Hasto mengakui bahwa persaingan untuk mendapatkan kursi pada Pileg 2019 sangat sengit. Karena itu, PDIP hanya menargetkan setidaknya 1 kursi setiap daerah pemilihannya.

"Ya tentu saja punya target seperti Gorontalo, Aceh 2, Sulteng sebelumnya kami tak punya kursi, Sulsel 3 kami juga belum punya kursi, daerah daerah tersebut ada tempat persentasi partai di situ, tapi semua daerah sama penting untuk menjaga NKRI, PDI perjuangan menargetkan minimimun satu kursi di setiap daerah pemilihan," katanya.

Berdasarkan hasil survei beberapa tempat, elektabilitas PDIP naik dari 24 persen hingga 33 persen. Hasto menyebut, dari hasil tersebut, seharusnya partai bisa mencapai 199 kursi. Namun dirinya menargetkan 100-150 kursi DPR dapat diraih.

Terdapat nama-nama yang merupakan calon legislatif petahana beserta calon yang baru mengusulkan atau mengajukan diri sebagai bacaleg PDIP. Mereka berasal dari lingkup akademisi, tokoh Islam, purnawirawan TNI-Polri dan artis.

Para akademisi seperti Prof Dr Hasbullah Thabrani yang berkiprah di bidang Jaminan Sosial dan Ekonomi Kesehatan, Asuransi Kesehatan, Prof DR Dr Razaq Thaha Guru Besar Unhas dan Prof Dr Purnawan Junadi Guru Besar UI muncul sebagai Bacaleg PDIP.

Kemudian deretan artis yang diusung PDIP yakni Chica Koeswoyo, Sari Yok Koeswoyo, Katon Bagaskara, Krisdayanti, Angel Karamoy, Jeffri Waworuntu, Kirana Larasati, Harey Malaihollo, Ian Kasela dan Iis Sugianto.

Lalu, dari purnawiran TNI-Polri muncul nama Irjen Pol Safaruddin, Irjen Pol Anton Charliyan, Mayjen TNI Andri T U Sutarno dan Brigjen TNI Sukran Hambali.

Sejumlah nama yang sempat gagal memenangi kontes pilkada seperti Djarot Saiful Hidayat, Anton Charliyan, Puti Guntur Soekarno hingga  Hasnaeni Moein juga masuk dalam bursa bacaleg PDIP.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kapitra Masih Malu-malu Jadi Caleg PDIP, Hasto: Lagi Istikharah

Kapitra Masih Malu-malu Jadi Caleg PDIP, Hasto: Lagi Istikharah

News | Rabu, 18 Juli 2018 | 19:56 WIB

Jadi Caleg PDIP, Yasonna Laoly Pilih Kampanye di Akhir Pekan

Jadi Caleg PDIP, Yasonna Laoly Pilih Kampanye di Akhir Pekan

News | Rabu, 18 Juli 2018 | 18:46 WIB

Jadi Caleg PDIP, Kapitra Ampera: Saya Otomatis Cebong Kafir?

Jadi Caleg PDIP, Kapitra Ampera: Saya Otomatis Cebong Kafir?

News | Rabu, 18 Juli 2018 | 18:38 WIB

Cagub Gagal Ramai-ramai Nyaleg, Termasuk Djarot Saiful Hidayat

Cagub Gagal Ramai-ramai Nyaleg, Termasuk Djarot Saiful Hidayat

News | Rabu, 18 Juli 2018 | 18:33 WIB

Jadi Caleg PDIP, Kapitra Ampera Merasa Tidak Pernah Dicalonkan

Jadi Caleg PDIP, Kapitra Ampera Merasa Tidak Pernah Dicalonkan

News | Rabu, 18 Juli 2018 | 15:39 WIB

Terkini

Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah

Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:25 WIB

Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis

Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:21 WIB

Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan

Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:15 WIB

4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!

4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:08 WIB

Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran

Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:02 WIB

Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris

Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:00 WIB

Jangan Salah Paham! Begini Aturan Main Skema WFH 1 Hari Seminggu yang Sedang Digodok Pemerintah

Jangan Salah Paham! Begini Aturan Main Skema WFH 1 Hari Seminggu yang Sedang Digodok Pemerintah

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:55 WIB

Pemerintah Godok Skema WFH untuk ASN, Ini Alasannya

Pemerintah Godok Skema WFH untuk ASN, Ini Alasannya

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:49 WIB

Iran Tolak Gencatan Senjata, Menlu Abbas Araghchi: Apa Jaminannya AS-Israel Tak Lagi Menyerang?

Iran Tolak Gencatan Senjata, Menlu Abbas Araghchi: Apa Jaminannya AS-Israel Tak Lagi Menyerang?

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:30 WIB

Sempat Ribut dengan Trump, Presiden Kolombia Dituduh AS Terima Dana dari Kartel Narkoba

Sempat Ribut dengan Trump, Presiden Kolombia Dituduh AS Terima Dana dari Kartel Narkoba

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:15 WIB