Ingin Kalahkan Jokowi, Prabowo Diminta Hati - hati Pilih Cawapres

Pebriansyah Ariefana | Suara.com

Kamis, 19 Juli 2018 | 14:52 WIB
Ingin Kalahkan Jokowi, Prabowo Diminta Hati - hati Pilih Cawapres
Prabowo Subianto. (Suara.com/Ria Rizki)

Suara.com - Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto diminta berhati - hati memilih calon wakil presidennya untuk bertarung di Pemilihan Presiden 2019 (Pilpres 2019). Jika tak hati - hati, Prabowo tidak akan menang dari Joko Widodo.

Prabowo pun diingatkan tidak terjebak dalam permintaan partai yang akan mengusungnya. Bisa saja salah pilih cawapres.

"Jangan hanya karena berharap PKS, PAN, dan atau Partai Demokrat menjadi teman koalisi, lalu terjebak pada opsi cawapresnya harus dari salah satu parpol itu," kata Pengamat politik dari Sinergi Masyarakat untuk Demokrasi (Sigma) Said Salahudin, di Jakarta, Kamis (19/7/2019).

Menurut dia, keinginan parpol calon koalisi Gerindra untuk menempatkan kadernya sebagai pendamping Prabowo memang sangat beralasan karena adanya faktor 'presidential effect'.

Ia menyebutkan dalam pemilu yang menyatukan pemilihan anggota legislatif (pileg) dan pemilihan presiden dan wakil presiden (pilpres), pemilih cenderung memberikan perhatian lebih pada pertarungan pilpres yang menentukan pucuk pimpinan eksekutif nasional, ketimbang pileg.

Dalam praktik memilih, katanya lagi, masyarakat sebagai pemilik suara memiliki kecenderungan untuk mencoblos partai politik yang mengusung capres-cawapres pilihan mereka.

Lebih spesifik lagi, parpol yang kadernya menjadi capres atau cawapres-lah yang akan cenderung dicoblos oleh pemilih.

Karena itu, kata Said, tidak mengherankan jika dalam pembentukan koalisi parpol sekarang ini setiap partai politik berusaha keras memasukkan kadernya sebagai capres atau cawapres.

"Tetapi parpol-parpol itu juga perlu melihat target yang lebih besar dari pembentukan koalisi. Koalisi itu mau mereka bentuk hanya sekadar untuk ikut pilpres atau mau menang pilpres," kata Said pula.

Kalau sekadar mau ikut pilpres, lanjut dia, maka nama Ahmad Heryawan (Aher), Zulkifli Hasan (Zulhas), dan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sebetulnya bisa dengan mudah diputuskan lewat cara undian oleh Presiden PKS Sohibul Iman, Ketua Umum PAN Zulhas, dan Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) cukup 'gambreng' bertiga, selesai urusan.

Tetapi, kata dia lagi, kalau target koalisi ingin menang, maka masing-masing parpol perlu jujur dalam menakar kans dari masing-masing jagoannya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kisah Anak Petani, Irwanda Dilantik Jokowi Jadi Perwira TNI AL

Kisah Anak Petani, Irwanda Dilantik Jokowi Jadi Perwira TNI AL

News | Kamis, 19 Juli 2018 | 13:52 WIB

Prabowo Belum Menentukan Pilihan Cawapres untuk Pilpres 2019

Prabowo Belum Menentukan Pilihan Cawapres untuk Pilpres 2019

News | Kamis, 19 Juli 2018 | 13:08 WIB

Jokowi Ditinggal Nyaleg 7 Menteri, Ini Kata Mensesneg Pratikno

Jokowi Ditinggal Nyaleg 7 Menteri, Ini Kata Mensesneg Pratikno

News | Kamis, 19 Juli 2018 | 12:05 WIB

Jokowi dan JK Jenguk SBY di RSPAD, Apa yang Dibicarakan?

Jokowi dan JK Jenguk SBY di RSPAD, Apa yang Dibicarakan?

News | Kamis, 19 Juli 2018 | 11:25 WIB

Alasan AHY dan Prabowo Kompak Kenakan Jas saat Bertemu di RSPAD

Alasan AHY dan Prabowo Kompak Kenakan Jas saat Bertemu di RSPAD

News | Kamis, 19 Juli 2018 | 10:36 WIB

Terkini

Berbagi Berkah Ramadan, Driver ShopeeFood Kompak Masak untuk Anak-Anak Panti Asuhan

Berbagi Berkah Ramadan, Driver ShopeeFood Kompak Masak untuk Anak-Anak Panti Asuhan

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 10:06 WIB

Jangkauan Rudal Iran Kejutkan Dunia, Kota di Israel Luluh Lantak

Jangkauan Rudal Iran Kejutkan Dunia, Kota di Israel Luluh Lantak

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 08:00 WIB

Fasilitas Natanz Diserang Israel dan AS, Iran Waspada Bencana Nuklir

Fasilitas Natanz Diserang Israel dan AS, Iran Waspada Bencana Nuklir

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 06:59 WIB

Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah

Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:25 WIB

Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis

Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:21 WIB

Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan

Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:15 WIB

4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!

4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:08 WIB

Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran

Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:02 WIB

Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris

Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:00 WIB

Jangan Salah Paham! Begini Aturan Main Skema WFH 1 Hari Seminggu yang Sedang Digodok Pemerintah

Jangan Salah Paham! Begini Aturan Main Skema WFH 1 Hari Seminggu yang Sedang Digodok Pemerintah

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:55 WIB