Wajah Kali Item Usai Dipasang Jaring, Warga Khawatirkan Ini

Bangun Santoso, Yosea Arga Pramudita

Jum'at, 20 Juli 2018 | 12:30 WIB
Wajah Kali Item Usai Dipasang Jaring, Warga Khawatirkan Ini
Wajah Kali Sentiong atau Kali Item setelah dipasang jaring hitam. (Suara.com/Yosea Arga Pramudita)

Suara.com - Sukino (56) Ketua RT 03, RW 01, Sunter Jaya, Jakarta Utara menyambut baik langkah Pemprov DKI Jakarta yang memasang jaring hitam berbahan nilon atau biasa disebut kain waring di sepanjang Kali Sentiong atau Kali Item, Kemayoran, Jakarta Pusat.

Sukino mengatakan, pemasangan waring tersebut sudah dilakukan sejak dua pekan belakangan. Menurut pria asal Yogyakarta yang telah menetap di Jakarta sejak tahun 1983 ini, kondisi Kali Item sejak dulu memang akrab dengan warna airnya yang hitam pekat dan mengeluarkan aroma tidak sedap.

"Kalau dulu menyedihkan sungainya, kotor. Danaunya juga menyedihkan bau dan kotor. Zamannya Ahok dipasang tiang pancang dan sekarang masuk tahap pembersihan. Sekarang dipasang yang namanya penjernih. Tinggal masyarakatnya ini mau peduli lingkungan atau tidak," ujar Sukino sembari berjualan kopi di sekitar Kali Item, Jumat (20/7/2018).

Menurut Sukino, aroma tak sedap dari Kali Item berasal dari limbah sampah masyarakat yang tinggal di sekitar kali. Bau tak sedap itu menjadi aroma yang akrab bagi warga yang sehari-hari beraktivitas di sepanjang Kali Item.

"Memang cuma sepanjang kali ini, masyarakat kampung. Ibaratnya satu orang buang sampah dan lainya juga ikut buang sampah, hal itu akan terkumpul ya jadi bau. ini kan berdampingan masyarakat dan pasar, ya sampahnya dari situ sumbernya," jelasnya.

Sejak menetap dan menjadi warga Jakarta, Sukino berpendapat jika warna hitam pekat di Kali Item ini sulit untuk dihilangkan. Hal itu disebabkan kali tersebut terdapat banyak lumpur dan berbaur dengan limbah warga di sepanjang aliran Kali Item.

"Kalau hitam di kali ini memang sulit dihilangkan karena memang kalinya lumpur juga dari muara-muara juga hitam karena limbah dari masyarakat itu. Untuk jadi jernih itu sulit," tutur Sukino.

Sukino berharap dengan dipasangnya waring di sepanjang Kali Item, aroma tak sedap perlahan mulai teratasi. Dirinya mengatakan, jika setiap hari selalu dilakukan pembersihan sampah oleh petugas kebersihan.

"Lain, kalau dulu menyengat sekali baunya sekarang lebih mending. Sekarang begitu ada sampah sedikit langsung dibersihkan. Cuma di sini kalau malam jadi tempat nongkrong anak ABG. Penuh kalau sore. Itu yang membuat sampah banyak," ujar Sukino.

baca juga

Meski aroma tidak sedap perlahan berkurang, Sukino khawatir dengan pemasangan waring di sepanjang Kali Item, sampah akan menumpuk di jaring. Kekhawatiran Sukino tersebut didasari oleh banyaknya anak muda yang sering berkumpul di sekitar Kali Item yang masih membuang sampah sembarangan.

"Orang-orang di sini juga bertanya kenapa dipasang jaring. Takutnya kalau buang sampah ke jaring lebih susah ambilnya. Karena masyarakat kita ini yang rendah kesadarannya. Termasuk sampah, namanya juga kali," jelasnya.

Kendati demikian, Sukino menyatakan, masyarakat di sekitar Kali Item antusias dan mendukung program pemasangan waring tersebut.

"Apalagi tempat saya di RW 1 akan ada kunjungan atlet Asia Timur. RW saya juara dua penghijauan termasuk lingkungan favorit, kalau ada apa-apa, ada lomba RW, saya yang turun. Masyarakat senang, kalau lingkungan bersih, masyarakat harus mendukung," tandas Sukino.

Kali Sentiong akan dipasang waring dengan panjang 689 meter dan lebar 20 meter mulai dari Jembatan Mato hingga Jembatan Jubilee School. Pemasangan waring tersebut dilakukan oleh Pemprov DKI Jakarta sebagai salah satu cara mengatasi bau tak sedap sebelum gelaran Asian Games 2018. Hal itu mengingat banyak atlet mancanegara yang menginap di Wisma Atlet.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Dipasang Waring, Kali Item Belakang Wisma Atlet Tetap Bau Busuk

Dipasang Waring, Kali Item Belakang Wisma Atlet Tetap Bau Busuk

News | Jum'at, 20 Juli 2018 | 11:20 WIB

Demam Asian Games, Kemenpar Ajak Penonton Pilih Atlet Favorit

Demam Asian Games, Kemenpar Ajak Penonton Pilih Atlet Favorit

News | Jum'at, 20 Juli 2018 | 08:59 WIB

Jelang Asian Games 2018, Kali Item Jakarta yang Bau Ditutup Kain

Jelang Asian Games 2018, Kali Item Jakarta yang Bau Ditutup Kain

News | Kamis, 19 Juli 2018 | 21:07 WIB

Rapat di DPR, Polri Ungkap Tiga Ancaman Keamanan Saat Asian Games

Rapat di DPR, Polri Ungkap Tiga Ancaman Keamanan Saat Asian Games

Sport | Kamis, 19 Juli 2018 | 20:36 WIB

Kirab Obor Asian Games di Jateng Meriah, Ganjar Saluti Warga

Kirab Obor Asian Games di Jateng Meriah, Ganjar Saluti Warga

Sport | Kamis, 19 Juli 2018 | 19:09 WIB

Terkini

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Bisnis | Sabtu, 12 September 2026 | 20:53 WIB

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Bekaci | Sabtu, 12 September 2026 | 20:29 WIB

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Jakarta | Sabtu, 12 September 2026 | 20:27 WIB

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Jawa Tengah | Sabtu, 12 September 2026 | 20:25 WIB

Jejak Kontak Terakhir 8 Warga Hilang Terdeteksi di Pulau Sebesi, Kemkomdigi Telusuri Sinyal

Jejak Kontak Terakhir 8 Warga Hilang Terdeteksi di Pulau Sebesi, Kemkomdigi Telusuri Sinyal

Tekno | Sabtu, 12 September 2026 | 20:24 WIB

Komdigi Klaim 98,9% Wilayah Berpopulasi Sudah Tercover Seluler, Blank Spot Jadi Pekerjaan Berikutnya

Komdigi Klaim 98,9% Wilayah Berpopulasi Sudah Tercover Seluler, Blank Spot Jadi Pekerjaan Berikutnya

Tekno | Sabtu, 12 September 2026 | 20:23 WIB

Jejak Sukses Mantan PMI Tati Purwanti, Bawa Bubur Cirebon hingga Taipei

Jejak Sukses Mantan PMI Tati Purwanti, Bawa Bubur Cirebon hingga Taipei

Jatim | Sabtu, 12 September 2026 | 20:22 WIB

Ada Risiko Fiskal Meski Pemerintah Ambil Alih Utang Kereta Cepat

Ada Risiko Fiskal Meski Pemerintah Ambil Alih Utang Kereta Cepat

Bisnis | Sabtu, 12 September 2026 | 20:22 WIB

Tati Purwanti Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei, Tumbuh Bersama Dukungan BRI

Tati Purwanti Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei, Tumbuh Bersama Dukungan BRI

Jabar | Sabtu, 12 September 2026 | 20:18 WIB

Bubur Cirebon Jadi Jalan Sukses Tati Purwanti, Mantan PMI yang Kini Berbisnis di Taipei

Bubur Cirebon Jadi Jalan Sukses Tati Purwanti, Mantan PMI yang Kini Berbisnis di Taipei

Riau | Sabtu, 12 September 2026 | 20:17 WIB

×