Survei: Kebanyakan Masyarakat Tak Mau Jokowi Jadi Presiden Lagi

Pebriansyah Ariefana, Dian Rosmala

Senin, 23 Juli 2018 | 15:17 WIB
Survei: Kebanyakan Masyarakat Tak Mau Jokowi Jadi Presiden Lagi
Presiden Joko Widodo menyampaikan arahan kepada Bintara Pembina Desa (Babinsa) seluruh Indonesia dalam Apel Besar Babinsa di Hanggar KFX PT DI di Bandung, Jawa Barat, Selasa (17/7). Dalam arahannya Presiden Joko Widodo mengajak Babinsa untuk mengawal, menjaga kesetiaan kepada rakyat, wilayah NKRI dan pemerintah yang sah. ANTARA FOTO/M Agung Rajasa

Suara.com - Mayoritas rakyat Indonesia disurvei tidak mau Joko Widodo kembali menjabat sebagai presiden di periode selanjutnya, 2019-2023. Dari survei itu, hanya 44,10 persen yang menginginkan supaya mantan Gubernur DKI Jakarta itu memimpin dua periode.

Kondisi tersebut terekam melalui hasil jejak pendapat yang dilakukan lembaga Media Survei Indonesia (Median) pada 6-15 Juli 2018.

"47,90 persen masyarakat menginginkan Presiden Jokowi diganti oleh tokoh lain pada Pilpres 2019. 44,10 persen masih berharap Jokowi memimpin kembali dan 8,00 persen tidak mau menjawab," kata Direktur Riset Median, Sudarto di Cikini, Jakarta Pusat, Senin (23/7/2018).

Menurut Sudarto, keinginan publik untuk memiliki Presiden baru makin meningkat sejak April hingga Juli 2018 saat ini. Kata dia, pada April lalu, terdapat 46,4 persen publik yang menginginkan Presiden baru dan 45,2 berharap Jokowi memimpin lagi.

"Artinya, jumlah publik yang berharap dan ingin mengganti Jokowi lebih tinggi dan cenderung membesar (dari 46,4 persen, menjadi 47,1 persen)," ujar Sudarto.

Kondisi tersebut dipengaruhi rasa kurang yakin publik, terhadap petahana untuk mengatasi persoalan ekonomi di tanah air.

"Ketika ditanya, 'menurut Anda apakah Jokowi akan mampu atau tidak mampu membenahi dan memperbaiki kondisi ekonomi di Indonesia saat ini?'. 46,36 persen menjawab tidak mampu. 41,69 persen jawab mampu, 15,94 persen lagi tidak menjawan," tutur Sudarto.

Survei dilakukan dengan metode ilmiah dengan populasi survei seluruh warga yang memiliki hak pilih. Sebanyak 1200 respon dilibatkan dalam survei kali ini. Dengan margin of error kurang lebih 2,9 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen.

Survei dipilih secara acak dengan teknik multistage random sampling dan proporsional atas poupilasi dan provinsi dan gender.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Wali Kota Dikomplain Jalan Rusak, Airin Sampaikan Ini ke Jokowi

Wali Kota Dikomplain Jalan Rusak, Airin Sampaikan Ini ke Jokowi

Bisnis | Senin, 23 Juli 2018 | 14:32 WIB

Wali Kota Minta Jokowi Buat Kebijakan Bantuan Keuangan Kelurahan

Wali Kota Minta Jokowi Buat Kebijakan Bantuan Keuangan Kelurahan

News | Senin, 23 Juli 2018 | 13:59 WIB

PKS akan Umumkan Nama Capres dan Cawapres Lebih Cepat

PKS akan Umumkan Nama Capres dan Cawapres Lebih Cepat

News | Senin, 23 Juli 2018 | 13:35 WIB

Bertemu Menlu Malaysia, Jokowi Bahas Masalah Perbatasan

Bertemu Menlu Malaysia, Jokowi Bahas Masalah Perbatasan

News | Senin, 23 Juli 2018 | 11:42 WIB

Soal Kemiskinan, Jokowi: Kota Lebih Baik dari Desa

Soal Kemiskinan, Jokowi: Kota Lebih Baik dari Desa

News | Senin, 23 Juli 2018 | 11:18 WIB

Terkini

WNI Tentara Bayaran Rusia Dibayar Rp 50 Juta Per Bulan, Ada 58 Orang Terjebak di Perang Ukraina

WNI Tentara Bayaran Rusia Dibayar Rp 50 Juta Per Bulan, Ada 58 Orang Terjebak di Perang Ukraina

News | Selasa, 03 November 2026 | 14:53 WIB

Kelalaian Bakar Sampah Picu Kebakaran Hutan di Klaten, 1,6 Hektare Ludes

Kelalaian Bakar Sampah Picu Kebakaran Hutan di Klaten, 1,6 Hektare Ludes

News | Selasa, 03 November 2026 | 14:53 WIB

Kasus Suap Suhardiman Amby, KPK Ungkap Peluang Periksa Menhut Raja Juli

Kasus Suap Suhardiman Amby, KPK Ungkap Peluang Periksa Menhut Raja Juli

Riau | Selasa, 03 November 2026 | 14:51 WIB

5 Sabun Mandi yang Cocok untuk Kulit Kering dan Bersisik agar Lembap Seharian

5 Sabun Mandi yang Cocok untuk Kulit Kering dan Bersisik agar Lembap Seharian

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 14:51 WIB

Dune 3 hingga Avengers: Doomsday, Ini 5 Tontonan yang Rilis di Akhir Tahun 2026

Dune 3 hingga Avengers: Doomsday, Ini 5 Tontonan yang Rilis di Akhir Tahun 2026

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 14:50 WIB

Tarif Listrik November 2026 Terbaru, Cek Daftar Harga per kWh untuk Semua Golongan Pelanggan

Tarif Listrik November 2026 Terbaru, Cek Daftar Harga per kWh untuk Semua Golongan Pelanggan

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 14:49 WIB

Barang Penumpang Sriwijaya Air Hilang di Bandara Sultan Hasanuddin

Barang Penumpang Sriwijaya Air Hilang di Bandara Sultan Hasanuddin

Sulsel | Selasa, 03 November 2026 | 14:48 WIB

Sempat Diragukan Warga, Usaha BRILink Agen Ini Kini Layani 100 Transaksi Sehari!

Sempat Diragukan Warga, Usaha BRILink Agen Ini Kini Layani 100 Transaksi Sehari!

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 14:47 WIB

Raffi Ahmad Bikin RANS Anjlok Hingga 23%, Gimana Prospek Sahamnya?

Raffi Ahmad Bikin RANS Anjlok Hingga 23%, Gimana Prospek Sahamnya?

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 14:45 WIB

Jejak Karier Mentereng Listyo Sigit Prabowo: Ajudan Jokowi hingga Duduki Kursi KSP

Jejak Karier Mentereng Listyo Sigit Prabowo: Ajudan Jokowi hingga Duduki Kursi KSP

News | Selasa, 03 November 2026 | 14:43 WIB

×