Bencana Kelaparan Landa Pedalaman Pulau Seram, 3 Orang Meninggal

Bangun Santoso | Suara.com

Selasa, 24 Juli 2018 | 07:54 WIB
Bencana Kelaparan Landa Pedalaman Pulau Seram, 3 Orang Meninggal
Warga suku Mausu Ane yang tinggal di pedalaman hutan Pulau Seram tepatnya di Gunung Morkelle Kecamatan Seram Utara Kobi Kabupaten Maluku Tengah (Malteng). (Foto: Terasmaluku.com/Istimewa)

Suara.com - Tiga orang warga suku Mausu Ane yang tinggal di pedalaman hutan Pulau Seram tepatnya di Gunung Morkelle, Kecamatan Seram Utara Kobi, Kabupaten Maluku Tengah (Malteng) dilaporan meninggal dunia akibat bencana kelaparan.

Berdasarkan informasi, selama kurang lebih dua minggu atau sejak awal Juli 2018, 45 kepala kelurga (KK) dengan 175 jiwa warga Mausu Ane yang hidup nomaden mengalami bencana kelaparan.

Dua orang balita dan seorang lansia dikabarkan meninggal dunia akibat bencana kelaparan itu.

"Mayarakat yang meninggal dunia tiga orang, satu orang lansia dan dua orang anak balita. Mereka meninggal pada 7 Juli lalu. Kondisi masyarakat mengalami busung lapar dan gangguan kesehatan. Masyarakat mengalami kekurangan bahan pangan," kata Kepala Seksi Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Malteng , Syahril Tuakia seperti diwartakan Terasmaluku.com (jejaring Suara.com), Senin (23/7/2018).

Syahril sendiri bertemu langsung dengan warga Mausu Ane. Syahril menempuh perjalanan tiga jam dari Kobisonta menuju wilayah M Transmigrasi dan dilanjutkan ke lokasi terdekat untuk bertemu sebagian warga Mausu Ane.

Ia mengungkapkan, kelaparan terjadi karena warga tidak bisa makan hasil kebun sebab dimakan tikus dan babi hutan. Stok makanan yang tersedia bebas di alam berkurang. Itu lantaran serangan hama tikus yang memakan habis semua hasil kebun warga. Ubi ubian yang ditanam ludes dimakan tikus. Belum lagi hama babi hutan.

Stok makanan mereka pun kian terbatas selama dua minggu belakangan. Syahril mengatakan, dari pengakuan warga, mereka bertahan hidup dengan mengonsumsi sumber makanan lain. Seperti dedaunan dan akar rotan.

Sayangnya energi dari dedaunan dan akar tak cukup memenuhi kebutuhan mereka. Menurut Syahril hingga kini belum adanya penanganan dari pihak manapun sehingga dikhawatirkan kalau tidak segera dilakukan bantuan darurat maka korban meninggal akan bertambah.

Secara geografis, Suku Mausu Ane menempati tiga lokasi terpisah di bantaran tiga sungai. Yakni di Sungai Kobi, Laihaha dan Tilupa.

"Jadi kalau air mereka tidak kesusahan. Hanya bahan makan saja yang krisis," katanya.

Ia mengungkapkan, kabar kematian warga Mausu Ane ini disampaikan kepada pihaknya melalui Raja Maneo.

Warga suku Mausu Ane yang tinggal di pedalaman hutan Pulau Seram tepatnya di Gunung Morkelle Kecamatan Seram Utara Kobi Kabupaten Maluku Tengah (Malteng).(Foto: Terasmaluku.com/Istimewa)
Warga suku Mausu Ane yang tinggal di pedalaman hutan Pulau Seram tepatnya di Gunung Morkelle Kecamatan Seram Utara Kobi Kabupaten Maluku Tengah (Malteng).(Foto: Terasmaluku.com/Istimewa)

Warga di sana memiliki tradisi berpindah lokasi jika terdapat anggota komunitas yang meninggal dunia. Tak heran jika lokasi tinggal mereka sulit dijangkau sebab tersebar di dalam hutan. Warga Mausu Ane mendatangi permukiman di Maneo Rendah dan meminta bantuan makanan dari Raja Maeno Rendah. Dari situ awal mula tersiar kabar ke pihak BPBD Malteng.

Bersama dengan Kepala Saniri, Bapa Raja dan Ibu Raja, Syahril menuju lokasi terdekat untuk bertemu dengan warga Mausu Ane. Lantaran tempat tinggal yang terpisah dan berjarak cukup jauh, warga Mausu Ane yang datang hanya sekitar 50 orang. Dibantu oleh tetua adat Maneo Rendah, mereka berkomunikasi dengan bahasa adat.

"Fisik mereka kurus, perut buncit. Ya seperti busung lapar. Karena mereka kekurangan makanan," ujarnya.

Syaril mengatakan, usai pertemuan pada Senin (23/7/2018) siang, pihaknya lantas berkoordinasi dengan BPBD Provinsi Maluku, PMI Kota Ambon, Bupati Malteng beserta TNI/Polri untuk mengirimkan bantuan bahan makanan kepada warga. Rencanannya pengiriman sembilan bahan pokok dan kebutuhan pangan lain segera dikirim Rabu (25/7/2018), hari ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

8,4 Juta Warga Yaman Terancam Kelaparan

8,4 Juta Warga Yaman Terancam Kelaparan

News | Selasa, 24 Juli 2018 | 05:18 WIB

Pembangunan Jalan Trans Maluku di Pulau Seram Tembus 640 Km

Pembangunan Jalan Trans Maluku di Pulau Seram Tembus 640 Km

Bisnis | Selasa, 05 Juni 2018 | 08:17 WIB

Mensos Ingin Pastikan Tak Ada Korban Terorisme Kelaparan

Mensos Ingin Pastikan Tak Ada Korban Terorisme Kelaparan

News | Rabu, 28 Februari 2018 | 17:04 WIB

Jokowi Minta Siswa Tak Pakai Duit KIP untuk Beli Pulsa

Jokowi Minta Siswa Tak Pakai Duit KIP untuk Beli Pulsa

News | Kamis, 15 Februari 2018 | 11:20 WIB

Menyentuh, Kisah Lelaki Ini Ajak Makan Dua Anak Jalanan Kelaparan

Menyentuh, Kisah Lelaki Ini Ajak Makan Dua Anak Jalanan Kelaparan

Tekno | Sabtu, 22 Juli 2017 | 21:34 WIB

Terkini

AS-Israel Gempur Wilayah Iran: 15 Orang Tewas, Pasukan IRGC Gugur dan Pilot F-15E Dicari

AS-Israel Gempur Wilayah Iran: 15 Orang Tewas, Pasukan IRGC Gugur dan Pilot F-15E Dicari

News | Minggu, 05 April 2026 | 20:10 WIB

Spesifikasi Pesawat A-10 Thunderbolt II 'Warthog' Milik AS, Hancur Ditembak Iran

Spesifikasi Pesawat A-10 Thunderbolt II 'Warthog' Milik AS, Hancur Ditembak Iran

News | Minggu, 05 April 2026 | 20:09 WIB

Gembira Dihampiri Kasatgas PRR, Asa Penyintas di Desa Sekumur Kembali Menyala

Gembira Dihampiri Kasatgas PRR, Asa Penyintas di Desa Sekumur Kembali Menyala

News | Minggu, 05 April 2026 | 20:02 WIB

Polda Riau Bongkar Mafia Solar Subsidi di Pelalawan dan Inhil, Hak Rakyat Kecil Terselamatkan

Polda Riau Bongkar Mafia Solar Subsidi di Pelalawan dan Inhil, Hak Rakyat Kecil Terselamatkan

News | Minggu, 05 April 2026 | 19:16 WIB

Di momen Ramadhan, Jusuf Kalla mengadakan sejumlah pertemuan dengan beberapa pihak

Di momen Ramadhan, Jusuf Kalla mengadakan sejumlah pertemuan dengan beberapa pihak

News | Minggu, 05 April 2026 | 19:11 WIB

Siasat Cegah Defisit, JK Sarankan Pemerintah Evaluasi Anggaran dan Kurangi Subsidi

Siasat Cegah Defisit, JK Sarankan Pemerintah Evaluasi Anggaran dan Kurangi Subsidi

News | Minggu, 05 April 2026 | 19:05 WIB

Jusuf Kalla Bantah Tuduhan Danai Isu Ijazah Jokowi

Jusuf Kalla Bantah Tuduhan Danai Isu Ijazah Jokowi

News | Minggu, 05 April 2026 | 19:02 WIB

Jusuf Kalla Mau Laporkan Rismon Sianipar ke Polisi! Ini Masalahnya

Jusuf Kalla Mau Laporkan Rismon Sianipar ke Polisi! Ini Masalahnya

News | Minggu, 05 April 2026 | 18:57 WIB

Tiga Prajurit Gugur di Lebanon, KSAD: Mereka Putra Terbaik Bangsa

Tiga Prajurit Gugur di Lebanon, KSAD: Mereka Putra Terbaik Bangsa

News | Minggu, 05 April 2026 | 18:45 WIB

Prabowo Berduka 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Kecam Keras Serangan terhadap Pasukan Perdamaian

Prabowo Berduka 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Kecam Keras Serangan terhadap Pasukan Perdamaian

News | Minggu, 05 April 2026 | 18:35 WIB