Dijanjikan Hidup Senang, 12 Gadis Jawa Jadi Budak di Tiongkok

Bangun Santoso

Kamis, 26 Juli 2018 | 11:51 WIB
Dijanjikan Hidup Senang, 12 Gadis Jawa Jadi Budak di Tiongkok
Pelaku penjual belasan gadis Indonesia di Tiongkok. (Suara.com/Rachman)

Suara.com - Seorang pria WN Tiongkok berinisial GSC alias AKI tega menjual belasan wanita Indonesia ke Negeri Tirai Bambu tersebut untuk dijadikan budak atau pekerja paksa.

Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol Agung Budi Maryoto menyebutkan, sedikitnya 12 wanita dari berbagai daerah dari Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Banten menjadi korban dari modus yang tergolong baru ini.

"GSC alias AKI ini menjadi perantara untuk pria Tiongkok di sana (negara Tiongkok). Modusnya para korban akan dinikahkan dengan pria asal Tiongkok, lalu dijanjikan akan hidup enak," ujar Agung kepada wartawan di Mapolda Jawa Barat, Kamis (26/7/2018).

Dalam aksinya, GSC tidak sendirian, ia merekrut seorang wanita berinisial TDD alias V alias C dan seorang pria berinisial YH alias A yang diketahui sebagai WNI. Keduanya direkrut untuk memudahkan praktik perdagangan manusia tersebut.

"Tugas keduanya, yakni mencari target korban ke daerah-daerah, lalu datang ke orang tua korban, pendekatan bertahap, lalu ketika orang tua sudah tergiur, akhirnya pelaku datang lagi untuk tanda tangan persetujuan bersama orang tua korban. Lalu para orang tua korban diberi masing-masing uang sebesar sepuluh juta rupiah," ungkap Agung.

Setelah itu, para korban yang sudah berhasil direkrut lalu dibawa ke apartemen Green Hills, Jakarta untuk ditampung sambil diurus dokumennya. Setelah selesai lalu diberangkatkan ke Tiongkok.

"Setelah dikirim ke Tiongkok, pelaku GCS dan TMK menyerahkan para korban tersebut kepada pria Tiongkok, diperkenalkan dan dijanjikan akan dinikahinya," ujarnya.

Bukannya hidup enak dan senang, sesampainya di Tiongkok para korban malah mendapatkan perlakuan buruk.

"Di Tiongkok para korban diperlakukan dengan kekerasan dan dibatasi ruang geraknya. Sebagian korban disuruh bekerja serta dijual kembali kepada pria lain di Tiongkok," kata Agung.

baca juga

Namun, aksi para pelaku akhirnya terbongkar oleh polisi setelah salah satu korban berinisial Y (16) berhasil melarikan diri. Ia melaporkan kejadian yang dialaminya kepada keluarganya lalu dilanjut melaporkan ke polisi.

"Ketiga pelaku sudah diamankan, namun satu lagi yakni TMK alias A masih dalam pengembangan," ucap Agung.

Selain mengamankan tiga pelaku perdagangan orang, polisi juga menyita barang bukti berupa enam unit telepon genggam, 19 lembar lembar mata uang Tiongkok pecahan 100 yuan, 23 lembar mata uang rupiah pecahan 50 ribu, satu buah ATM BCA dan buku tabungan. Kemudian beberapa berkas lainnya seperti lembar kuitansi dan surat pernyataan orang tua. (Rachman)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kebakaran Hebat di Cakung, Jasad Ayah Gendong Anak Ditemukan

Kebakaran Hebat di Cakung, Jasad Ayah Gendong Anak Ditemukan

News | Kamis, 26 Juli 2018 | 11:24 WIB

Cerita Relawan Ahok Ingatkan Anies Soal Lapangan Banteng

Cerita Relawan Ahok Ingatkan Anies Soal Lapangan Banteng

News | Kamis, 26 Juli 2018 | 11:12 WIB

Polisi Bersenjata Lengkap Jaga Sidang Kedua Pembubaran JAD

Polisi Bersenjata Lengkap Jaga Sidang Kedua Pembubaran JAD

News | Kamis, 26 Juli 2018 | 09:46 WIB

Diteriaki 'Hidup Ahok-Djarot' di Lapangan Banteng, Ini Kata Anies

Diteriaki 'Hidup Ahok-Djarot' di Lapangan Banteng, Ini Kata Anies

News | Kamis, 26 Juli 2018 | 07:36 WIB

Langgar Uji Coba Ganjil-Genap, Ratusan Pengendara Tak Ditilang

Langgar Uji Coba Ganjil-Genap, Ratusan Pengendara Tak Ditilang

News | Rabu, 25 Juli 2018 | 10:32 WIB

Terkini

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:11 WIB

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:02 WIB

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Bola | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:55 WIB

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:42 WIB

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:26 WIB

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:53 WIB

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:46 WIB

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:42 WIB

×