Ada Parfum Perempuan di Sel Setya Novanto, Ini Kata KPK

Iwan Supriyatna | Erick Tanjung | Suara.com

Kamis, 26 Juli 2018 | 17:23 WIB
Ada Parfum Perempuan di Sel Setya Novanto, Ini Kata KPK
Setya Novanto. (@mak.kepo/instagram)

Suara.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyarankan Kementerian Hukum dan HAM agar lebih serius dalam melakukan perbaikan pengelolaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Sukamiskin.

Pasalnya, pasca operasi tangkap tangan (OTT) KPK terkait jual beli kamar dan fasilitas mewah beberapa waktu lalu, masih ditemukan nara pidana korupsi yang memiliki fasilitas mewah di Lapas Sukamiskin.

Salah satu temuan adalah ada dugaan kuat mantan Ketua DPR Setya Novanto punya dua kamar yang dijadikan satu, sehingga jadi lebih luas. Hal itu terungkap dari inspeksi mendadak Dirjen Pemasyarakatan Kemenkum HAM yang ditayangkan oleh program TV Mata Najwa.

“Seharusnya hal tersebut menjadi perhatian di Kumham. Jangan sampai ada kesan di masyarakat upaya perbaikan tidak serius,” kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Kamis (26/7/2018).

Maka dari itu, ia meminta agar Kemenkumham melakukan investigasi dan menyelesaikan permasalahan itu secara tuntas. Kemenkumham juga diminta lebih tegas dalam menegakan peraturan di Lapas.

“Karena itu, pemeriksaan internal sebaiknya dilakukan untuk mengetahui fakta yang sebenarnya, apakah memang sel itu benar dihuni SN (Setya Novanto) atau tidak, serta kenapa bisa hal tersebut terjadi. Sikap tegas dan konsisten merupakan syarat mutlak dalam kondisi seperti ini,” ujar dia.

Sebagaimana diketahui, Najwa Shihab dan tim Mata Najwa dalam liputannya langsung di dalam Lapas Sukamiskin mencurigai keaslian dari sel Setya Novanto.

Tim Mata Najwa memperoleh informasi dari dua orang dalam Lapas Sukamiskin, yang menyebut Setya Novanto menempati sel nomor 2 dan 3 blok timur.

Dua kamar tersebut telah dibongkar sehingga kini jadi luas dibanding kamar lainnya. Saat sidak bersama Dirjen Pemasyarakatan, Sri Puguh Budi Utami pada Minggu (22/7/2018), Najwa Shihab mendapati Setya Novanto berada di kamar nomor 29.

Kecurigaan Najwa Shihab berawal dari sejumlah kejanggalan terhadap sel Setya Novanto. Pertama yakni soal stiker nama Setya Novanto yang terlihat baru di daftar list tahanan Lapas Sukamiskin.

Kemudian, kecurigaan makin kuat saat melihat barang-barang yang ada di dalam kamar Setya Novanto. Ada parfum Secret body mist Pure Seduction yang biasa dipakai perempuan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ngontrak Rumah Dekat Lapas Sukamiskin, Inneke Tak Pernah Lapor

Ngontrak Rumah Dekat Lapas Sukamiskin, Inneke Tak Pernah Lapor

News | Kamis, 26 Juli 2018 | 14:58 WIB

Digeledah KPK, Plt Kalapas Sukamiskin Bantah Masih Ada Sel Mewah

Digeledah KPK, Plt Kalapas Sukamiskin Bantah Masih Ada Sel Mewah

News | Rabu, 25 Juli 2018 | 22:21 WIB

Tiba di Lapas Sukamiskin, Setya Novanto Minta Didoakan agar Tabah

Tiba di Lapas Sukamiskin, Setya Novanto Minta Didoakan agar Tabah

News | Jum'at, 04 Mei 2018 | 18:46 WIB

Terkini

Eks Ketua BPK Sebut Audit Kerugian Negara Rp1,5 Triliun di Kasus Chromebook Cacat

Eks Ketua BPK Sebut Audit Kerugian Negara Rp1,5 Triliun di Kasus Chromebook Cacat

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:48 WIB

Diduga Ada Jual Beli, KPRP Usul Jalur Kuota Khusus di Rekrutmen Polri Dihapuskan

Diduga Ada Jual Beli, KPRP Usul Jalur Kuota Khusus di Rekrutmen Polri Dihapuskan

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:31 WIB

Tanggapi Reformasi Polri, Sahroni Usul Jabatan Polisi di Lembaga Sipil Dibatasi Maksimal 3 Tahun

Tanggapi Reformasi Polri, Sahroni Usul Jabatan Polisi di Lembaga Sipil Dibatasi Maksimal 3 Tahun

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:20 WIB

Bobol 7 Gereja di Jateng, Pencuri Ini Keok Usai Jualan Hasil Curian di Medsos

Bobol 7 Gereja di Jateng, Pencuri Ini Keok Usai Jualan Hasil Curian di Medsos

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:20 WIB

Dukung Rekomendasi Reformasi Polri, Abdullah Tegaskan Polri Tetap di Bawah Presiden

Dukung Rekomendasi Reformasi Polri, Abdullah Tegaskan Polri Tetap di Bawah Presiden

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:17 WIB

Program SMK 4 Tahun dan SMK Go Global Mulai Berjalan, Ini Jurusan yang Jadi Prioritas

Program SMK 4 Tahun dan SMK Go Global Mulai Berjalan, Ini Jurusan yang Jadi Prioritas

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:14 WIB

Sowan ke MUI, KSP Dudung Siap Lapor Aspirasi Ulama ke Presiden Prabowo

Sowan ke MUI, KSP Dudung Siap Lapor Aspirasi Ulama ke Presiden Prabowo

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:07 WIB

KPK Telusuri Dugaan Aliran Uang Kasus DJKA ke Eks Menhub Budi Karya Sumadi

KPK Telusuri Dugaan Aliran Uang Kasus DJKA ke Eks Menhub Budi Karya Sumadi

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:02 WIB

Sebar Propaganda Lewat Medsos, Densus 88 Tangkap 8 Terduga Teroris Jaringan JAD di Sulteng!

Sebar Propaganda Lewat Medsos, Densus 88 Tangkap 8 Terduga Teroris Jaringan JAD di Sulteng!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 15:57 WIB

PRT Bakal Disertifikasi, Wamen PPPA Veronica Tan Siapkan Skema Pelatihan agar Hak Pekerja Terpenuhi

PRT Bakal Disertifikasi, Wamen PPPA Veronica Tan Siapkan Skema Pelatihan agar Hak Pekerja Terpenuhi

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 15:56 WIB