Indonesia Butuh Pemimpin yang Kuat di Sektor Pertahanan

Iwan Supriyatna

Sabtu, 28 Juli 2018 | 14:12 WIB
Indonesia Butuh Pemimpin yang Kuat di Sektor Pertahanan
Presiden Joko Widodo. (Suara.com/Dwi Bowo Raharjo)

Suara.com - Guru Besar Ilmu Pertahanan Universitas Pertahanan Laksamana TNI (Purn) Prof Dr. Marsetio mengatakan, Indonesia secara geopolitik dan geostrategis merupakan negara yang sangat penting karena letaknya yang strategis berada di antara dua benua dan dua samudera sehingga menjadi Sea Line of Communication (SLOC) dan Sea Lanes of trade (SLOT).

Menurutnya, perhatian pada pertahanan dan keamanan Indonesia makin membesar karena Amerika Serikat dan Cina memiliki kepentingan nasional yang berbeda di Laut Cina Selatan.

"Amerika Serikat sebagai negara super power dengan pertumbuhan ekonomi hanya 2,3 persen pada kwartal pertama tahun 2018 tidak tinggal diam melihat agresifitas Cina dan melakukan penyeimbangan dengan menggelar armada perang di Kawasan Asia Pasifik, mempererat kerjasama militer dengan sejumlah negara kawasan serta memberi perhatian yang besar dalam persoalan laut Cina Selatan. Berbagai langkah yang diambil AS itu diyakini merupakan bagian dari Strategi untuk mengimbangi kekuatan Cina yang terus membesar," kata Marsetio, Sabtu (28/7/2018).

Karenanya, Indonesia butuh pemimpin yang memahami sektor pertahanan dan keamanan. Hal ini juga dituturkan oleh Pengamat Politik/Direktur Eksekutif Indonesian Public Institute (IPI), Karyono Wibowo. Apalagi tantangannya juga berasal dari internal.

“Pertimbangannya adalah Jokowi dihadapkan pada dua aspek penting realitas politik kekinian, pertama isu SARA atau politik indentitas, yang kedua Jokowi dihadapkan pada kompetitor yang berlatar belakang militer, dan juga oleh kekuatan mantan-mantan militer. Dua hal itu bisa menjadi pertimbangan untuk menentukan siapa calon wakil presiden yang akan mendampingi Jokowi,” kata Karyono.

“Kalau pilihannya latar belakang militer ya tinggal Moeldoko. Dia dipandang oleh khalayak lebih loyal. Soal pengalaman menurut saya sudah mumpuni. Beliau juga jadi Panglima, KST, jadi Ketua HKTI, di bidang olahraga, sederet pengalaman beliau yang bisa dijadikan modal,” tambahnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jokowi Minta Lapas Karanganyar Segera Rampung, Apa Kata Yasonna?

Jokowi Minta Lapas Karanganyar Segera Rampung, Apa Kata Yasonna?

News | Sabtu, 28 Juli 2018 | 11:27 WIB

Jokowi Lantik 1.456 Praja IPDN di Kampus Jatinangor

Jokowi Lantik 1.456 Praja IPDN di Kampus Jatinangor

News | Jum'at, 27 Juli 2018 | 13:18 WIB

Novel Baswedan : Yang Berjuang Berantas Korupsi Pasti Dimusuhi

Novel Baswedan : Yang Berjuang Berantas Korupsi Pasti Dimusuhi

News | Jum'at, 27 Juli 2018 | 12:38 WIB

Terkini

Taruna Akmil akan Dampingi Siswa Sekolah Rakyat Belajar Mandiri di Asrama Selama 5 Hari

Taruna Akmil akan Dampingi Siswa Sekolah Rakyat Belajar Mandiri di Asrama Selama 5 Hari

News | Senin, 29 Juni 2026 | 23:37 WIB

Tak Lagi 'Macan Ompong', RUU HAM Beri Komnas HAM Kewenangan Penyidikan

Tak Lagi 'Macan Ompong', RUU HAM Beri Komnas HAM Kewenangan Penyidikan

News | Senin, 29 Juni 2026 | 21:35 WIB

Menuju Kota Global, Jakarta Kejar Target Bebas Buang Air Sembarangan

Menuju Kota Global, Jakarta Kejar Target Bebas Buang Air Sembarangan

News | Senin, 29 Juni 2026 | 20:44 WIB

Jangan Terkecoh! Pendakian Gunung Merapi Masih Ditutup, Abaikan Ajakan di Medsos

Jangan Terkecoh! Pendakian Gunung Merapi Masih Ditutup, Abaikan Ajakan di Medsos

News | Senin, 29 Juni 2026 | 20:41 WIB

Jadi Otak Penyekapan, Bos Percetakan di Senen Perintahkan Anak Buah Pasung Kaki Korban

Jadi Otak Penyekapan, Bos Percetakan di Senen Perintahkan Anak Buah Pasung Kaki Korban

News | Senin, 29 Juni 2026 | 20:22 WIB

Bertemu Dony Oskaria, KPK Minta Pejabat BUMN Bandel Tak Lapor LHKPN Disanksi

Bertemu Dony Oskaria, KPK Minta Pejabat BUMN Bandel Tak Lapor LHKPN Disanksi

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:43 WIB

Gelar Budaya Jokowi Disorot, Dinilai Jadi 'Senjata' Politik Incar Masyarakat Paternalistik

Gelar Budaya Jokowi Disorot, Dinilai Jadi 'Senjata' Politik Incar Masyarakat Paternalistik

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:36 WIB

Satu Tahun Menuju 5 Abad, Apakah Jakarta Sudah Layak Kota Global?

Satu Tahun Menuju 5 Abad, Apakah Jakarta Sudah Layak Kota Global?

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:24 WIB

Sekjen Golkar: Pasar Tak akan Goyang Hanya Karena Gaya Pidato Prabowo

Sekjen Golkar: Pasar Tak akan Goyang Hanya Karena Gaya Pidato Prabowo

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:10 WIB

Rp1,1 Triliun Anggaran Pendidikan Jakarta Tak Terserap, DPRD: Harusnya Bisa untuk Sekolah Gratis

Rp1,1 Triliun Anggaran Pendidikan Jakarta Tak Terserap, DPRD: Harusnya Bisa untuk Sekolah Gratis

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:04 WIB

×