80 Petugas Dikerahkan Evakuasi Pendaki yang Terjebak di Rinjani

Bangun Santoso

Senin, 30 Juli 2018 | 10:28 WIB
80 Petugas Dikerahkan Evakuasi Pendaki yang Terjebak di Rinjani
Kondisi Gunung Rinjani pasca gempa terjadi retakan-retakan. (Sumber: Lomobkita.com)

Suara.com - Kurang lebih sebanyak 80 orang tim evakuasi pendaki gunung Rinjani yang masih berada di kawasan danau segara anak dikerahkan untuk membantu evakuasi ratusan pendaki yang masih terjebak di Gunung Rinjani.

80 orang itu merupakan petugas gabungan dari Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR), Polri, Basarnas, TNI dan masyarakat umum. Sebelum berangkat, terlebih dahulu dilakukan upacara dan pengarahan yang dipimpin Kepala Balai TNGR NTB, Sudiono di Sembalun.

Dalam arahannya, Sudiono meminta kepada tim evakuasi untuk menjaga keselamatan selama dalam melakukan tugas kemanusian ini.

Tim juga harus menjaga kekompakan selama proses evakuasi. Sehingga, para pendaki yang masih berada di Gunung Rinjani bisa dibawa dengan selamat.

"Mari kita jalankan misi ini dengan baik dan penuh tanggungjawab sebagaimana yang diharapkan bersama," kata Sudiono seperti dikutip dari laman Lobokita.com (jejaring Suara.com).

Seperti diketahui, Pada Minggu (29/7/2018) pagi, wilayah Lombok, Bali dan Sumbawa diguncang gempa dengan kekuatan 6,4 SR. Berdasarkan informasi yang dihimpun dari situs resmi BMKG, gempa bumi tektonik ini terjadi sekitar pukul 05.47 WIB.

Akibat dari gempa tersebut dikabarkan puncak Gunung Rinjani longsor.

Kapolres Lombok Timur, AKBP M Eka Fathurrahman mengatakan, tiga warga negara asing dari India menjadi saksi atas kejadian longsor di puncak gunung Rinjani.

"Dari keterangan yang diperoleh tiga pendaki dari luar negeri itu menjadi saksi adanya longsor di puncak Gunung Rinjani akibat gempa," kata Eka Fathurrahman kepada wartawan.

Ia menjelaskan ketiga pendaki Gunung Rinjani asal India tersebut juga mengalami luka-luka, setelah sampai di atas.

baca juga

Selain itu, ketiga pendaki tersebut menceritakan kalau di atas itu, akibat adanya longsor membuat terjadinya pecahan di atas gunung yang dimungkinkan ikut longsoran.

"Keterangan dari pendaki itu menjadi acuan kami untuk melakukan tindakan cepat untuk menyelamatkan para pendaki yang ada masih mendaki diatas gunung Rinjani," tandas Eka Fathurrahman.


Berita ini pertamakali terbit di laman Lombokita.com dengan judul "80 Orang Tim Evakuasi Diterjunkan, Selamatkan Ratusan Pendaki yang Terjebak di Gunung Rinjani‎"

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ratusan Gempa Susulan di Lombok Hampir Terjadi Setiap Jam

Ratusan Gempa Susulan di Lombok Hampir Terjadi Setiap Jam

News | Senin, 30 Juli 2018 | 10:05 WIB

Gunakan Helikopter, Jokowi Tinjau Penanganan Gempa Lombok

Gunakan Helikopter, Jokowi Tinjau Penanganan Gempa Lombok

News | Senin, 30 Juli 2018 | 08:43 WIB

Gempa NTB, KPAI Minta Penyelenggaraan Sekolah Darurat

Gempa NTB, KPAI Minta Penyelenggaraan Sekolah Darurat

News | Senin, 30 Juli 2018 | 07:57 WIB

Gempa Lombok, AirAsia Klaim Penerbangannya Normal

Gempa Lombok, AirAsia Klaim Penerbangannya Normal

News | Senin, 30 Juli 2018 | 07:31 WIB

Tetesan Air Mata TGB untuk Korban Gempa

Tetesan Air Mata TGB untuk Korban Gempa

News | Senin, 30 Juli 2018 | 07:10 WIB

Terkini

Seragam Sekolah yang Layak Masih Jadi Mimpi Sebagian Anak Indonesia

Seragam Sekolah yang Layak Masih Jadi Mimpi Sebagian Anak Indonesia

Lifestyle | Minggu, 19 Juli 2026 | 01:16 WIB

Indonesia Gabung WAICO, Pemerintah Tegaskan AI Bukan Ajang Pilih Kubu China-AS

Indonesia Gabung WAICO, Pemerintah Tegaskan AI Bukan Ajang Pilih Kubu China-AS

Bisnis | Sabtu, 18 Juli 2026 | 23:55 WIB

3 Sunscreen Jepang agar Kulit Tampak Awet Muda, Lengkap Review Pembeli

3 Sunscreen Jepang agar Kulit Tampak Awet Muda, Lengkap Review Pembeli

Lifestyle | Sabtu, 18 Juli 2026 | 23:19 WIB

Perjalanan Irwansyah Damanik, dari Pedagang Pasar Malam ke Bintang Warintil

Perjalanan Irwansyah Damanik, dari Pedagang Pasar Malam ke Bintang Warintil

Lifestyle | Sabtu, 18 Juli 2026 | 23:01 WIB

Kemendag Menang Sengketa WTO, Akses Ekspor Rp7,34 Triliun ke Eropa Berhasil Diselamatkan

Kemendag Menang Sengketa WTO, Akses Ekspor Rp7,34 Triliun ke Eropa Berhasil Diselamatkan

Bisnis | Sabtu, 18 Juli 2026 | 23:00 WIB

Tumpuk Sampah Sembarangan di Jakarta Bisa Berujung Denda Rp 500 Ribu

Tumpuk Sampah Sembarangan di Jakarta Bisa Berujung Denda Rp 500 Ribu

News | Sabtu, 18 Juli 2026 | 22:46 WIB

Meski Amplop Dikembalikan, KPK Bisa Jerat Raja Juli dengan Pasal Suap dan Gratifikasi

Meski Amplop Dikembalikan, KPK Bisa Jerat Raja Juli dengan Pasal Suap dan Gratifikasi

News | Sabtu, 18 Juli 2026 | 22:38 WIB

Anak Kecanduan Gawai Picu Gagal Ginjal dan Diabetes, Dedi Mulyadi Beri Peringatan Keras

Anak Kecanduan Gawai Picu Gagal Ginjal dan Diabetes, Dedi Mulyadi Beri Peringatan Keras

Jabar | Sabtu, 18 Juli 2026 | 22:14 WIB

Sopir Truk Wing Box Jadi Tersangka Kecelakaan Maut Pantura yang Tewaskan 12 Pengantar Pengantin

Sopir Truk Wing Box Jadi Tersangka Kecelakaan Maut Pantura yang Tewaskan 12 Pengantar Pengantin

Jabar | Sabtu, 18 Juli 2026 | 21:55 WIB

Lebak Darurat Air Bersih, Kemarau Panjang Landa 90 Desa di 23 Kecamatan

Lebak Darurat Air Bersih, Kemarau Panjang Landa 90 Desa di 23 Kecamatan

Banten | Sabtu, 18 Juli 2026 | 21:50 WIB

×