Dua Pekan, Pembunuh Perawan Tua Masih Misteri

Reza Gunadha

Rabu, 01 Agustus 2018 | 20:42 WIB
Dua Pekan, Pembunuh Perawan Tua Masih Misteri
Lokasi pembacokan (bacok) perawan tua Dempa Daeng Bollo. (Suara.com/Lirzam wahid)

Suara.com - Lebih dua pekan, aparat kepolisian belum berhasil mengungkap pelaku pembunuhan Dempa Daeng Bollo, perempuan paroh baya yang ditemukan tewas bersimbah darah di rumahnya Jalan Pampang 1, Kelurahan Pampang, Kecamatan Panakkukang, Selasa (17/7) lalu.

Kepala Polsek Panakkukang Komisaris Ananda Fauzi Harahap mengakui, penyidik masih kesulitan menentukan pelaku pembunuhan sadis itu. Meski demikian, diduga pelaku merupakan salah satu warga yang juga tinggal tak jauh dari rumah korban.

"Kami belum bisa menyimpulkan. Namun sudah ada yang dicurigai, salah satunya adalah orang yang saat ini menghilang sejak kejadian," jelas Ananda saat ditemui, Rabu (1/8/2018) malam.

Sementara itu, motif pembunuhan perempuan 70 tahun itu diduga perampokan. Sebab, kalung emas belasan gram yang biasa dikenakan korban hilang dari lokasi keajdian.

Keterangan itu diungkapkan pelaksana tugas Kepala Satuan Reserse Kriminal Polrestabes Komisaris Diari Astetika.

"Untuk sementara yang paling dekat motif pencurian. Karena kalung emas korban juga hilang," jelas pejabat Kasat Res Narkoba itu.

Hingga kekinian sebanyak lima 15 saksi mata,  baik kerabat maupun tetangga, sudah dimintakan keterangan. Namun, belum satu  pun yang ditetapkan sebagai tersangka.

Diari mengakui enggan terburu-buru menetapkan tersangka pembunuhan perempuan tanpa suami itu bila tak memunyai bukti yang kuat. Menurutnya, sejauh ini, penyidik masih kesulitan mengumpulkan  kepingan puzzle dari lokasi pembunuhan.

Untuk diketahui,  Daeng Bollo ditemukan tak bernyawa dengan tiga luka sabetan benda tajam di bagian kepala pada Selasa malam. Berdasarkan hasil pemeriksaan forensik DVI, perempuan bungsu dari 15 bersaudara itu diduga tewas Subuh.

baca juga

Korban semasa hidupnya dikenal senang menyendiri. Bahkan, perempuan 70 tahun itu hidup puluhan tahun seorang diri di rumahnya di gang sempit, lorong 2, Jalan Pampang 1, Kelurahan Pampang, Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar. [Lirzam wahid]

Kontributor : Lirzam Wahid

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Usai Bunuh Kekasih, Roy Bawa Lari Janda Beranak Satu

Usai Bunuh Kekasih, Roy Bawa Lari Janda Beranak Satu

News | Rabu, 01 Agustus 2018 | 13:44 WIB

Alasan Polisi Kesulitan Ungkap Pembunuh Nenek Lim

Alasan Polisi Kesulitan Ungkap Pembunuh Nenek Lim

News | Rabu, 01 Agustus 2018 | 12:03 WIB

Penghormatan Terakhir Bagi Jenazah Pendaki Rinjani

Penghormatan Terakhir Bagi Jenazah Pendaki Rinjani

News | Rabu, 01 Agustus 2018 | 10:34 WIB

Polisi Masih Kumpulkan Bukti Kasus Pembunuhan Nenek Lim

Polisi Masih Kumpulkan Bukti Kasus Pembunuhan Nenek Lim

News | Selasa, 31 Juli 2018 | 16:39 WIB

Nenek Bainah Dipenggal Tetangga, Kepalanya Dibuang ke Kali

Nenek Bainah Dipenggal Tetangga, Kepalanya Dibuang ke Kali

News | Senin, 30 Juli 2018 | 18:19 WIB

Terkini

Buka Peluang Periksa Raja Juli! KPK Tunggu Fakta Baru yang Muncul di Sidang Bupati Kuansing

Buka Peluang Periksa Raja Juli! KPK Tunggu Fakta Baru yang Muncul di Sidang Bupati Kuansing

News | Selasa, 03 November 2026 | 14:32 WIB

Investasi Rp15 Triliun, Proyek Pabrik Kimia Dasar di Cilegon Bisa Kurangi Impor Bahan Baku Industri

Investasi Rp15 Triliun, Proyek Pabrik Kimia Dasar di Cilegon Bisa Kurangi Impor Bahan Baku Industri

Jabar | Selasa, 03 November 2026 | 14:31 WIB

Full Count Tayang 2027, Kim Rae Won dan Park Hoon Bersaing Jadi Manajer

Full Count Tayang 2027, Kim Rae Won dan Park Hoon Bersaing Jadi Manajer

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 14:30 WIB

Petani Sawit Berpotensi Keluar dari Sistem RSPO Jika Pendapatan Terus Menurun

Petani Sawit Berpotensi Keluar dari Sistem RSPO Jika Pendapatan Terus Menurun

Jatim | Selasa, 03 November 2026 | 14:25 WIB

Kontroversi Listyo Sigit Prabowo Saat Jadi Kapolri: Dari Skandal Sambo hingga Tragedi Rantis Brimob

Kontroversi Listyo Sigit Prabowo Saat Jadi Kapolri: Dari Skandal Sambo hingga Tragedi Rantis Brimob

News | Selasa, 03 November 2026 | 14:21 WIB

Hadapi PSMS Medan di League Cup, Persija Masih Ragu-ragu Turunkan Shayne Pattynama

Hadapi PSMS Medan di League Cup, Persija Masih Ragu-ragu Turunkan Shayne Pattynama

Bola | Selasa, 03 November 2026 | 14:20 WIB

DPRD DKI Dorong Anggaran Rp1,5 Triliun Sentuh Ekonomi Kampung Kumuh

DPRD DKI Dorong Anggaran Rp1,5 Triliun Sentuh Ekonomi Kampung Kumuh

News | Selasa, 03 November 2026 | 14:20 WIB

Review Dead-End Job: Horor Korea yang Menyindir Kejamnya Dunia Kerja

Review Dead-End Job: Horor Korea yang Menyindir Kejamnya Dunia Kerja

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 14:20 WIB

Urutan Pemakaian Produk Skincare Viva untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun, Wajah Cerah Merata

Urutan Pemakaian Produk Skincare Viva untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun, Wajah Cerah Merata

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 14:20 WIB

Jamdatun Soal RUU Perampasan Aset: Negara Lain Tinggalkan Mekanisme NCB Karena Rawan Abusif

Jamdatun Soal RUU Perampasan Aset: Negara Lain Tinggalkan Mekanisme NCB Karena Rawan Abusif

News | Selasa, 03 November 2026 | 14:17 WIB

×