Marak Kekerasan Atasnama Agama, Said Aqil Siroj Dirikan Institute

Rabu, 01 Agustus 2018 | 22:36 WIB
Marak Kekerasan Atasnama Agama, Said Aqil Siroj Dirikan Institute
Ketua PBNU Said Aqil Siroj mendirikan sebuah lembaga studi berbasis pendidikan Said Aqil Siroj atau SAS Institute. (Suara.com/Chyntia)

Suara.com - Ketua PBNU Said Aqil Siroj mendirikan sebuah lembaga studi berbasis pendidikan Said Aqil Siroj atau SAS Institute. Lembaga ini didirikan karena maraknya kekerasan di masyarakat yang mengatasnamakan agama.

Dalam peresmian lembaga itu, berbagai pemuka agama hadir memimpin doa demi kehidupan bangsa Indonesia.

Kehadiran para pemuka agama itu mewakili visi dan misi SAS Institute yang memiliki keperdulian terhadap pengembangan nilai-nilai keagamaan dan kebangsaan atau nasionalisme. Sehingga, nantinya akan mendukung terwujudnya kehidupan berbangsa dan bernegara yang saling toleransi.

"SAS Institute telah berdiri dan memulai kegiatan sejak november 2016 lalu, lembaga ini peduli terhadap pengembangan wawasan kebangsaan, nilai nasionalisme," ujar Direktur SAS Institute, M Imdadun Rahmat saat ditemui di Jalan Prajurit KKO Usman dan Harun, Jakarta Pusat, Rabu (1/8/2018).

Imdadun menjelaskan, SAS Institute sendiri lahir akibat kegelisahan publik terhadap intimidasi kekerasan yang mengatasnamakan agama. Berangkat dari keprihatinan terhadap berbagai persoalan, khususnya lemahnya nasionalisme itu, para anak muda dari berbagai latar belakang kelompok, agama, partai politik bersatu mendirikan SAS Institute.

Lahirnya lembaga ini terinspirasi dari gagasan, pemikiran dan kiprah Ketua Umum PBNU Said Aqil Siroj. Sebagai seorang tokoh nasionalis ia dikenal sebagai tokoh pembaharu dengan ide dan pemikiran progresif yang berpengaruh kuat terhadap berbagai kalangan.

"SAS Institute diniatkan sebagai sarana menggemakan (echoing), penguatan (emphowering) dan percepatan (accelerating) ide, gagasan dan pemikiran besar Kiyai Said Aqil sehingga terbentuk Indonesia yang bertoleransi," ungkap Imdadun.

Dalam acara tersebut, turut hadir Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar, Menko Polhukam Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri dan sejumlah perwakilan partai politik. (Chyntia Sami Bhayangkara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI