Gempa Lombok, Rumah Sakit di Bali Perbanyak Oksigen Portabel

Pebriansyah Ariefana

Senin, 06 Agustus 2018 | 13:49 WIB
Gempa Lombok, Rumah Sakit di Bali Perbanyak Oksigen Portabel
Pasien dievakuasi ke parkiran rumah sakit Kota Mataram pasca gempa bumi berkekuatan 7 pada skala richter (SR) di Mataram, NTB, (5/8). (ANTARA)

Suara.com - Gubernur Bali Made Mangku Pastika meminta manajemen rumah sakit dan pemangku kepentingan terkait memperbanyak oksigen portabel untuk mengantisipasi kemungkinan adanya gempa susulan yang sempat menyebabkan kepanikan pasien. Sampai kini banyak pasien yang tidak berani ke dalam gedung karena khawatir gempa susulan.

"Terutama yang ada di rumah sakit, harus difasilitasi sedemikian rupa, kalau dia (pasien) dibawa keluar saat gempa, itu 'kan oksigennya terbatas, nggak bisa lama-lama," kata Pastika, di Denpasar, Senin (6/8/2018).

Menurut dia penting penyediaan oksigen portabel tersebut berdasarkan pengalaman di sejumlah rumah sakit di Bali, seperti di RSUP Sanglah dan RSUD Bali Mandara saat terjadi gempa yang mengguncang Lombok, NTB, yang getarannya dirasakan cukup kuat di Bali sehingga menyebabkan kepanikan pada pasien.

Oleh karena itu, lanjut Pastika, harus diantisipasi dengan memperbanyak jumlah oksigen portabel. Sehingga kalau terjadi gempa, para pasien bisa lebih aman dibawa keluar ruang perawatan.

Di samping itu, untuk di rumah sakit juga perlu disiapkan tenda. Karena kalau terjadi gempa, maka tenda adalah tempat yang paling aman bagi pasien. Selain perlu disiapkan genset untuk mengantisipasi peristiwa gempa yang terjadi saat ada pasien menjalani operasi.

Seperti halnya di RSUP Sanglah, para pasien yang trauma dengan gempa, mereka tidak mau kembali ke ruang perawatan dan akhirnya Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bali langsung mendirikan dua tenda bagi para pasien yang trauma tersebut.

"Aspek-aspek teknis seperti itu harus kita antisipasi. Kalau memang di daerah kita sudah cukup ditangani, barulah kita juga mengirimkan bantuan ke Lombok," ucapnya.

BPBD Bali sendiri, lanjut Pastika, sebelumnya juga sudah mengirimkan sejumlah logistik ke Lombok saat terjadi gempa sebelumnya.

"Kita sangat prihatin dan kita sebagai saudara tetangga, segera kita mengidentifikasi apa yang dibutuhkan saudara-saudara di Lombok," ujarnya.

baca juga

Terkait dengan kerusakan bangunan yang menimpa sejumlah bangunan maupun tempat ibadah di Bali, kata Pastika, sejauh ini masih terus diidentifikasi oleh BPBD Bali.

Sementara itu, Plt Kepala Pelaksana BPBD Bali Dewa Putu Mantera mengemukakan berdasarkan hasil "rapid assessment" dalam 24 jam pertama, dapat diketahui dampak gempa bumi di wilayah Provinsi Bali, yakni dua orang korban meninggal dunia, tujuh orang korban luka berat, dan 10 korban luka ringan.

"Di samping itu, terjadi kerusakan rumah penduduk, tempat ibadah dan fasilitas umum sebanyak 147 titik. Saat ini kami juga masih terus mengidentifikasi dampak kerusakan yang terjadi hampir di seluruh wilayah Bali," ucapnya yang juga Kepala Kesbangpol Provinsi Bali itu. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Gempa Lombok, 2.000 Turis Asing Dievakuasi dari Gili Trawangan

Gempa Lombok, 2.000 Turis Asing Dievakuasi dari Gili Trawangan

News | Senin, 06 Agustus 2018 | 13:43 WIB

Gempa Lombok, Jalur Pendakian Gunung Rinjani Longsor

Gempa Lombok, Jalur Pendakian Gunung Rinjani Longsor

News | Senin, 06 Agustus 2018 | 13:35 WIB

Tolong! Pengungsi Gempa Lombok Butuh Makanan Siap Saji

Tolong! Pengungsi Gempa Lombok Butuh Makanan Siap Saji

News | Senin, 06 Agustus 2018 | 13:25 WIB

Gempa Sempat Bikin Panik Pemain Timnas Indonesia U-23 di Bali

Gempa Sempat Bikin Panik Pemain Timnas Indonesia U-23 di Bali

Bola | Senin, 06 Agustus 2018 | 13:18 WIB

Kapal dan Helikopter Dikerahkan Evakuasi 700 Wisatawan di Lombok

Kapal dan Helikopter Dikerahkan Evakuasi 700 Wisatawan di Lombok

News | Senin, 06 Agustus 2018 | 13:18 WIB

Terkini

Rokok Bakal Berlabel Halal Oktober 2026? Komite Nasional Pengendalian Tembakau Bereaksi Keras

Rokok Bakal Berlabel Halal Oktober 2026? Komite Nasional Pengendalian Tembakau Bereaksi Keras

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 15:30 WIB

Belajar Berdamai dengan Kehilangan Lewat Novel Serangkai

Belajar Berdamai dengan Kehilangan Lewat Novel Serangkai

Your Say | Sabtu, 19 September 2026 | 15:30 WIB

Pramono Anung Mau Sulap Pasar Baru Jadi Sentra Oleh-Oleh Jakarta, Ini Rencananya!

Pramono Anung Mau Sulap Pasar Baru Jadi Sentra Oleh-Oleh Jakarta, Ini Rencananya!

Video | Sabtu, 19 September 2026 | 15:30 WIB

Giliran Akademisi Kena Serang Presiden Prabowo: Masyarakat Jangan Mau Dicuci Otak

Giliran Akademisi Kena Serang Presiden Prabowo: Masyarakat Jangan Mau Dicuci Otak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 15:26 WIB

92 ABK WNI Diduga Jadi Korban Kerja Paksa di Kapal Pemasok Starkist: Paspor Disita, Jam Kerja Over

92 ABK WNI Diduga Jadi Korban Kerja Paksa di Kapal Pemasok Starkist: Paspor Disita, Jam Kerja Over

News | Sabtu, 19 September 2026 | 15:25 WIB

Oven Mini Mito Berapa Watt dan Harganya? Ini Spesifikasi hingga Review Pembeli

Oven Mini Mito Berapa Watt dan Harganya? Ini Spesifikasi hingga Review Pembeli

Lifestyle | Sabtu, 19 September 2026 | 15:25 WIB

Mengapa Makanan Mudah Lengket di Wajan Stainless Steel? Setop Asal Cemplung

Mengapa Makanan Mudah Lengket di Wajan Stainless Steel? Setop Asal Cemplung

Lifestyle | Sabtu, 19 September 2026 | 15:21 WIB

Ramai Soal Dugaan Pungli Food Truck di Alun-alun Kidul Yogyakarta, Begini Duduk Perkaranya

Ramai Soal Dugaan Pungli Food Truck di Alun-alun Kidul Yogyakarta, Begini Duduk Perkaranya

News | Sabtu, 19 September 2026 | 15:20 WIB

Ancaman Suhu Bumi Kian Nyata, Wakil Ketua DPRD Jateng Dorong Sekolah Masukkan Isu Iklim ke Kurikulum

Ancaman Suhu Bumi Kian Nyata, Wakil Ketua DPRD Jateng Dorong Sekolah Masukkan Isu Iklim ke Kurikulum

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 15:17 WIB

Bye Garis Halus! 4 Serum Adenosine Jaga Wajah Tetap Kenyal Tanpa Iritasi

Bye Garis Halus! 4 Serum Adenosine Jaga Wajah Tetap Kenyal Tanpa Iritasi

Your Say | Sabtu, 19 September 2026 | 15:15 WIB

×