Humas DPRD Kota Batam Taufik membenar penonaktifan kedua pegawai honorarium tersebut. Hal itu diperkuat Sekretaris DPRD Kota Batam Asril.
"Sudah nonaktif," ucap Asril. Kendati demikian, kasus tersebut masih diselidiki pihak DPRD Batam.
Tak percaya
Beberapa anggota DPRD Batam juga merasa tak percaya dengan cerita itu. Seorang anggota DPRD Batam mengatakan, hingga saat ini kasus tersebut belum dapat dibuktikan.
"Tapi saya dengar juga isunya," ucap seorang anggota DPRD Batam tersebut. Kalau benar, kata dia, mestinya bisa ditindaklanjuti ke ranah hukum.
Hanya, kabar itu memang cukup memanas terjadi di kalangan DPRD Batam. "Tapi kebenarannya belum terungkap, tidak ada bukti apa-apa," ucapnya.
Penelusuran Batamnews.co.id, kabar ini sengaja dibocorkan salah seorang anggota DPRD Batam. Motifnya tak lain adalah kepentingan politik Pileg 2019 yang tak lama lagi.
Kendati demikian, kasus ini patut didalami mengingat lembaga DPRD merupakan lembaga terhormat dan merupakan 'rumah' rakyat yang patut dijaga muruahnya.
Berita ini kali pertama diterbitkan Batamnews.co.id dengan judul “Menguak Dugaan Skandal Mesum di Ruang Pimpinan DPRD Batam”