Di Hadapan Ulama, Jokowi Sedih Dituduh PKI

Bangun Santoso, Dwi Bowo Raharjo

Rabu, 08 Agustus 2018 | 12:53 WIB
Di Hadapan Ulama, Jokowi Sedih Dituduh PKI
Jokowi memberikan sambutan di acara pembukaan Pendidikan Kader Ulama (PKU) Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Bogor, Rabu (8/8/2018). (Suara.com/Dwi Bowo Raharjo)

Suara.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) merasa prihatin dan sedih dengan kondisi media sosial di Indonesia. Menurutnya, media sosial sudah dipenuhi kabar bohong. Apalagi informasi tidak benar itu marak menjelang pesta demokrasi, Pemilu 2019.

Ini disampaikan Jokowi saat memberikan sambutan di acara pembukaan Pendidikan Kader Ulama (PKU) Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Bogor, Angkatan XII Tahun 2018, Rabu (8/8/2018).

"Sedih saya baca di medsos, sedih. Banyak kabar bohong, banyak ujaran kebencian," kata Jokowi di Gedung Tegar Beriman, Pemda Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Jokowi menerangkan, dirinya juga sempat menjadi korban fitnah. Dimana, mantan Gubernur DKI Jakarta itu dituduh bagian dari PKI.

"Gambarnya coba lihat di medsos. Ada namanya ketua PKI Aidit tahun 55 pidato saya ada di sekatnya coba. Saya lahir tahun 1961. Pidatonya 55. Saya beluk lahir sudah dituduh," kata Jokowi.

"Gambar-gambar seperti ini banyak sekali di medsos dan ada yang percaya," Jokowi menambahkan.

Lebih jauh Jokowi mengatakan, hampir setiap bulan selalu menyambangi sejumlah pondok pesantren di Indonesia. Dalam sambutannya, ia selalu menyampaikan soal kebangsaan dan pentingnya persatuan.

"Ada pimpinan pondok, pak kiai bisikin pada saya, Pak Presiden saya mau bicara empat mata, mohon maaf. Saya sudah pikir pasti ini urusan PKI, betul. Masuk ke kamar pak kiai sampaikan, Pak Jokowi apa benar kabar bahwa bapak itu PKI?," ujar Jokowi.

Mendapat pertanyaan itu Jokowi langsung menjelaskan pada kiai tersebut kalau dirinya lahir tahun 1961. Sementara PKI sudah dibubarkan tahun 1965.

baca juga

"Apa ada PKI balita? Pak Kiai langsung kaget, betul Pak Jokowi ya," katanya lagi.

Di tahun politik, menurut Jokowi banyak pihak yang menyebarkan informasi tidak benar. Ia minta penyebaran informasi tidak benar cepat dihentikan.

"Ini menjadi tugas nanti kader-kader ulama untuk menyampaikan jangan sampai kita itu berburuk sangka. Apalagi menyebarkan fitnah. Jangan gampang sekali," imbuh Jokowi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Layakkah Moeldoko Dampingi Jokowi di Pilpres 2019

Layakkah Moeldoko Dampingi Jokowi di Pilpres 2019

News | Rabu, 08 Agustus 2018 | 12:37 WIB

Beredar Surat PAN Kepulauan Riau Dukung Jokowi di Pilpres 2019

Beredar Surat PAN Kepulauan Riau Dukung Jokowi di Pilpres 2019

News | Rabu, 08 Agustus 2018 | 12:09 WIB

Jokowi - Moeldoko Dideklarasikan Jadi Capres dan Cawapres

Jokowi - Moeldoko Dideklarasikan Jadi Capres dan Cawapres

News | Rabu, 08 Agustus 2018 | 11:52 WIB

Potongan Tumpeng untuk Mahfud MD, Sinyal Jadi Cawapres Jokowi?

Potongan Tumpeng untuk Mahfud MD, Sinyal Jadi Cawapres Jokowi?

News | Rabu, 08 Agustus 2018 | 05:14 WIB

Presiden PKS Singgung Kemungkinan Poros Ketiga di Pilpres 2019

Presiden PKS Singgung Kemungkinan Poros Ketiga di Pilpres 2019

News | Selasa, 07 Agustus 2018 | 22:31 WIB

Terkini

Benarkah Demo Mahasiswa Ditunggangi? Ini Alasan Mengapa PDIP Dicurigai

Benarkah Demo Mahasiswa Ditunggangi? Ini Alasan Mengapa PDIP Dicurigai

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 21:40 WIB

Wamensos Apresiasi Dukungan ESQ Group untuk Pendidikan dan Karier Siswa Sekolah Rakyat

Wamensos Apresiasi Dukungan ESQ Group untuk Pendidikan dan Karier Siswa Sekolah Rakyat

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 21:09 WIB

Sekolah Rakyat Ubah Jalan Hidup Aldo, Mantan Tukang Las Kini Punya Impian ke Negeri Sakura

Sekolah Rakyat Ubah Jalan Hidup Aldo, Mantan Tukang Las Kini Punya Impian ke Negeri Sakura

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 21:01 WIB

Bupati Kediri Apresiasi Capaian Siswa Sekolah Rakyat dalam Open House 2026

Bupati Kediri Apresiasi Capaian Siswa Sekolah Rakyat dalam Open House 2026

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 20:50 WIB

Rano Karno Janji Tuntaskan Banjir Abadi Joglo: Jalan Ambles Aja Kita Perbaiki

Rano Karno Janji Tuntaskan Banjir Abadi Joglo: Jalan Ambles Aja Kita Perbaiki

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 20:00 WIB

Washington D.C. Kalah, Jakarta Masuk Peringkat 53 Kota Terbaik Dunia

Washington D.C. Kalah, Jakarta Masuk Peringkat 53 Kota Terbaik Dunia

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 19:10 WIB

Gaya Dasco Hadapi Aksi Mahasiswa Dipuji, Peneliti: Dobrak Eksklusivitas Senayan

Gaya Dasco Hadapi Aksi Mahasiswa Dipuji, Peneliti: Dobrak Eksklusivitas Senayan

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 18:55 WIB

Polisi Tangkap 4 Terduga Pelaku Terkait Tewasnya Dua Pria di Saluran Air Bekasi

Polisi Tangkap 4 Terduga Pelaku Terkait Tewasnya Dua Pria di Saluran Air Bekasi

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 18:34 WIB

Rano Karno Ajak Generasi Muda Rawat Sejarah dan Hidupkan Nilai Kebudayaan Bangsa

Rano Karno Ajak Generasi Muda Rawat Sejarah dan Hidupkan Nilai Kebudayaan Bangsa

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 18:30 WIB

Rano Karno: Indonesia Saat Ini Butuh Keberanian Bung Karno

Rano Karno: Indonesia Saat Ini Butuh Keberanian Bung Karno

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 17:39 WIB