Jokowi Blak-blakan Soal TKA Cina di Indonesia

Bangun Santoso | Dwi Bowo Raharjo | Suara.com

Rabu, 08 Agustus 2018 | 14:42 WIB
Jokowi Blak-blakan Soal TKA Cina di Indonesia
Presiden Joko Widodo (Jokowi) berbicara soal TKA Cina di Indonesia.

Suara.com - Isu tenaga kerja asing (TKA) asal Cina di Indonesia yang mencapai 10 juta orang ternyata menyita perhatian Presiden Joko Widodo (Jokowi). Ia memastikan isu tersebut tidak benar, alias hoaks. Jokowi menyebut, jumlah TKA di Indonesia hanya sekitar 23 ribu orang.

"Saya blak-blakan saja, 23 ribu iya. TKA mereka kerja di sini," ujar Jokowi saat memberikan sambutan di acara pembukaan Pendidikan Kader Ulama (PKU) Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Bogor, Angkatan XII Tahun 2018, Rabu (8/8/2018).

Jokowi juga memastikan TKA Cina tersebut tidak akan bekerja lama di tanah air. Mereka hanya diperlukan kurang dari satu tahun. Setelah itu, akan kembali ke negara asalnya.

"Mereka masang turbin, smelter, yang (tenaga kerja) kita memang belum siap melakukan itu. Sehingga mereka harus di sini empat sampai enam bulan untuk memasang," kata Jokowi.

Lebih jauh Jokowi mengatakan, ada sekitar 80 TKI yang terdaftar bekerja di Cina. Sementara 1,2 juta TKI lainnya bekerja di Malaysia. Namun ia heran tidak ada lawan politiknya yang mempersoalkan.

"1,2 juta (TKI di) Malaysia diem saja. Itu yang legal. Ilegal mungkin hampir dua juta orang," kata Jokowi.

Jokowi kemudian bercerita isi pertemuannya dengan Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad, beberapa waktu lalu. Saat itu, salah satu isu yang dibahas adalah banyak tenaga kerja Indonesia di Malaysia yang ilegal.

"Saya ngomong apa adanya, ya itulah terjadi bertahun-tahun dan saya minta Mahathir ada perlindungan, legalisasi, sehingga semua gamblang, berapa tenaga kerja kita di Malaysia. Biar jelas. Malaysia nggak ribut," katanya lagi.

Kemudian Jokowi menyebut, jumlah TKI di Arab Saudi yang tercatat 500 ribu orang. Namun yang ilegal, dipastikan jumlahnya lebih banyak.

"Coba dilihat TKA di Indonesia dibandingkan penduduk hanya 0,03 persen. Satu persen saja nggak ada. Ini sekarang harus angka-angka saya sampaikan," imbuh Jokowi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Dituding Jadi Antek Asing, Begini Jawaban Jokowi

Dituding Jadi Antek Asing, Begini Jawaban Jokowi

News | Rabu, 08 Agustus 2018 | 14:01 WIB

Jokowi Akan Umumkan Cawapres Kamis Besok

Jokowi Akan Umumkan Cawapres Kamis Besok

News | Rabu, 08 Agustus 2018 | 13:57 WIB

Malam Ini Jokowi Bertemu Ketum dan Sekjen Parpol Koalisi

Malam Ini Jokowi Bertemu Ketum dan Sekjen Parpol Koalisi

News | Rabu, 08 Agustus 2018 | 13:45 WIB

Relawan Lakukan Ini Jika Jokowi Tak Pilih Moeldoko Jadi Cawapres

Relawan Lakukan Ini Jika Jokowi Tak Pilih Moeldoko Jadi Cawapres

News | Rabu, 08 Agustus 2018 | 13:36 WIB

Moeldoko Dinilai Sosok Tepat Jadi Pendamping Jokowi

Moeldoko Dinilai Sosok Tepat Jadi Pendamping Jokowi

News | Rabu, 08 Agustus 2018 | 13:18 WIB

Terkini

Iran Wajibkan Izin Khusus Kapal yang Melintasi Selat Hormuz

Iran Wajibkan Izin Khusus Kapal yang Melintasi Selat Hormuz

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 14:21 WIB

Ironi Tuan Rumah Piala Dunia 2026 Saat Rakyat Meksiko Terhimpit Biaya Hidup

Ironi Tuan Rumah Piala Dunia 2026 Saat Rakyat Meksiko Terhimpit Biaya Hidup

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 14:16 WIB

Apresiasi Daerah Berprestasi, Mendagri: Perlu Keseimbangan Pengawasan dan Insentif

Apresiasi Daerah Berprestasi, Mendagri: Perlu Keseimbangan Pengawasan dan Insentif

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 14:10 WIB

Penjelasan PAM Jaya soal Penertiban 15 Rumah Dinas di Benhil

Penjelasan PAM Jaya soal Penertiban 15 Rumah Dinas di Benhil

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 14:06 WIB

Ada 182 Laporan Dugaan Kekerasan Daycare Little Aresha, Puluhan Orang Tua Siap Tempuh Jalur Hukum

Ada 182 Laporan Dugaan Kekerasan Daycare Little Aresha, Puluhan Orang Tua Siap Tempuh Jalur Hukum

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 14:02 WIB

Laporan Warga Gambir Bongkar Jaringan Sabu 3 Kota, Polisi Tangkap 3 Tersangka!

Laporan Warga Gambir Bongkar Jaringan Sabu 3 Kota, Polisi Tangkap 3 Tersangka!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 14:02 WIB

Ortu Korban Daycare Little Aresha akan Kirim Petisi ke UGM, Desak Sanksi Dosen yang Diduga Terlibat

Ortu Korban Daycare Little Aresha akan Kirim Petisi ke UGM, Desak Sanksi Dosen yang Diduga Terlibat

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 13:55 WIB

Mahfud MD: Komisi Reformasi Fokus Benahi Sistem Karier Polri, Bukan Usul Nama Ganti Kapolri

Mahfud MD: Komisi Reformasi Fokus Benahi Sistem Karier Polri, Bukan Usul Nama Ganti Kapolri

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 13:47 WIB

Mensos Gus Ipul Berencana Temui KPK Besok, Laporkan Proses Pengadaan di Sekolah Rakyat

Mensos Gus Ipul Berencana Temui KPK Besok, Laporkan Proses Pengadaan di Sekolah Rakyat

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 13:47 WIB

Hujan Masih Guyur Jabodetabek di Tengah Kemarau, Begini Penjelasan BMKG

Hujan Masih Guyur Jabodetabek di Tengah Kemarau, Begini Penjelasan BMKG

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 13:19 WIB