Teroris Santoso Mau Ledakkan Bom di Bulan HUT Kemerdekaan RI

Reza Gunadha

Minggu, 12 Agustus 2018 | 05:00 WIB
Teroris Santoso Mau Ledakkan Bom di Bulan HUT Kemerdekaan RI
Perburuan Kelompok Santoso oleh TNI. (Antara/Edy)

Suara.com - Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan menyatakan, bahan peledak milik empat orang jaringan teroris Santoso dan Daeng Koro yang ditangkap Densus 88 Antiteror Polri, Jumat (10/8), siap diledakkan pada bulan Agustus ini, atau bulan peringatan hari kemerdekaan RI.

"Bahan peledak seberat 15 kilogram itu sudah tercampur dan semuanya diamankan di kebun milik jaringan teroris ini. Semuanya sudah dicampur dan sudah siap untuk diledakkan," ujar Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Dicky Sondani seperti diberitakan Antara, Sabtu (11/8/2018).

Ia mengatakan, bahan peledak dari jaringan teroris Santoso berinisial B dan M, yang diringkus di wilayah Luwu Timur (Lutim), serta dua lainnya R dan I di Kabupaten Bone, Sulsel, itu telah diolah.

Kombes Dicky menyatakan, bahan peledak yang dibungkus dan ditanam dalam tanah itu hanya menyisakan detonator sebelum diledakkan di tempat-tempat yang diinginkannya.

"Kalau jenis peledaknya itu sama dengan jenis yang selama ini digunakannya. Mereka sudah beraksi sejak 2010 lalu dan berpengalaman dalam perakitan dan perencanaan," katanya.

Dicky menyatakan, berdasarkan hasil interogasi singkat kepada para pelaku, ada kemungkinan aksi peledakan akan di lakukan pada tahun ini khususnya di Agustus.

"Ada kemungkinan mereka akan beraksi di bulan Agustus ini. Mereka punya target-target, tapi rencana mereka bisa dicegah setelah diamankan beserta bahan peledaknya," terangnya.

Menurut dia, keempat pelaku jaringan teroris Santoso dan Daeng Koro ini diduga terlibat dalam pengeboman di Poso yang korbannya adalah anggota polisi.

Apalagi empat orang jaringan teroris Santoso ini, lanjut Kombes Dicky, merupakan anggota aktif dan terlibat dalam beberapa aksi sejak tahun 2010.

baca juga

Mantan Direktur Sabhara Polda Kepulauan Riau itu menyatakan, keempatnya anggota aktif yang berada di wilayah pegunungan Sulawesi Tengah bersama dengan Santoso.

"Santoso itu punya banyak anggota aktif dan ini merupakan pendukung, sedangkan simpatisan adalah warga setempat. Yang ditangkap, pendukung," ucapnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terduga Teroris Sleman Tolak Minum Produk Aqua

Terduga Teroris Sleman Tolak Minum Produk Aqua

News | Rabu, 08 Agustus 2018 | 06:36 WIB

Densus 88 Tangkap Terduga Teroris di Lampung Timur

Densus 88 Tangkap Terduga Teroris di Lampung Timur

News | Selasa, 07 Agustus 2018 | 21:22 WIB

Ini Pesan Terduga Teroris AS pada Adiknya Sebelum Dicokok Densus

Ini Pesan Terduga Teroris AS pada Adiknya Sebelum Dicokok Densus

News | Selasa, 07 Agustus 2018 | 21:01 WIB

Terduga Teroris di Sleman Pemborong Proyek Bangunan

Terduga Teroris di Sleman Pemborong Proyek Bangunan

News | Selasa, 07 Agustus 2018 | 20:29 WIB

Terkini

RUPSLB Emiten Raffi Ahmad RANS Gaduh, Pemegang Saham Tak Bisa Masuk Ruangan

RUPSLB Emiten Raffi Ahmad RANS Gaduh, Pemegang Saham Tak Bisa Masuk Ruangan

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 12:26 WIB

7 Arti Mimpi Melahirkan Menurut Primbon Jawa dan Psikologi

7 Arti Mimpi Melahirkan Menurut Primbon Jawa dan Psikologi

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 12:25 WIB

Suhu 'Neraka Bocor' Bakal Muncul di Negara Tetangga Terdekat RI di Tahun 2027

Suhu 'Neraka Bocor' Bakal Muncul di Negara Tetangga Terdekat RI di Tahun 2027

News | Minggu, 13 September 2026 | 12:23 WIB

Bukan Cuma Soal Listrik, PLTP Gunung Ungaran Berpotensi Buka Bisnis Baru

Bukan Cuma Soal Listrik, PLTP Gunung Ungaran Berpotensi Buka Bisnis Baru

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 12:20 WIB

Cari Wangi Vanilla yang Gak Bikin Pusing? Coba 5 Rekomendasi Body Mist Ini!

Cari Wangi Vanilla yang Gak Bikin Pusing? Coba 5 Rekomendasi Body Mist Ini!

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 12:20 WIB

Heboh Pelat Mobil 'BK 54 NGE' di Medan, Pemilik Kendaraan Ditilang

Heboh Pelat Mobil 'BK 54 NGE' di Medan, Pemilik Kendaraan Ditilang

Sumut | Minggu, 13 September 2026 | 12:16 WIB

Berapa Honor Manggung Juicy Luicy? Viral usai Batal Tampil gara-gara Masalah Bagasi

Berapa Honor Manggung Juicy Luicy? Viral usai Batal Tampil gara-gara Masalah Bagasi

Entertainment | Minggu, 13 September 2026 | 12:10 WIB

Edarkan Narkoba Buat Modal Nikah, Pria di Deli Serdang Ditangkap Polisi

Edarkan Narkoba Buat Modal Nikah, Pria di Deli Serdang Ditangkap Polisi

Sumut | Minggu, 13 September 2026 | 12:09 WIB

Iran Siapkan 7 Syarat Ketat ke AS Sebelum Membuka Kembali Jalur Pelayaran Selat Hormuz

Iran Siapkan 7 Syarat Ketat ke AS Sebelum Membuka Kembali Jalur Pelayaran Selat Hormuz

News | Minggu, 13 September 2026 | 12:07 WIB

Polisi Bekukan Rekening Jaringan Penyelundupan Narkoba Pilot Malaysia Airlines di Bandara Soetta

Polisi Bekukan Rekening Jaringan Penyelundupan Narkoba Pilot Malaysia Airlines di Bandara Soetta

News | Minggu, 13 September 2026 | 12:05 WIB

×