Sandiaga Bantah Berikan Mahar Politik Rp 1 Triliun

Bangun Santoso | Lili Handayani
Sandiaga Bantah Berikan Mahar Politik Rp 1 Triliun
Bakal cawapres Sandiaga Uno menyambangi kediamanan Ketua Majelis Pertimbangan Partai Amanat Nasional Soetrisno Bachir di Jalan Simpruk Golf 1, Nomor 170, Senayan Jakarta Selatan, Sabtu (11/8/2018). [Suara.com/Yosea Arga Pramudita]

Setelah tes kesehatan Sandiaga Uno akan ke KPK untuk melapor harta kekayaan

Suara.com - Bakal cawapres pasangan Prabowo Subianto, Sandiaga Salahuddin Uno atau Sandiaga uno menegaskan tidak benar adanya pemberian mahar masing-masing Rp 500 miliar kepada PAN dan PKS. Pemberian mahar untuk posisinya menjadi cawapres sebelumnya dilontarkan politisi Demokrat Andi Arief melalui twitternya.

"Kita bisa pastikan itu tidak benar. Saya besok akan ke KPK sore setelah tes kesehatan. tentu LHKPN (Laporan Harta Kekayaan Pejabat Negara) harus diperbaharui," kata Sandiaga usai mengikuti lari di acara Ancol Triathlon di Ancol, Jakarta Utara, Minggu (12/8/2018).

Ia kembali menegaskan, tidak benar mahar itu, karena semuanya harus sesuai undang - undang.

"Sekarang itu, kita harus pastikan tidak boleh ada lagi "hengki pengki" dalam politik. Masyarakat marah kalau ada "hengki pengki", masyarakat merasa dibohongi, tidak bisa lagi," kata Sandiaga.

Dia bilang terbuka saja bilang ini ada biayanya. Bagaimana penyediaannya logistik untuk kampanye. Serta menyusun rencana pembiayaan kampanye dan akan dilaporkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

"Dan mencoba menyusun anggaran seperti ini, sumbernya dari sini, ada LHKPN kira-kira berapa yang bisa saya sediakan, agar semua terbuka dan terang benderang, jadi tidak ada yang ditutup-tutupi makanya saya ketemu KPK besok," jelas Sandiaga.

Saat ini timnya sedang melakukan penghitungan LHKPN dan menghitung jumlah biaya kampanye yang diperlukan. Selain itu melakukan koordinasi dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) karena adanya batasan biaya.

Sementara itu dikutip dari Antara, kinerja saham PT Saratoga Investama Sedaya Tbk (SRTG) cenderung menguat setelah Sandiaga Uno maju sebagai cawapres mendampingi Prabowo Subianto.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tanggal 8 Agustus 2018 berada di level Rp3.680 pada penutupan perdagangan, Rabu (8/8/2018). Pada hari selanjutnya, Kamis (9/8) berada di level Rp3.710 dan pada akhir pekan (Jumat, 10/8) harga saham SRTG di level Rp3.790.

Sandiaga merupakan salah satu pendiri dari Grup Saratoga. Berdasarkan laporan kepemilikan saham PT Saratoga Investama Sedaya Tbk yang dipublikasi di Bursa Efek Indonesia, dia memiliki 754.115.429 lembar saham atau setara 27,797 persen dari saham beredar.

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS