3 Kandidat Ketua Tim Pemenangan Jokowi, PPP: Semua Laki-laki

Bangun Santoso | Dwi Bowo Raharjo | Suara.com

Rabu, 15 Agustus 2018 | 16:36 WIB
3 Kandidat Ketua Tim Pemenangan Jokowi, PPP: Semua Laki-laki
Bakal capres cawapres Pilpres 2019, Joko Widodo dan Ma'ruf Amin menyapa wartawan usai pemeriksaan awal tes kesehatan di RSPAD, Jakarta, Minggu (12/8). [Suara.com/Muhaimin A Untung]

Suara.com - Wakil Presiden Jusuf Kalla sudah menolak untuk menjadi Ketua Tim pemenangan pasangan Joko Widodo (Jokowi) - Ma'ruf Amin di Pilpres 2019. Kini, parpol koalisi pendukung Jokowi - Ma'ruf Amin sudah memiliki tiga orang kandidat ketua tim pemenangan.

"Hari ini kita masih mencari siapa yang memang tepat. Tetapi ada tiga nama yang sudah kita list untuk menjadi ketua tim kampanye nasional Jokowi," ujar Ketua Umum PPP Romahurmuziy di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Rabu (15/8/2018).

Namun demikian, Romahurmuziy belum mau menyebut secara rinci siapa saja ketiga nama tersebut.

Meski tidak menyebutkan nama, politikus yang akrab disapa Romy ini memastikan tim pemenangan Jokowi - Ma'ruf akan dipimpin oleh laki-laki.

"Ini bukan sensitivitas jender karena memang laki-laki yang dipilih. kita masih menanyakan kesediaan nama-nama tersebut dalam waktu dekat," kata Romy.

"Mungkin Presiden akan memanggil nama-nama itu dalam waktu dekat," ia menambahkan.

Lebih jauh Romy mengatakan, tiga nama kandidat ketua tim pemenangan Jokowi - Ma'ruf Amin bukan berasal dari partai politik. Saat disinggung soal nama Mahfud MD, Romy tidak menjawab.

"Sejauh ini bukan dari parpol. Bukan dari parpol," ujar dia.

Romy berhararap, sebelum akhir pekan ketua tim pemenangan pasangan Jokowi - Ma'ruf Amin sudah busa disampaikan ke publik.

Meski Jusuf Kalla sudah menyatakan penolakannya menjadi ketua tim pemenangan Jokowi. Romy menyatakan, nama JK tetap akan masuk dalam struktur pemenangan. Nantinya, Wapres JK akan menempati posisi ketua tim pengarah atau tim penasihat.

"Semula memang kita ada kebersamaan partai koalisi untuk mendorong Pak JK menjadi ketua tim. Pak JK hari Kamis sempat tidak mau, hari Jumat pagi beliau menyampaikan mempertimbangkan, begitu ya," ungkap Romy.

"Tetapi setelah berdiskusi lebih jauh, beliau lebih berkeinginan berkonsentrasi menyelesaikan tugas untuk satu tahun terakhir ini. Mengingat nanti presiden akan sesaat cuti untuk kampanye. Kita pahami jalan berpikir beliau itu," Romy menambahkan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

PDIP: Pernyataan Mahfud MD soal Cawapres Jokowi Manusiawi

PDIP: Pernyataan Mahfud MD soal Cawapres Jokowi Manusiawi

News | Rabu, 15 Agustus 2018 | 16:33 WIB

Punya Utang Rp 1,1 Miliar, Harta Kekayaan Jokowi Rp 50 Miliar

Punya Utang Rp 1,1 Miliar, Harta Kekayaan Jokowi Rp 50 Miliar

News | Rabu, 15 Agustus 2018 | 16:27 WIB

Jelang HUT RI, Sejumlah Tokoh Terima Tanda Kehormatan dari Jokowi

Jelang HUT RI, Sejumlah Tokoh Terima Tanda Kehormatan dari Jokowi

News | Rabu, 15 Agustus 2018 | 15:45 WIB

Bikin Baju Tapi Urung Jadi Cawapres, Mahfud MD Kesal Diledek Romi

Bikin Baju Tapi Urung Jadi Cawapres, Mahfud MD Kesal Diledek Romi

News | Rabu, 15 Agustus 2018 | 15:35 WIB

Manuver Ma'ruf Amin? Kapitra Ungkap Kejanggalan Klaim Mahfud MD

Manuver Ma'ruf Amin? Kapitra Ungkap Kejanggalan Klaim Mahfud MD

News | Rabu, 15 Agustus 2018 | 15:13 WIB

Terkini

Bantah Jadi Pembisik Prabowo Soal Yaman, Dudung Beri Pesan Menohok ke Habib Rizieq: Jaga Mulut

Bantah Jadi Pembisik Prabowo Soal Yaman, Dudung Beri Pesan Menohok ke Habib Rizieq: Jaga Mulut

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 12:31 WIB

Putus Rantai Tawuran, Pemkot Jaksel Bangun Gelanggang Olahraga di Manggarai

Putus Rantai Tawuran, Pemkot Jaksel Bangun Gelanggang Olahraga di Manggarai

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 12:24 WIB

Iran: Kroco Donald Trump Serang Kapal Sipil di Selat Hormuz, 5 Orang Tewas

Iran: Kroco Donald Trump Serang Kapal Sipil di Selat Hormuz, 5 Orang Tewas

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 12:17 WIB

Nekat! Meski Ada Aparat, Pria Tak Dikenal Tetap Hajar Waketum PSI Bro Ron, Ini Kronologinya

Nekat! Meski Ada Aparat, Pria Tak Dikenal Tetap Hajar Waketum PSI Bro Ron, Ini Kronologinya

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 12:04 WIB

KPK Bongkar Aliran Dana CSR BI ke Yayasan Milik Heri Gunawan dan Satori, Dua Eks Pejabat Diperiksa

KPK Bongkar Aliran Dana CSR BI ke Yayasan Milik Heri Gunawan dan Satori, Dua Eks Pejabat Diperiksa

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 12:01 WIB

Apakah Hukum Kurban Online Sah? Ini Panduan Berkurban via Digital Sesuai Syariat

Apakah Hukum Kurban Online Sah? Ini Panduan Berkurban via Digital Sesuai Syariat

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 12:01 WIB

Neraka di Sinaloa: 3.180 Orang Tewas, Ribuan Diculik dalam Perang Kartel

Neraka di Sinaloa: 3.180 Orang Tewas, Ribuan Diculik dalam Perang Kartel

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 12:00 WIB

UEA Diserang Rudal dan Drone, Negara Arab dan Eropa Ramai-ramai Hakimi Iran

UEA Diserang Rudal dan Drone, Negara Arab dan Eropa Ramai-ramai Hakimi Iran

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 11:39 WIB

Harga Sapi Kurban 2026 Mulai Rp5 Jutaan, Cek Perbandingan Jenis dan Estimasi Biayanya

Harga Sapi Kurban 2026 Mulai Rp5 Jutaan, Cek Perbandingan Jenis dan Estimasi Biayanya

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 11:28 WIB

Bersihkan Jejak Digital Negatif, Pemerintah Masukkan 'Right to be Forgotten' ke Revisi UU HAM

Bersihkan Jejak Digital Negatif, Pemerintah Masukkan 'Right to be Forgotten' ke Revisi UU HAM

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 11:22 WIB