Sandiaga Disebut Beri Mahar Politik Rp 1 T, PDIP: Murah Banget

Reza Gunadha | Yosea Arga Pramudita | Suara.com

Rabu, 15 Agustus 2018 | 20:59 WIB
Sandiaga Disebut Beri Mahar Politik Rp 1 T, PDIP: Murah Banget
Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto menyambangi rumah Ketua Umum Megawati Soekarnoputri, Rabu (8/8/2018) malam. [Suara.com/Muhamad Yasir]

Suara.com - Sekjen PDIP: Pernyataan Mahfud MD Sangat Manusiawi

Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan, Mahfud MD yang mengungkap dinamika perihal gagakl menjadi cawapres Jokowi lebih beradab ketimbang politik mahar.

Soal politik mahar, Hasto merujuk pada informasi Wasekjen Partai Demokrat Andi Arief yang menuduh Sandiaga Uno memberikan Rp 500 miliar kepada PKS maupun PAN agar disetujui menjadi cawapres Prabowo Subianto.

“Seluruh dinamika penetapan cawapres Pak Jokowi masih wajar, dan jauh lebih beradab dibandingkan dengan penetapan cawapres Prabowo yang diwarnai transaksi jual beli dukungan atau mahar politik sebesar Rp 1 Trilyun”, ujar Hasto Kristiyanto lewat keterangannya, Rabu (15/8/2018).

Dirinya menyebut Koalisi Indonesia Kerja menganggap capres dan cawapres merupakan pemimpin rakyat. Oleh karena itu, dalam prosesnya tidak boleh dikotori dengan politik uang.

“Awal kehancuran suatu bangsa adalah memilih pemimpin tertingginya dengan mengabaikan moral, etika, dan keadaban publik. Kami semua sungguh heran, betapa murahnya rekomendasi untuk menjadi cawapres. Ini gambaran rusaknya peradaban politik bangsa. Mereka yang telah memperjual belikan pencalonan hanya demi uang tidak bisa dibenarkan dengan cara apa pun," jelasnya.

Hasto juga menyebut bahwa penetapan Maruf Amin sebagai cawapres pendamping Jokowi adalah melalui dialog antarpemimpin partai.

Dirinya juga mengatakan, dinamika yang terjadi dalam tubuh masing-masing partai yang berbeda adalah sesuatu yang wajar.

"Namun pada akhirnya Pak Jokowi mengambil keputusan atas dasar pilihan nurani, kemerdekaan politik dan mencari sosok pemersatu, sosok pengayom, sosok yang selama 1 tahun terakhir sangat aktif berdialektika dengan Pancasila, sehingga Kiai Maruf hadir," tutur Hasto.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Prabowo Subianto Sowan ke Rumah Wapres Jusuf Kalla

Prabowo Subianto Sowan ke Rumah Wapres Jusuf Kalla

News | Rabu, 15 Agustus 2018 | 20:18 WIB

Prabowo - Sandiaga Uno Dinyatakan Belum Lulus Verifikasi KPU

Prabowo - Sandiaga Uno Dinyatakan Belum Lulus Verifikasi KPU

News | Rabu, 15 Agustus 2018 | 19:24 WIB

Prabowo - Sandiaga Rekrut Ribuan Emak-emak Jadi Jubir

Prabowo - Sandiaga Rekrut Ribuan Emak-emak Jadi Jubir

News | Rabu, 15 Agustus 2018 | 18:58 WIB

Jokowi Lulus Verifikasi KPU, Persyaratan Prabowo Belum Lengkap

Jokowi Lulus Verifikasi KPU, Persyaratan Prabowo Belum Lengkap

News | Rabu, 15 Agustus 2018 | 18:52 WIB

Sandiaga Uno Mau Dipanggil, Gerindra Minta Bawaslu Tak Genit

Sandiaga Uno Mau Dipanggil, Gerindra Minta Bawaslu Tak Genit

News | Rabu, 15 Agustus 2018 | 18:31 WIB

Terkini

Gelar Apel Kelistrikan Nasional, Dirut PLN: 72.053 Personel Siaga Jaga Keandalan Listrik Idulfitri

Gelar Apel Kelistrikan Nasional, Dirut PLN: 72.053 Personel Siaga Jaga Keandalan Listrik Idulfitri

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 17:20 WIB

Berangkatkan 1.496 Peserta, KESDM Bersama PLN dan BUMN Energi Fasilitasi Mudik Gratis ke 20 Tujuan

Berangkatkan 1.496 Peserta, KESDM Bersama PLN dan BUMN Energi Fasilitasi Mudik Gratis ke 20 Tujuan

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 16:48 WIB

Sekjen PBNU Gus Ipul Beri Ucapan Khusus Lebaran ke Sekum Muhammadiyah Prof Mukti

Sekjen PBNU Gus Ipul Beri Ucapan Khusus Lebaran ke Sekum Muhammadiyah Prof Mukti

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 16:37 WIB

Momen Lebaran di Rutan, KPK Izinkan 81 Tahanan Korupsi Bertemu Keluarga pada Idul Fitri 2026

Momen Lebaran di Rutan, KPK Izinkan 81 Tahanan Korupsi Bertemu Keluarga pada Idul Fitri 2026

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 16:25 WIB

Iran Klaim Berhasil Tembak Jatuh Jet Tempur Siluman F-35 Milik AS

Iran Klaim Berhasil Tembak Jatuh Jet Tempur Siluman F-35 Milik AS

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 16:20 WIB

H-1 Lebaran, Pemprov DKI Klaim Harga Pangan Terkendali, Cabai Rawit 'Pedas' Tembus Rp115 Ribu

H-1 Lebaran, Pemprov DKI Klaim Harga Pangan Terkendali, Cabai Rawit 'Pedas' Tembus Rp115 Ribu

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 16:10 WIB

KCIC Beri Diskon Tiket Whoosh hingga Rp100 Ribu Selama Mudik Lebaran 2026

KCIC Beri Diskon Tiket Whoosh hingga Rp100 Ribu Selama Mudik Lebaran 2026

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 15:37 WIB

Krisis Lebanon Memanas: Korban Tewas Akibat Serangan Israel Lampaui 1.000 Jiwa

Krisis Lebanon Memanas: Korban Tewas Akibat Serangan Israel Lampaui 1.000 Jiwa

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 15:30 WIB

Iran Tegaskan Tak Ada Negosiasi dengan AS, Negara yang Bantu Serangan Akan Dianggap Musuh

Iran Tegaskan Tak Ada Negosiasi dengan AS, Negara yang Bantu Serangan Akan Dianggap Musuh

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 15:24 WIB

PDIP Bukan Gangguan, Pertemuan Prabowo-Megawati Disebut Jadi Kunci Stabilitas Pemerintahan

PDIP Bukan Gangguan, Pertemuan Prabowo-Megawati Disebut Jadi Kunci Stabilitas Pemerintahan

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 15:22 WIB