Golkar Tuding Zulkifli Hasan Manfaatkan Momen Pidato Sidang MPR

Bangun Santoso, Ria Rizki Nirmala Sari

Kamis, 16 Agustus 2018 | 14:56 WIB
Golkar Tuding Zulkifli Hasan Manfaatkan Momen Pidato Sidang MPR
Ketua MPR Zulkifli Hasan di komplek parlemen. (Suara.com/Ria Rizki)

Suara.com - Anggota Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun mengkritik pidato Ketua MPR Zulkifili Hasan dalam Sidang Tahunan MPR di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Kamis (16/8/2018).

Misbakhun menilai, Zulkifli menyusupkan kampanye dalam pidato kenegaraan. Ia meminta kepada Zulkifli Hasan untuk tidak memanfaatkan momen pidato kenegaraan sebagai ajang berkampanye.

"Dia (Zulkifli Hasan) menggunakan terminologi-terminologi kampanye, terminologi-terminologi yang digunakan untuk mengkritik pemerintah yang tidak sepantasnya itu digunakan," kata Misbakhun di gedung parlemen.

Dalam pidatonya di depan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Jusuf Kalla, Zulkifli Hasan banyak mengkritik pemerintah dalam segi ekonomi. Akan tetapi, Misbakhun menilai hal tersebut sangat merepresentasikan Zulkifli yang kini telah menjadi oposan.

Diketahui, PAN telah berhenti mendukung pemerintah dan memutuskan bergabung dengan kubu oposisi, mendukung pasangan capres-cawapres Prabowo Subianto - Sandiaga Uno.

"Ini jelas sekali menunjukkan bahwa sebagai ketua lembaga negara, walau dia sebagai Ketum PAN yang tidak pada posisi satu koalisi dengan presiden, tapi itu tidak sepantasnya masuk menjadi materi pidato," jelas anggota Fraksi Partai Golkar itu.

Misbakhun pun menyebut isi pidato yang disampaikan Zulkifli mencerminkan kualitas seorang Ketua MPR yang tidak setara dengan level yang seharusnya.

"Ini menunjukkan kualitas kenegarawan Ketua MPR yang tidak dalam sebuah level yg memadai. Silahkan berkampanye walau belum waktunya. Tetapi jangan menggunakan momentum pidato kenegaraan," pungkasnya.

Dalam pidatonya, Zulkifli menyoroti kinerja pemerintah yang dirasanya belum bisa mensejahterahkan masyarakat Indonesia. Selain itu, ia pun mengkritik pemerintah yang belum bisa efektif dalam menjalani perekonomian.

baca juga

Ia menyebut utang negara kini sudah mencapai Rp 4 triliun. Menurut Zulkifli Hasan, pengelolaan utang harus dilakukan dengan cermat dan terukur. Pasalnya, pembayaran beban utang Indonesia telah mencapai sekitar enam kali dari dana desa yang setiap tahun diberikan pemerintah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Duh, Ketua DPR Salah Eja Nama Megawati: Megawati Soekarnoputra

Duh, Ketua DPR Salah Eja Nama Megawati: Megawati Soekarnoputra

News | Kamis, 16 Agustus 2018 | 13:13 WIB

Pidato Ketua MPR, Zulkifli Hasan Singgung Utang Negara

Pidato Ketua MPR, Zulkifli Hasan Singgung Utang Negara

News | Kamis, 16 Agustus 2018 | 12:42 WIB

Ini Pidato Kenegaraan Lengkap Jokowi di Sidang Tahunan MPR

Ini Pidato Kenegaraan Lengkap Jokowi di Sidang Tahunan MPR

Bisnis | Kamis, 16 Agustus 2018 | 12:32 WIB

Jokowi - JK Tak Lagi Pakai Baju Adat di Sidang MPR, DPR dan DPD

Jokowi - JK Tak Lagi Pakai Baju Adat di Sidang MPR, DPR dan DPD

News | Kamis, 16 Agustus 2018 | 11:56 WIB

Di Depan Jokowi, Ketua MPR Sebut 3 Tantangan Ekonomi Indonesia

Di Depan Jokowi, Ketua MPR Sebut 3 Tantangan Ekonomi Indonesia

News | Kamis, 16 Agustus 2018 | 11:44 WIB

Terkini

Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar

Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 19:50 WIB

Tak Cukup Dipenjara, Migrant Watch Desak Mafia TPPO Dimiskinkan Lewat Jerat TPPU

Tak Cukup Dipenjara, Migrant Watch Desak Mafia TPPO Dimiskinkan Lewat Jerat TPPU

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 19:34 WIB

Survei LPI: Jokowi Jadi Magnet Dongkrak Citra Positif PSI

Survei LPI: Jokowi Jadi Magnet Dongkrak Citra Positif PSI

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 19:29 WIB

Audiensi Buntu, BEM DIY Sebut DPR Tak Lagi Representasi Rakyat

Audiensi Buntu, BEM DIY Sebut DPR Tak Lagi Representasi Rakyat

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 19:14 WIB

Dukung MBG, Relawan di DIY Ajak Masyarakat Kawal Program: Harus Transparan dan Antikorupsi

Dukung MBG, Relawan di DIY Ajak Masyarakat Kawal Program: Harus Transparan dan Antikorupsi

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 19:07 WIB

ART Disiksa di Johor, Majikan Nakal Malaysia Terlalu Dimanjakan

ART Disiksa di Johor, Majikan Nakal Malaysia Terlalu Dimanjakan

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 19:05 WIB

Sandiwara Berdarah di Menteng, Komisaris Wanita Rekayasa Perampokan Demi Habisi Dirut

Sandiwara Berdarah di Menteng, Komisaris Wanita Rekayasa Perampokan Demi Habisi Dirut

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 19:04 WIB

Cerita Rampok 500 Gram Emas Rekayasa! Rekan Bisnis di Menteng Siksa dan Tusuk Korban karena Dendam

Cerita Rampok 500 Gram Emas Rekayasa! Rekan Bisnis di Menteng Siksa dan Tusuk Korban karena Dendam

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 18:49 WIB

Kantor Imigrasi Denpasar Digeledah KPK, Buntut Skandal Eks Wamen Silmy Karim

Kantor Imigrasi Denpasar Digeledah KPK, Buntut Skandal Eks Wamen Silmy Karim

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 18:45 WIB

Ribuan Jemaah Serbu Monas untuk Haul Akbar Ulama dan Habaib Betawi

Ribuan Jemaah Serbu Monas untuk Haul Akbar Ulama dan Habaib Betawi

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 18:44 WIB