Lolos Hukuman Mati, Pasangan TKI Pulang di Hari Kemerdekaan

Bangun Santoso | Suara.com

Jum'at, 17 Agustus 2018 | 08:56 WIB
Lolos Hukuman Mati, Pasangan TKI Pulang di Hari Kemerdekaan
Nurnengsih, TKI asal Indramayu akhirnya bisa kembali ke Indonesia setelah lolos dari jeratan hukuman mati di Arab Saudi. (Foto: Dok KBRI Arab Saudi)

Suara.com - Usai dinyatakan lolos dari jeratan hukuman mati di Arab Saudi, Nurnengsih, warga negara Indonesia (WNI) akhirnya bisa pulang ke Tanah Air. Dia akan kembali ke Indonesia tepat saat Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, 17 Agustus 2018.

Melalui keterangan resmi yang diterima Suara.com, Jumat (17/8/2018), Duta Besar RI untuk Arab Saudi, Agus Maftuh Abegebriel mengatakan, kepulangan Nurnengsih ke Indonesia akan didampingi staf KBRI Riyadh, Muhammad Mas'udi. Nurnengsih dijadwalkan tiba di Bandara Soekarno-Hatta pada pukul 14.00 WIB, siang ini.

Suami Nurhengsih, Tohirin juga merupakan mantan terdakwa hukuman mati di Arab Saudi. Tohirin sudah terlebih dahulu tiba di Indonesia pada 4 Agustus 2018 lalu.

Agus menegaskan, KBRI akan selalu memprioritaskan upaya penyelamatan WNI yang terancam hukuman mati di Negeri Petro Dolar tersebut.

"Hal ini sejalan dengan pesan khusus Presiden Jokowi untuk selalu menghadirkan negara di tengah-tengah WNI di luar negeri," kata Agus.

Menurut dia, KBRI dan masyarakat Indonesia di Riyadh, Arab Saudi, melepas kepulangan Tohirin dan Nurnengsih. Dalam pelepasan tersebut Tohirin dan Nurnengsih dengan penuh keharuan menyampaikan rasa syukur dapat kembali ke Indonesia dengan selamat.

Bahkan Nurhengsih merasa berterima kasih karena kembali ke Indonesia dan duduk di kelas bisnis. Hal ini dikarenakan hanya tersedia tiket kelas bisnis saja untuk penerbangan ke Indonesia.

Dituduh Sihir Majikan

Tohirin dan Nurnengsih merupakan pasangan suami istri WNI yang bekerja di Arab Saudi. Keduanya diketahui berasal dari Kabupaten Indramayu, Jawa Barat.

Berdasarkan keterangan dari Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) untuk Arab Saudi, penantian panjang suami istri asal Indramayu itu agar bisa kembali ke Tanah Air akhirnya terwujud setelah pada 25 juli 2018 proses exit permit atau izin keluar telah dikeluarkan oleh Kerajaan Arab Saudi.

Tohirin dan Nurnengsih ditangkap dan ditahan oleh Kepolisian Arab Saudi pada 28 Desember 2015 setelah majikan mereka, Sanad Al-Zuman melaporkan keduanya ke Kepolisian Kota Riyadh dengan tuduhan telah melakukan sihir kepada istri majikan dan keluarganya.

Setelah menerima laporan penahanan Tohirin dan Nurnengsih pada Januari 2016, KBRI Riyadh langsung memberikan pendampingan hukum dan secara khusus menunjuk Pengacara Ali Al-Ghamdi untuk menjadi kuasa hukum bagi Tohirin dan Nurnengsih.

Melalui empat kali persidangan termasuk proses banding oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU), keduanya dapat terbebas dari ancaman hukuman mati tindak pidana sihir.

Tohirin terlebih dahulu menghirup udara bebas pada bulan Mei 2016 setelah dalam persidangan tidak ditemukan adanya bukti yang kuat atas tuduhan sihir tersebut. Sedangkan Nurnengsih baru dibebaskan pada November 2016 setelah sebelumnya diputus dengan hukuman 8 bulan penjara dan 300 kali cambuk karena dalam proses penyidikan sempat memberikan pengakuan.

Namun setelah terbebas dari hukuman mati dan dikeluarkan dari penjara, upaya pemulangan keduanya ke Indonesia menemui hambatan yang cukup pelik sehingga memakan waktu cukup lama.

Pasca-keluar dari penjara, pasangan suami istri ini kembali menjalani aktivitas seperti biasa dengan bekerja di Madrasah Darul Bayan sambil menunggu penerbitan exit permit. Proses penerbitan exit permit bagi Nurnengsih memakan waktu yang lama karena rumitnya proses pelimpahan berkas di instansi-instansi Arab Saudi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jokowi Blak-blakan Soal TKA Cina di Indonesia

Jokowi Blak-blakan Soal TKA Cina di Indonesia

News | Rabu, 08 Agustus 2018 | 14:42 WIB

Ibunda Osama bin Laden: Putraku Jadi Teroris karena Salah Bergaul

Ibunda Osama bin Laden: Putraku Jadi Teroris karena Salah Bergaul

News | Sabtu, 04 Agustus 2018 | 20:27 WIB

WNI Asal Aceh Divonis Mati di Malaysia, Simpan Narkoba di Koper

WNI Asal Aceh Divonis Mati di Malaysia, Simpan Narkoba di Koper

News | Selasa, 31 Juli 2018 | 17:15 WIB

9 Jemaah Calon Haji Asal Indonesia Wafat di Arab Saudi

9 Jemaah Calon Haji Asal Indonesia Wafat di Arab Saudi

News | Sabtu, 28 Juli 2018 | 19:00 WIB

Calhaj Indonesia Sering Tersesat di Mekah karena Banyak Dosa?

Calhaj Indonesia Sering Tersesat di Mekah karena Banyak Dosa?

News | Jum'at, 27 Juli 2018 | 19:56 WIB

Terkini

Kemensos Desain Ulang Pola Kerja untuk Efisiensi dan Produktivitas Digital

Kemensos Desain Ulang Pola Kerja untuk Efisiensi dan Produktivitas Digital

News | Rabu, 01 April 2026 | 20:21 WIB

Bekasi Darurat Mutilasi? Menelisik Pola Kejahatan Ekstrem di Balik Tragedi Serang Baru

Bekasi Darurat Mutilasi? Menelisik Pola Kejahatan Ekstrem di Balik Tragedi Serang Baru

News | Rabu, 01 April 2026 | 20:18 WIB

Kasus Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus, Komnas HAM Desak TNI Buka Identitas Pelaku

Kasus Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus, Komnas HAM Desak TNI Buka Identitas Pelaku

News | Rabu, 01 April 2026 | 20:08 WIB

Gedung DPR Gelap Gulita, Lampu dan AC Dimatikan demi Hemat Anggaran, Begini Penampakannya

Gedung DPR Gelap Gulita, Lampu dan AC Dimatikan demi Hemat Anggaran, Begini Penampakannya

News | Rabu, 01 April 2026 | 19:57 WIB

Duduk Perkara Pengeroyokan Tersangka Pelecehan Seksual di Polda Metro Jaya, 4 Orang Ditangkap!

Duduk Perkara Pengeroyokan Tersangka Pelecehan Seksual di Polda Metro Jaya, 4 Orang Ditangkap!

News | Rabu, 01 April 2026 | 19:44 WIB

WFH Tiap Jumat Jadi Jurus Hemat Energi Indonesia, DPR: Ini Strategi Hadapi Krisis

WFH Tiap Jumat Jadi Jurus Hemat Energi Indonesia, DPR: Ini Strategi Hadapi Krisis

News | Rabu, 01 April 2026 | 19:41 WIB

Hikmahanto: Rencana Kirim Pasukan ke Gaza Harus Dikaji Ulang Usai 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon

Hikmahanto: Rencana Kirim Pasukan ke Gaza Harus Dikaji Ulang Usai 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon

News | Rabu, 01 April 2026 | 19:35 WIB

BI Sebut Temuan Uang Palsu Rp100 Ribu di Parung Berkualitas Rendah: Cukup Cek Pakai Metode 3D

BI Sebut Temuan Uang Palsu Rp100 Ribu di Parung Berkualitas Rendah: Cukup Cek Pakai Metode 3D

News | Rabu, 01 April 2026 | 19:19 WIB

Gelar Aksi, Pemuda Antikorupsi Desak KPK Segera Panggil Bos Agrinas Terkait Impor Mobil Pikap

Gelar Aksi, Pemuda Antikorupsi Desak KPK Segera Panggil Bos Agrinas Terkait Impor Mobil Pikap

News | Rabu, 01 April 2026 | 19:15 WIB

Kutip Hamkke Gamyeon Meolli Ganda, Prabowo Tegaskan Persahabatan dan Masa Depan Bersama RI-Korsel

Kutip Hamkke Gamyeon Meolli Ganda, Prabowo Tegaskan Persahabatan dan Masa Depan Bersama RI-Korsel

News | Rabu, 01 April 2026 | 19:09 WIB