Kasus Sandiaga Janggal, Kubu Jokowi Minta Bawaslu Transparan

Reza Gunadha | Yosea Arga Pramudita | Suara.com

Jum'at, 31 Agustus 2018 | 15:20 WIB
Kasus Sandiaga Janggal, Kubu Jokowi Minta Bawaslu Transparan
Sandiaga Uno. (Suara.com/Ria Rizki)

Suara.com - TKN Minta Bawaslu Sampaikan ke Publik Penghentian Dugaan mahar Politik Sandiaga Secara Transparan.

Raja Juli Antoni, Wakil ketua Tim Kampanye Nasional JokowiMaruf Amin, meminta Badan Pengawas Pemilu menyampaikan ke publik mengenai keputusan mereka yang menyebut bakal calon wakil presiden Sandiaga Uno tak terbukti memberikan mahar politik ke PKS dan PAN.

Sebab, Sekjen PSI tersebut menilai keputusan Bawaslu soal kasus Sandiaga Uno tersebut terbilang aneh. Karenanya, ia meminta Bawaslu transparan menceritakan latar belakang pengambilan keputusan tersebut kepada publik.

"Keputusan ini aneh. Andi Arief, Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, yang pertama menyampaikan adanya dugaan itu belum pernah diperiksa," ujar Raja lewat keterangan tertulisnya, Jumat (31/8/2018).

Raja mengatakan, Bawaslu juga belum melakukan pemanggilan terhadap Sandiaga Uno sebagai pihak terlapor.

Begitu juga Partai Keadlian Sejahtera (PKS) dan Partai Amanat Nasional (PAN) sebagai pihak yang diindikasikan menerima mahar masing-masing Rp 500 miliar tersebut, belum pernah diverbal.

"Mas Sandiaga yang menurut Andi memberikan dana Rp 1 triliun apa sudah pernah dipanggil? PKS dan PAN yang dikatakan menerima dana tersebut apa sudah pernah dipanggil?" jelasnya.

Raja menekankan, Bawaslu transparan dalam menangani kasus tersebut agar tidak kehilangan wibawa politik. Hal tersebut dikarenakan Bawaslu merupakan sebuah lembaga yang harus menjunjung demokrasi.

"Bawaslu sebagai lembaga penyanggah utama demokrasi mesti benar-benar transparan dalam proses ini agar tidak kehilangan wibawa politik," tandas Raja.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jadi Timses Jokowi, Yusuf Mansur Mau Jadi Ustaz Bawa Kesejukan

Jadi Timses Jokowi, Yusuf Mansur Mau Jadi Ustaz Bawa Kesejukan

News | Jum'at, 31 Agustus 2018 | 15:07 WIB

Ustaz Yusuf Mansur Klaim Belum Tahu Ditunjuk Jadi Timses Jokowi

Ustaz Yusuf Mansur Klaim Belum Tahu Ditunjuk Jadi Timses Jokowi

News | Jum'at, 31 Agustus 2018 | 14:46 WIB

Dituding Malas Usut Mahar Politik Sandiaga, Ini Tanggapan Bawaslu

Dituding Malas Usut Mahar Politik Sandiaga, Ini Tanggapan Bawaslu

News | Jum'at, 31 Agustus 2018 | 14:29 WIB

Jadi Timses Jokowi, Ustaz Yusuf Mansur Jumatan dengan Sandiaga

Jadi Timses Jokowi, Ustaz Yusuf Mansur Jumatan dengan Sandiaga

News | Jum'at, 31 Agustus 2018 | 14:15 WIB

Ustaz Yusuf Mansur Timses Jokowi, FKUB: Agama Dimanfaatkan

Ustaz Yusuf Mansur Timses Jokowi, FKUB: Agama Dimanfaatkan

News | Jum'at, 31 Agustus 2018 | 13:59 WIB

Terkini

Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional

Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:41 WIB

33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi

33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:38 WIB

Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia

Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:33 WIB

Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF

Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 22:34 WIB

Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan

Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 22:00 WIB

Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China

Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:50 WIB

Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah

Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:38 WIB

Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP

Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:31 WIB

Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun

Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:20 WIB

Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara

Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:01 WIB