Korban Gempa Lombok Ikut Bangun Rumah, Puan: Biar Tak Bengong

Reza Gunadha, Ummi Hadyah Saleh

Jum'at, 31 Agustus 2018 | 19:40 WIB
Korban Gempa Lombok Ikut Bangun Rumah, Puan: Biar Tak Bengong
Puan Maharani di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (11/7/2018). [Suara.com/Dwi Bowo Rahardjo]

Suara.com - Pemerintah menargetkan pembersihan puing-puing bangunan yang lulun lantak diguncang gempa 6,5 SR di Lombok, Nusa Tenggara Barat, bisa terselesaikan pada akhir September 2018.

Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani mengatakan, target itu merupakan hasil rapat koordinasi tingkat menteri terkait tindak lanjut Inpres Nomor 5 Tahun 2018 mengenai Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pasca Bencana Gempa Bumi Lombok di Kementerian Kemenko PMK, Jakarta, Jumat (31/8/2018).

Selain pembersihan puing, kata Puan, rumah-rumah warga yang hancur bakal direhabilitasi dan dikerjakan secara swadaya oleh masyarakat, mahasiswa, TNI, Polri, dan tim Kementerian Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat.

"PUPR sendiri saat ini sudah membangun sejumlah rumah tahan gempa. Nantinya, akan dibantu mahasiswa, TNI, Polisi, dan warga sendiri. Kami ingin gotong royong, warga korban gempa juga dilibatkan, agar tak banyak merenung. Sebab, hal itu tak baik untuk kesehatan jiwa dan raga,” kata Puan.

Ia mengungkapkan, terdapat 20 ribu rumah rusak berat di Lombok setelah bencana gempa melanda. Untuk warga yang rumahnya rusak berat, akan diberi bantuan Rp 50 juta.

Dana bantuan Rp 50 juta itu akan diberikan dalam lima tahap. Pada tahap awal, akan diberikan Rp 10 juta untuk membeli bahan bangunan.

Puan menegaskan, anggaran sebesar Rp 50 juta per rumah bukanlah biaya ganti rugi, melainkan bantuan pemerintah.

Sementara jumlah rumah yang rusak akibat gempa teridentifikasi mencapai 78.000, baik rusak ringan, sedang, maupun berat.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Henricus Priyosulistyo : Rumah Tahan Gempa Butuh Kesadaran Kita

Henricus Priyosulistyo : Rumah Tahan Gempa Butuh Kesadaran Kita

wawancara | Jum'at, 31 Agustus 2018 | 19:38 WIB

Menteri Berkumpul Temui Puan Bahas Pasca Gempa Lombok

Menteri Berkumpul Temui Puan Bahas Pasca Gempa Lombok

News | Jum'at, 31 Agustus 2018 | 15:28 WIB

Baju Atlet Bulutangkis Dilelang, Punya Jojo Jadi yang Termahal

Baju Atlet Bulutangkis Dilelang, Punya Jojo Jadi yang Termahal

Lifestyle | Jum'at, 31 Agustus 2018 | 15:15 WIB

Inovasi Rumah Tahan Gempa Sandwich Akan Dibangun di Lombok

Inovasi Rumah Tahan Gempa Sandwich Akan Dibangun di Lombok

News | Jum'at, 31 Agustus 2018 | 12:43 WIB

Terkini

4 Shio Paling Beruntung pada 14 Agustus 2026, Akhirnya Gak Kesepian Lagi

4 Shio Paling Beruntung pada 14 Agustus 2026, Akhirnya Gak Kesepian Lagi

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 06:25 WIB

Paradoks AI, Ciptakan Pengangguran Massal Hingga Krisis Air di India

Paradoks AI, Ciptakan Pengangguran Massal Hingga Krisis Air di India

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 06:17 WIB

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:39 WIB

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:52 WIB

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

Bri | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:43 WIB

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Banten | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:29 WIB

×